Konspirasi Kematian Paul McCartney




Sebuah teori konspirasi menyatakan bahwa Paul McCartney, anggota band The Beatles, sebenarnya telah meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil pada November 1966. Namun kematiannya dirahasiakan. Lalu kemudian seseorang yang dibuat serupa dengan Paul menggantikan posisinya...

Ada berbagai kisah teori konspirasi yang menyeret selebriti terkenal di dunia. Beberapa di antaranya disebutkan memalsukan kematian mereka sendiri seperti pada kasus Michael Jackson dan Bruce Lee. Sementara ada pula teori konspirasi selebriti yang sebenarnya telah meninggal dunia namun digantikan oleh orang yang mirip dengannya. Salah satu contohnya adalah anggota band legendaris asal Inggris, Paul McCartney.

Lalu bagaimana kisah awal mulanya sampai rumor mengenai konspirasi kematian Paul McCartney ini sampai membesar dan bahkan hingga dipercaya sebagian fans The Beatles?

Pada tahun 1966, Paul McCartney mengalami kecelakaan mobil yang cukup fatal. Pada kecelakaan tunggal itu, Paul mengalami luka yang sangat parah di bagian kepalanya, sehingga nyawanya tak tertolong. Namun hal ini tentu saja akan mengejutkan dunia, terutama para penggemar mereka.





Maka dibuatlah sebuah skenario di mana sisa anggota band yang lainnya akan merahasiakan kematian rekannya. Selanjutnya, peran Paul akan digantikan oleh seseorang yang mirip dengannya. Sementara itu beberapa petunjuk dan pesan rahasia yang memberitahukan bahwa Paul sebenarnya telah meninggal dunia tersebar di foto-foto dan lirik lagu dari album-album The Beatles.

Lirik "wednesday morning at five oclock" disebut merupakan waktu kematian Paul McCartney


Sebuah cover album The Beales yang menggambarkan 3 buah lilin menyala, dan satu mati
seolah menandakan satu personel telah tiada

Dalam cover "Let It Bee" semua foto personil The Beatles memiliki latar belakang berwarna putih kecuali Paul.
Background foto Paul berwarna merah darah seolah menandakan Paul meninggal karena kecelakaan

Namun jika ditilik lebih jauh, sebenarnya tidak ada laporan telah terjadi kecelakaan mobil di akhir ahun 1966. Kecelakaan memang terjadi, tetapi di tahun 1967, dan bukan Paul yang mengalami kecelakaan. Rumor itu berkembang karena kecelakaan itu melibatkan Mini Cooper milik Paul.

Rumor mengenai kematian Paul McCartney segera menyebar luas dan sempat dibantah oleh Beatles Book Monthly. 

Namun tampaknya rumor ini terus berlanjut. Dua tahun kemudian, 1969, beberapa kampus di Amerika menerbitkan artikel-artikel tentang kematian Paul McCartney. Artikel-artikel ini yang juga berisikan tentang beberapa petunjuk yang disebut-sebut merupakan pesan rahasia tentang kematian sang vokalis dengan cepat menjalar ke mana-mana.



Beberapa lirik dari lagu-lagu The Beatles juga disinyalir berisikan pesan tersembunyi bahwa Paul McCartney telah meninggal. Pesan-pesan itu akan terdengar ketika lagu-lagu itu diputar secara terbalik.

Beberapa lagu itu di antaranya adalah "Revolution 9". Dalam liriknya ada kata-kata Number 9, Number 9.  Setelah diputar secara terbalik, maka akan terdengar suara pesan yang seperti mengatakan "turn me on, dead man".

Kemudian dalam "Glass Onion" terdapat lirik The walrus was Paul yang ketika diputar terbalik berbunyi "Paul ook the wrong road". Selain itu, lagu Let It Bee di mana lirik "Let it bee, Let it bee" yang ketika diputar terbalik menjadi "He's been dead, He's been dead'.

Lagu Birthday juga memiliki pesan yang nyaris sama. Pada lirik "I would like you to dance. Take a chance" menjadi "Paul is Dead, la la la la, Paul is Dead, We sing Halelujah". Dalam "It's Johny Birthday" terdapat lirik "And we would like to wish him all the very best" ketika diputar terbalik menjadi "He never wore his shoes, we all know he was dead".

Selengkapnya bisa kalian tonton dalam video di bawah ini:



Rumor ini tampaknya mulai memuncak.pada 12 Oktober 1969. Seorang mahasiswa dari Michigan University, Tom Zarski menghubungi penyiar radio Russ Gibb. Zarski mendiskusikan mengenai konspirasi kematian Paul McCartney. Awalnya Russ Gibb agak skeptis dengan berbagai teori yang dikemukakan Zarski. Namun semuanya berubah ketika mahasiswa Michigan itu mulai memutarkan "Revolution 9" secara terbalik.

Segera setelah itu telepon terus berdering di kantor siaran radio tersebut. "Turn me on dead man" seketika menjadi fenomena dan seolah megamini rumor Paul bahwa sebenarnya telah meninggal.

Beberapa minggu kemudian, beberapa petunjuk dan pesan rahasia di album dan lagu-lagu The Beatles mulai menajdi topik hangat di publik. "Strawberry Fields Forever" yang diputar terbalik juga rupanya menyimpan sebuah pesan yang seperti berbunyi "I buried Paul".

Selanjutnya cover album fenomenal "Abbey Road" di mana para personel The Beatles digambarkan tengah berjalan di atas sebuah zebra cross, disebut-sebut merupakan simbol proses pemakaman Paul. Di cover itu terlihat Paul tengah berjalan dengan bertelanjang kaki sebagai simbol manusia yang telah meninggal dunia.



Sebulan kemudian, November 1969, penjualan album The Beatles meroket. Dua album The Beatles Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band dan Magical Mystery Tour kembali masuk ke dalam chart Billboard setelah 9 bulan sebelumnya telah keluar dari daftar.

Dalam cover album "The Beatles Yesterday And Today" tampak anggota The Beatles berfoto di dekat sebuah kotak peti. John Lennon tengah duduk di atas peti, sementara Ringo Starr dan George Harrison berada di belakang peti. Lalu di mana Paul? Ya, ia berpose di dalam peti. Apakah ini hanya sebuah kebetulan?



Untuk menyanggah semua rumor dan teori konspirasi yang mengaitkannya, Paul melakukan wawancara dengan majalah Life pada 7 November 1969. Dalam sebuah artikel Paul mengatakan bahwa mungkin saja rumor yang beredar itu disebabkan karena dirinya yang tidak banyak disorot belakangan ini. Dia juga mengaku suka menjadi sedikit kurang terkenal. Semenjak itu teori konspirasi ini bisa dikatakan sedikit mereda.



Pada tahun 2009, sebuah media Italia menerbitkan sebuah artikel di mana dua orang ilmuwan forensik menggunakan teknologi komputer membandingkan tulang McCartney sebelum dan sesudah kecelakaan.

Selain itu juga tersebar foto-foto sebelum dan sesudah kecelakaan. Pada foto-foto pertama terlihat tinggi badan Paul dan personil lainnya seperti John Lennon sejajar, namun kemudian tahun berikutnya berubah menjadi jauh lebih tinggi.




William Campbell Menggantikan Paul McCartney?

Seorang pria bernama William Shears Campbell disebut-sebut adalah sosok yang menggantikan peran Paul McCartney setelah Paul tewas dalam kecelakaan. Pria itu menjalani berbagai bedah plastik untuk membuat dirinya mirip dengan Paul. Benarkah? Ya, setidaknya itulah yang dipercaya teori konspirasi.





Nah, bila itu tadi adalah orang yang dipercaya mengganikan posisi Paul McCartney, lalu ke mana perginya Paul yang asli? Mengapa ia memalsukan kematiannya sendiri?

Teori yang paling banyak dipercaya, sama seperti beberapa orang yang dikabarkan memalsukan kematian mereka. Para selebriti tersohor yang disebut-sebut masih hidup seperti Michael Jackson dikatakan ingin menikmati kehidupan mereka dan terlepas dari kehidupan terkenal yang mereka jalani sebagai sosok idola.

Paul McCartney sendiri menurut sebuah teori konspirasi mengganti identitasnya sebagai seorang pria bernama John Halliday yang menempati rumah masa kecil Paul McCartney.

John Halliday
Paul McCartney dan John Halliday

Entah kebetulan atau tidak, ciri-ciri fisik Halliday memang sangat mirip dengan Paul McCartney. Bagaimana menurut kalian?

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/Paul_is_dead

0 Response to "Konspirasi Kematian Paul McCartney"

Post a Comment