Misteri Rohonc Codex



Gustav Batthyany mendonasikan buku-buku perpustakaannya pada Hungarian Academy of Sciences. Satu di antara buku-buku itu terselip sebuah buku aneh. Tulisan di dalamnya tak dapat dimengerti. Tidak diketahui huruf apa yang digunakan dalam buku tersebut dan apa arti gambar-gambar di dalamnya. Buku itu kemudian mulai dikenal luas dan menarik minat sejarawan hingga amatir untuk menterjemahkan buku yang kemudian dikenal dengan The Rohonc Codex ini.

Nama Rohonc Codex diambil dari nama kota Rohonc yang berada di barat Hungaria (sekarang Rechnitz). Sebelumnya buku ini hanya disebut Hungarian prayer dalam katalog perpustakaan Gustav Batthyany. Dari mana manuskrip ini berasal tak pernah diketahui.

Gustav Batthyany atau Pangeran Gustavus Batthyany adalah seorang bangsawan Hungaria yang mengembangbiakkan kuda di Inggris. Pada tahun 1838, ia menyumbangkan seluruh isi perpustakaannya kepada Hugaria Academy of Sciences. Rohonc Codex adalah salah satu di antaranya.

Gustav Batthyany

Rohonc Codex terdiri dari 448 halaman dengan ukuran 12x10 cm dengan masing-masingnya memiliki antara 9 dan 14 baris simbol yang mungkin merupakan sebuah huruf. Tidak dimengerti bagaimana membaca manuskrip itu apakah dari kiri atau dari kanan. Sementara itu di samping teks dengan simbol-simbol aneh, terdapat 87 ilustrasi di dalamnya yang menyangkut keagamaan, dan militer. Itulah sebabnya sang pemilik memasukkannya dalam kategori buku doa Hungaria.

Baca juga: Misteri Buku Codex Seraphinianus

Di dalam manuskrip itu dilengkapi dengan ilustrasi sederhana berbagai agama mulai dari Kristen, Muslim, simbol Swastika, salib, bulan sabit, hingga simbol-simbol pagan.



Menurut penelitian yang dilakukan pada kertas dari codex ini, diperkirakan menggunakan kertas dari Venesia yang dibuat sekitar tahun 1530an. Sementara itu bahasa yang digunakan pada manuskrip ini tak diketahui. Banyak yang menduga bahasa dalam codex Rohonc ini kemungkinan bahasa Romawi, Hungari, atau Hindi. Namun semuanya belum dapat dibuktikan.



RohoncCodex mendapatkan popularitas di kalangan sejarawan hingga amatir. Banyak yang tertarik untuk mencoba menerjemahkan arti di dalamnya. Namun hingga saat ini belum ada yang mampu mengartikan apa isi dari manuskrip yang membingungkan ini.

Tahun 1840, manuskrip ini dipelajari oleh Ferenc Toldy, kemudian oleh Pal Hunfalvy dan seorang ahli paleografi Austria, Albert Mahl. Setelah itu manuskrip ini dipelajari pula oleh ayah dan anak Josef Jirecek dan Konstantin Josef Jirecek yang keduanya adalah profesor di Universitas Paraha. Mereka mempelajari codex ini antara tahun 1884-1885.

Baca juga: Manuskrip Voynich yang Misterius

Setahun kemudian codex ini dikirimkan kepada Bernhard Julg, seorang profesor di Innsbruck University. Kemudian Mihaly Munkacsy, seorang pelukis Hungaria sempat pula membawa manuskrip ini ke Paris tahun 1890-1892 untuk mempelajarinya.



Manuskrip ini sempat disebut-sebut sebagai hoax, salah satunya oleh seorang sejarawan Hungaria, Karoly Szabo. Namun tak sedikit yang meyakini bahwa Rohonc Codex asli.

Baca juga: 7 Rahasia di Balik Codex Gigas, The Devil's Bible

Sebuah klaim kemudian datang pada tahun 1860an. Disebut-sebut bahwa manuskrip ini ditulis oleh Samuel Literati Nemes (1796-1842). Namun klaim ini tak bisa dibuktikan. Kertas dari Rohonc Codex sendiri berasal dari abad ke 16. Sampai saat ini Rohonc Codex masih misterius. Tak ada yang mengetahui pasti dari mana asalnya maupun apa isi manuskrip tersebut.

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/Rohonc_Codex
https://en.wikipedia.org/wiki/Guszt%C3%A1v_Batthy%C3%A1ny
https://www.ancient-origins.net/artifacts-ancient-writings/ancient-text-baffled-researchers-indecipherable-rohonc-020160
https://www.historicmysteries.com/rohonc-codex/

0 Response to "Misteri Rohonc Codex"

Post a Comment