The Big Greyman of Ben Macdhui/Am Fear Liath Mor, Misteri di Puncak Ben Macdhui




Setidaknya sejak abad ke-18, beberapa orang melaporkan adanya makhluk misterius di puncak gunung Ben Macdhui, Skotlandia. Para pendaki mengisahkan pengalaman mengerikan yang mereka alami ketika berada di puncak gunung berkabut itu. Namun makhluk itu sendiri tak pernah benar-benar ditemukan. Apakah makhluk tersebut benar-benar nyata, termasuk kelompok kriptid, atau hanya tipuan ilusi optik?!

Am Fear Liath Mor atau The Big Greyman of Ben Macdhui atau yang sering disingkat Greyman adalah sebutan untuk makhluk raksasa misterius yang menghuni puncak pegunungan Ben Macdhui. Ben Macdhui sendiri adalah gunung tertinggi kedua di Skotlandia dan Inggris setelah Ben Navis. Gunung tertinggi di Taman Nasional Cairngorms ini memiliki ketinggian hingga 4.295 kaki.

Puncak Ben Macdui

Sejak beberapa abad terakhir, banyak laporan para pendaki mengenai adanya makhluk misterius di puncak Ben Macdhui. Meskipun banyak laporan yang masuk, namun hanya sedikit sekali yang mengaku berjumpa langsung dengan makhluk tersebut. 

Kebanyakan para saksi yang merupakan pendaki gunung hanya melaporkan perasaan tak nyaman disertai rasa takut saat mendengar suara langkah kaki yang mengikuti mereka dari belakang dan bayangan besar di balik tebalnya kabut pegunungan.

Sementara itu para saksi mata yang mengaku bertemu dengan makhluk ini menggambarkan sosoknya sebagai makhluk humanoid tinggi besar dengan perkiraan tinggi mencapai 10 kaki, dan memiliki lengan serta kaki panjang dan juga bahu yang lebar. Makhluk itu memiliki kepala seperti kera dan tubuhnya ditutupi bulu pendek.

Gambaran sosok The Big Greyman of Ben Macdhui (Am Fear Liath Mor)

Greyman ini kadang-kadang dibandingkan dengan makhluk kriptid lainnya seperti Yeti dari Himalaya dan juga Bigfoot yang diduga mendiami Amerika Utara.

Namun bukti-bukti keberadaan makhluk ini sangat terbatas, meskipun ada begitu banyak laporan penampakannya. Oleh karena itu banyak teori mengenai Greyman, mulai dari yang mengatakan bahwa makhluk ini adalah makhluk cryptid bahkan hingga menyimpulkannya sebagai makhluk halus alias hantu. Kemisteriusannya mungkin sama seperti Orang Pendek dari Sumatera.


Kisah dari Para Saksi Mata

Pada tahun 1925, Profesor J. Norman Collie memberikan pidatonya di acara 27th Annual General Meeting of Cairngorm Club di Aberdeen. Collie adalah seorang profesor kimia organik dari University College London, di samping itu ia juga adalah seorang pendaki profesional.

Profesor J. Norman Collie

Dalam sambutannya itu, Collie mengisahkan pengalamannya ketika mendaki Ben Macdhui dan berada di puncaknya pada tahun 1891 atau 35 tahun yang lalu.

Pada saat mendaki puncak gunung itulah, dirinya mengaku mendengar suara langkah di belakangnya. Suara itu seolah-olah membuntutinya. Setiap kali ia melangkah, maka suara itu akan ikut melangkah, tapi langkahnya terdengar seperti 3-4 kaki panjangnya dibandingkan dengan langkah kakinya. Collie sendiri tak mampu memastikan dari mana suara tersebut berasal karena tebalnya kabut.

"Aku baru saja akan kembali dari puncak di mana kabut ada di mana-mana, lalu aku mulai mendengar suara jejak kaki lain terdengar di belakangku. Saat aku melangkah beberapa kali, aku mendengar langkah lainnya seolah-olah seseorang mengikutiku dari belakang. Aku berkata pada diriku bahwa itu semua hanya omong kosong. Aku mendengar suara itu lagi tapi tak dapat melihat apa pun di antara kabut. Saat aku mulai melangkah lagi, suara langkah mengerikan itu terdengar lagi...." 
(Kesaksian Prof. Norman Collie)

Norman Collie adalah seorang profesor universitas serta pendaki senior, kesaksian serta laporannya dianggap kredibel dan dapat dipercaya. Namun Collie sendiri tak menjumpai makluk mengerikan tersebut.

Baca juga: Misteri Punahnya Dinosaurus, Benarkah Dinosaurus Sebenarnya Tak Pernah Ada?

Collie juga menerima surat dari Dr. A.M. Kellas yang menceritakan pengalaman ganjilnya sendiri saat berada di pegunungan tersebut. Kellas mendaki bersama kakaknya, Henry. Saat mendekati puncak gunung, mereka melihat sosok raksasa mendekati mereka dari arah tumpukan batu. Sejenak sosok itu tampak seperti naik dan turun. Lalu kedua pria itu lari secepat kilat.

Ilustrasi pertemuan dengan The Big Greyman of Ben Macdhui

Pengalaman yang sama juga dirasakan John Buchan, penulis The Thirty Nine Steps yang melakukan penelitiannya tahun 1910 di pegunungan tersebut. Ia mendaki bersama dengan seorang pendaki lokal. Di antara pohon pinus di Alps Bavaria, mereka tiba-tiba merasakan ketakutan yang amat sangat dan kepanikan. Keduanya lalu dengan cepat berlari turun ke bawah bukit.

Beberapa pendaki lainnya juga melaporkan pengalaman yang sama. Namun sama seperti Collie, kesaksian mereka kebanyakan seputar rasa takut dan panik, tapi mereka sendiri tak melihat makhluk apa yang bunyi langkahnya mereka dengar.

Pada tahun 1904, beberapa tahun sebelum Collie menceritakan pengalamannya pada publik, seorang pendaki bernama Hugh D. Welsh melakukan pendakian di Ben Macdhui. Ia mengaku mendengar suara samar-samar di dekat puncak Ben Macdhui.

Sementara itu pada tahun 1948, Richard Frere, seorang pendaki, menuliskan perasaan takutnya ketika mendaki di puncak gunung itu. Ia mengatakan tentang sebuah kehadiran makhluk yang sepertinya abstrak, namun terasa sangat nyata.

Baca juga: Insiden Lawndale

Sementara beberapa laporan tentang makhluk ini hanya seputar perasaan para pendaki saja, kesaksian fantastis datang dari pendaki sekaligus naturalis bernama Alexander Tewnion yang mengaku melihat makhluk tersebut. Kesaksian Tewnion ini bahkan dipublikasikan oleh majalah "The Scots" pada tahun 1958.

"Pada Oktober 1943, aku menghabiskan 10 hari lamanya mendaki seorang diri di Cairngorms. Pada suatu siang saat aku mencapai puncak gunung yang dipenuhi batuan kasar itu, aku melihat kabut berputar-putar di seberang. Keadaan seketika berubah mencekam. Angin yang ganas menyapu batuan dan tiba-tiba suara aneh bergema melalui kabut. Suara langkah terdengar, lalu menyusul suara langkah lainnya, lagi dan lagi. Sebuah bentuk yang asing muncul. Tanpa ragu-ragu, aku mencabut pistol dan menembak 3 kali ke arah sosok misterius tersebut..."
(Kesaksian Alexander Tewnion)


Penjelasan

Telah lama para peneliti mencoba mencari tahu misteri apa sebenarnya yang berada di puncak gunung Ben Macdui. Beberapa peneliti mengklaim bahwa makhluk misterius yang selama ini dilaporkan menghuni pencak pegunungan tersebut lak lain hanyalah sebuah fenomena yang disebut Brocken Spectre atau Brocken Bow atau Mountain Spectre.

Fenomena Brocken Spectre

Fenomena ini sendiri merupakan sebuah ilusi cahaya yang memainkan mata manusia yang melihatnya di mana seseorang aka percaya bahwa ada makhluk besar yang mengikuti mereka. Hasil dari ilusi optik initerjadi saat sebuah proyeksi dari bayangan orang tersebut merefleksi ke dalam kabut gunung atau awan yang letaknya berlawanan dengan matahari.

Brocken Spectre ini dapat terjadi pada kondisi atmosfer tertentu, saat matahari berada pada sudut tertentu pula. Bayangan dari subjek akan menciptakan ilusi bayangan sosok humanoid besar.

Selain itu pula, menurut para peneliti, adanya faktor kelelahan karena mendaki yang didukung pula oleh keadaan alam di sekitar puncak gunung Ben Macdui membuat para pendaki mengalami ilusi, halusinasi, dan kesalahan interpretasi. Belum lagi angin kencang dan dingin di atas gunung menimbulkan perasaan tak nyaman dan was-was bagi sebagian orang.

Seolah membenarkan terori ini, sebuah syair datang dari tahun 1791 oleh James Hogg. Dalam syair tersebut dikatakan bahwa ia tengah merawat domba-dombanya di Ben Macdui saat ia melihat makhluk misterius itu muncul. Makhluk itu digambarkan tinggi besar seperti monster dan berdiri tepat di hadapannya. James Hogg yang ketakutan lari tunggang langgang meninggalkan dombanya.

Ilustrasi pertemuan James Hogg dengan Greyman

Keesokan harinya makhluk itu datang lagi persis seperti kemarin. Namun kali ini Hogg berusaha tenang dan melakukan eksperimen kecil. Ia serta merta melepaskan topinya. Ajaib, makhluk tersebut juga melakukan hal yang sama. Lalu Hogg melakukan gerakan lainnya yang juga diikuti makhluk tersebut. Setelah itu Hogg menyimpulakn bahwa makhluk misterius itu tak lain adalah bayangannya sendiri.


Apakah Ada BigFoot di Puncak Ben Macdui?

Para peneliti memang telah mencoba menjawab misteri di balik makhluk misterius yang menghantui para pendaki Ben Macdui. Namun pertanyaannya, apakah sesederhana itu? Apakah semua itu memang murni fenomena Brocken Spectre? Lalu bagaimana dengan para saksi yang melihat makhluk tersebut dan menggambarkannya sebagai sosok mirip Bigfoot yang bertubuh besar dan berbulu. Mungkinkah ada makhluk macam BigFoot yang menghuni puncak Be Macdui?

Ilustrasi kemunculan Greyman di balik kabut

Kemungkinannya ada 3. Pertama, memang ada makhluk cryptid yang belum ditemukan yang sebenarnya menghuni puncak Ben Macdui. Kemungkinan kedua, makhluk ini merupakan makhluk legenda, yang kisahnya dibesar-besarkan lalu menjadi semacam histeria massa yang terjadi pada para pendaki. Ketiga, teori ilusi optik itu memang benar adanya.

Bagaimana menurut kalian?

Referensi:

https://en.wikipedia.org/wiki/Am_Fear_Liath_M%C3%B2r
https://www.historicmysteries.com/am-fear-liath-mor/
https://coolinterestingstuff.com/the-mystery-of-scotlands-big-grey-man
https://www.ancient-origins.net/myths-legends/am-fear-liath-mor-terrifying-grey-man-cairngorms-006230


0 Response to "The Big Greyman of Ben Macdhui/Am Fear Liath Mor, Misteri di Puncak Ben Macdhui"

Post a Comment