Legenda Anjing Kematian The Hound of Mons




Tahukah kalian jika Perang Dunia I menyisakan sebuah kisah legenda yang mengerikan? Kisah itu mengenai anjing raksasa jadi-jadian yang membunuhi para prajurit Inggris. Konon anjing itu merupakan hasil eksperimen seorang ilmuwan Jerman yang mengganti otak anjing dengan otak manusia!

Pada masa Perang Dunia I yang terjadi pada tahun 1914-1918, konflik dan ketegangan berkecamuk di hampir seluruh dunia dengan pusatnya berada di Eropa. Selain kisah mengenai kepahlawanan dan pertempuran, terselip sejumlah cerita legenda.

Pada tanggal 24 April 1915, dalam sebuah kolom majalah Spiritualis Inggris ada rincian mengenai peristiwa aneh yang terjadi selama meletusnya Pertempuran Mons. Dikatakan bahwa beberapa malaikat turun dari surga, membungkuk di hadapan mereka, untuk berjuang bersama tentara Inggris.

Kisah itu belum seberapa, masih banyak lagi klaim dan cerita aneh yang muncul, dengan beragam detail dan juga versi. Tampaknya kisah-kisah itu memang sengaja disebarkan guna menyemangati prajurit, memberikan harapan, dan juga untuk menginspirasi para prajurit yang secara fisik dan mental sudah sangat letih.



Dalam situasi perang yang berkecamuk ditambah lagi dengan kondisi kejiwaan para prajurit yang sangat tidak menentu, beberapa orang mengaku melihat sosok malaikat melayang di langit untuk menyelamatkan umat manusia. Sementara yang lain berhalusinasi bahwa ada iblis yang dikirimkan oleh musuh untuk membantai dan menghancurkan mereka.

Baca juga: Sejarah Kamikaze, Pasukan Pilot Bunuh Diri dari Jepang

Nah, di tengah-tengah berbagai kisah aneh, desas-desus ganjil, dan juga cerita legenda, ada satu kisah mengerikan yang menyelimuti sebuah kota kecil bernama Mons yang terletak di Hainaut, Walonia, Belgia.


Teror Anjing Jadi-Jadian The Hound of Mons

Pada tahun 1914, pasukan Jerman telah menduduki kota Mons. Sementara itu, pasukan Inggris yang sebenarnya kalah jumlah berangkat ke Mons. Pertempuran tak terelakkan terjadi selama 22-23 Agustus 1914. Meskipun Inggris yang kalah jumlah melakukan perlawanan sengit, tetapi banyak prajurit dari pihak Inggris yang mengalami luka parah.

Pertempuran kemudian berubah menjadi perang parit. Pasukan Inggris yang berani menggali parit dan melanjutkan pertempuran. Kedua belah pihak saling menggempur dengan tembakan artileri, senapan mesin. Banyak prajurit dari kedua pihak tewas di medan pertempuran. 

Rupanya di antara parit yang digali Jerman dan Inggris terdapat wilayah tak bertuan. Tanah tak bertuan ini adalah sebuah istilah yang digunakan dalam Perang Dunia I yang mengacu pada daerah yang terletak di antara parit kedua belah pihak. Namun konon kedua negara yang bersitegang itu takut untuk bergerak secara terbuka di tanah tak bertuan itu.



Konon mereka takut untuk masuk ke wilayah itu karena adanya anjing raksasa yang menghuni wilayah tersebut. Bukan anjing raksasa biasa melainkan anjing jadi-jadian. Meskipun beberapa orang mengaku melihat penampakannya di mana diklaim anjing ini berwarna abu-abu, namun tidak ada yang berhasil menangkapnya apa lagi membunuhnya. Anjing ini sendiri disebut-sebut hanya keluar di malam hari dan meneror prajurit selama perang berlangsung.


The Hound of Mons Diciptakan Oleh Ilmuwan Jerman?

Kisah ini sebenarnya pertama kali beredar pada tahun 1919, setelah Perang Dunia I usai. Ada Evening News Oklahoma menerbitkan cerita ini pertama kali yang dikisahkan oleh seorang veteran asal Kanada bernama FJ Newhouse.

Menurut Newhouse munculnya kisah anjing misterius itu sebenarnya bermula dari seorang Kapten Yeskes dan empat pria dari London Fusiliers. Jadi ceritanya kelima orang tersebut memberanikan diri untuk berpatroli di tanah tak bertuan. Namun anehnya kelimanya menghilang entah ke mana.

Beberapa malam kemudian beberapa tentara melaporkan bahwa mereka mendengar suara jeritan mengerikan yang berasal dari kegelapan di tanah tak bertuan. Jeritan itu begitu menakutkan sampai-sampai beberapa prajurit memutuskan untuk mundur melarikan diri dari tempat itu.

Beberapa hari kemudian beberapa prajurit memberanikan diri untuk masuk ke wilayah tak bertuan itu. Saat itulah mereka menemukan beberapa mayat. Pada mayat-mayat tersebut ditemukan luka menganga lebar di tenggorokan seperti bekas binatang buas.

Baca juga: 7 Makhluk Mitologi Indonesia Paling Legendaris

Beberapa hari kemudian, suara auman mengerikan terus terdengar dan pada saat inilah beberapa tentara yang bertugas melaporkan melihat anjing abu-abu dengan ukuran yang sangat besar berkeliaran. Selama 2 tahun lamanya selama masa Perang Dunia I anjing ini dilaporkan berkeliaran pada malam hari dan membuat teror menakutkan bagi pada para prajurit. Tetapi kemudian tiba-tiba anjing itu menghilang.



Dalam ceritanya Newhouse juga mengklaim bahwa anjing yang disebut sebagai The Hound of Mons itu merupakan hasil eksperimen militer Jerman yang berusaha untuk membuat senjata biologis. Menurut Newhouse, seorang ilmuwan Jerman bernama Dr. Gottlieb Hochmuller telah melakukan percobaan mengerikan dengan memasukkan otak orang gila ke dalam kepala anjing.

Kisah ini sebenarnya selain aneh, juga cukup meragukan. Sulit dipercaya bahwa Jerman atau siapa pun bisa memiliki teknologi untuk menanamkan otak manusia ke dalam seekor anjing. Ini adalah hal yang mustahil bahkan dengan teknologi modern yang kita miliki selama ini, apalagi itu terjadi di awal tahun 1900an. Sangat tidak masuk akal.

Selain itu juga tampaknya tidak ada catatan yang membuktikan bahwa sosok bernama Dr. Gottlieb Hochmuller pernah ada. Banyak dugaan kalau sebenarnya sosok ini fiktif. Namun Newhouse bersikeras mengklaim bahwa dokumen rahasia telah ditemukan dari rumah Hochmuller, yang dapat membuktikan kebenaran legenda itu,. Sayangnya dokumen-dokumen yang dimaksud tidak pernah ditemukan.

Selain itu catatan tentang seorang kapten bernama Yeskes juga tidak ditemukan. Dengan alasan-alasan ini sepertinya cukup memberikan alasan bahwa kisah ini tidak benar.

Jadi apa yang sebenarnya terjadi? Apakah pembantaian yang dilakukan oleh makhluk hasil biologis di tanah tak bertuan itu benar-benar sungguh terjadi? Jika memang ada kebenaran di dalamnya, maka kemungkinan besar itu adalah anjing liar, jadi sama sekali bukan anjing hasil eksperimen.

Baca juga: 7 Hal Aneh dan Misterius yang Terjadi Selama Perang Dunia II

Atau mungkin bisa jadi cerita tersebut berasal dari kombinasi antara kenyataan dan imajinasi. Bukan hal mustahil jika perang yang terjadi selama jangka waktu tertentu menimbulkan trauma dan halusinasi aneh. Tidak mengherakan jika sejumlah tentara yang berhasil selamat dari perang kadang-kadang membawa kembali kisah-kisah pembantaian yang bukan hanya berasal dari musuh, tetapi juga dari halusinasi dan mimpi buruk. Mungkin Hound of Mons ini adalah contohnya.

Kadang-kadang lolongan mengerikan terdengar dan para penjaga memperhatikan dengan ketakutan seekor anjing besar kelabu yang berkeliaran di medan perang Mons, mendapatkan daftar korban yang terus bertambah dan menanamkan kengerian pada pasukan. Kemudian, tiba-tiba seperti yang terlihat anjing itu hilang dan serangan berhenti.

Referensi:

https://www.historicmysteries.com/hound-mons/
https://mysteriousuniverse.org/2014/09/the-mysterious-hellhound-of-world-war-i/


0 Response to "Legenda Anjing Kematian The Hound of Mons"

Post a Comment