Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bunuh Diri Terindah Evelyn McHale




Seorang pekerja lalu lintas yang sedang bekerja di persimpangan 34th Street dan Fifth Avenue melihat sebuah syal putih melayang turun dari gedung Empire State Building. Beberapa detik kemudian tiba-tiba dia mendengar suara tabrakan besar dan kekacauan terjadi di jalanan. Orang-orang mengerumuni sebuah limusin yang diparkir di trotoar. Di atas limusin itu, mendarat tubuh seorang wanita... 

Proyek bangunan gedung pencakar langit Empire State Building usai tahun 1931. Di balik megahnya gedung yang berada di 34th Street dan Fifth Avenue itu, diperkirakan ada 36 orang telah bunuh diri dengan melompat dari dek observasi gedung tersebut. Beberapa jasad tersangkut di bagian yang menjorok keluar gedung (karena desain gedung yang tidak lurus ke bawah), sementara beberapa tubuh terhempas ke aspal. 

Empire State Building

Tetapi hanya ada satu yang mendarat di atas sebuah mobil, dengan posisi yang tidak biasa. Jasadnya tidak tampak seperti orang yang bunuh diri. Posisinya dan raut wajahnya terlihat seperti orang yang sedang tertidur saja. Inilah Evelyn McHale, orang dengan bunuh diri paling indah dan cantik yang pernah ada.

Evelyn Francis McHale adalah seorang pembukuan Amerika yang bunuh diri dengan melompat dari dek observasi lantai 86 Gedung Empire State pada tanggal 1 Mei 1947. Sebuah foto yang diambil empat menit setelah kematiannya oleh mahasiswa fotografi Robert Wiles telah menjadi foto bunuh diri paling ikonik, yang disebut juga sebagai bunuh diri paling indah.

Evelyn Francis McHale lahir pada tanggal 20 September 1923 di Berkeley, California. Dia adalah anak keenam dari tujuh bersaudara pasangan Vincent dan Helen McHale. Sekitar tahun 1930, orang tua Evelyn bercerai, beberapa sumber mengatakan bahwa ibunya memiliki masalah kesehatan mental. Evelyn dan saudaranya lalu tinggal bersama ayah mereka. 

Evelyn Francis McHale

Setelah menyelesaikan sekolah menengah, Evelyn kemudian bergabung dengan Korps Tentara Wanita dan ditempatkan di Jefferson, Missouri. Dilaporkan bahwa setelah masa dinasnya usai, ia membakar seragamnya. Tidak diketahui apa sebenarnya motif Evelyn melakukan itu.

Setelah Perang Dunia II usai, Evelyn kemudian pindah ke Baldwin, New York untuk tinggal bersama saudara laki-laki dan iparnya. Di sana ia bekerja di bagian keuangan di sebuah perusahaan di Manhattan. 



Pada pesta malam tahun baru tahun 1945, ia bertemu dengan Barry Rhodes. Rhodes adalah seorang mantan mahasiswa yang belajar di Lafayette College di Easton, Pennsylvania. Rhodes juga pernah bertugas di ketentaraan dan bercita-cita menjadi insinyur. 

Pasangan ini sebenarnya sudah merencanakan pernikahan mereka di rumah saudara Barry di Troy, New York yang rencananya akan digelar pada Juni 1947. Dengan kegembiraan akan menjadi pengantin dan menikah dengan orang yang dicintainya, entah mengapa Evelyn kemudian malah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya hanya sebulan sebelum pernikahannya digelar.


Kronologi Bunuh Diri Evelyn McHale

Pada tanggal 30 April 1947 Evelyn berangkat ke Easton. Ia pergi mengunjungi tunangannya, Barry Rhodes untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-24. Keesokan harinya pada kamis pagi, ia naik kereta untuk kembali ke New York City pada pukul 7 pagi tanggal 1 Mei 1947. 

Barry mengatakan kepada awak media yang mewawancarainya bahwa ketika keduanya akan berpisah, ia sempat menciumnya dan mengucapkan selamat tinggal. Evelyn tampak bahagia, normal seperti biasanya, tidak ada sama sekali hal yang aneh.

Tidak ada yang menyangka bahwa dalam kepala gadis itu ternyata sudah ada sebuah rencana gila. Saat tiba di Penn Station sekitar pukul 9 pagi, Evelyn pergi ke seberang jalan menuju Hotel Clinton di mana dia menulis catatan bunuh diri lalu berjalan dua blok ke timur. Di sana, wanita ini kemudian membeli sebuah tiket ke dek observasi lantai 86 Empire State Building.

Pada pukul 11, Sesosok tubuh mendarat di atap sebuah limusin Cadillac yang terparkir sekitar 200 kaki di sebelah barat Fifth Avenue. Tubuh itu tak lain adalah Evelyn McHale.


Orang-orang berhamburan dan mendeka ke arah Cadillac tersebut. Suasana arus lalu lintas menjadi kacau. Empat menit setelah tubuh Evelyn mendarat di atas limusin PBB yang terparkir di tepi jalan itulah, seorang mahasiswa fotografi bernama Robert Wiles berlari menyeberang jalan dan mengambil fotonya. Foto inilah yang kelak akan menjadi foto ikonik bunuh diri paling indah.

Foto bunuh diri paling indah Evelyn McHale yang berhasil diabadikan oleh Robert C. Wiles

Foto itu memperlihatkan Evelyn tampak damai seolah ia hanya tertidur saja, terbaring dalam pecahan kaca dan baja. Evelyn yang telah tewas tampak memegang kalung mutiara dengan tangan kirinya yang bersarung tangan. Kakinya tampak tersilang dengan rapi. Namun di sekelilingnya, pecahan kaca dan logam yang remuk di atap mobil menunjukkan betapa lompatan 1040 kaki itu sangat kuat.

Ketika polisi tiba di dek observasi setinggi 1.050 kaki, mereka menemukan jas yang terlipat rapi dan tas tangan kecil milik Evelyn diletakkan di sisi pagar. Selain itu ditemukan juga beberapa foto keluarga dan sebuah buku catatan kecil yang tampaknya merupakan surat wasiatnya.

Dek observasi Empire State Building

Di atas dek observasi, Detektif Frank Murray menemukan mantel kain coklat atau abu-abu milik Evelyn yang sudah terlipat rapi di atas dinding. Selain itu ditemukan pula peralatan make-up dan foto-foto keluarga serta sebuah dompet hitam dengan catatan yang sepertinya merupakan surat wasiatnya. 


Dalam catatan yang ditujukan untuk saudarinya itu kurang lebih mengatakan bahwa ia skeptis dengan pernikahan dan merasa bahwa ia tidak akan pernah bisa menjadi istri yang baik. Ia juga berpesan bahwa ia ingin jasadnya dikremasikan.

Kondisi mobil Cadillac di mana tubuh Evelyn mendarat di atasnya, tampak orang ramai berkerumun

Jasad Evelyn dievakuasi

Tubuh Evelyn diidentifikasi oleh saudara perempuannya Helen Brenner dan sesuai dengan keinginannya pada surat wasiatnya, jenazah Evelyn kemudian dikremasi. Tunangannya, Barry, diketahui pindah ke Florida setelah kematian tersebut. Dia tidak pernah menikah.


Koran lokal yang memberitakan peristiwa bunuh diri Evelyn

Sementara itu, foto yang diambil pada 1 Mei 1947 oleh Robert C. Wiles tersebut menjadi sangat terkenal. Majalah Time bahkan menyebutnya sebagai bunuh diri yang paling indah. Detail dari foto oleh Robert C. Wiles ini diterbitkan sebagai "Photo This Week" dalam LIFE Magazine edisi 12 Mei 1947. 

Setelah foto Wiles tersebut muncul dalam majalah LIFE, foto itu diterbitkan ulang secara luas di sejumlah antologi fotografi dan menjadi salah satu foto paling ikonik abad ke-20.

Referensi:

https://en.wikipedia.org/wiki/Evelyn_McHale


Eya
Eya Mystery and World History Enthusiast

Post a comment for "Bunuh Diri Terindah Evelyn McHale"