Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Orang Paling Misterius dalam Sejarah Indonesia




Beberapa tokoh yang terkenal dalam sejarah Indonesia rupanya tidak diketahui dengan jelas asal usulnya. Sementara beberapa yang lainnya menghilang secara misterius dan tidak pernah diketahui keberadaannya. Ada pula tokoh yang kisah hidupnya bercampur dengan legenda.

Mulai dari Patih Gajah Mada hingga Tan Malaha yang merupakan bapak republik yang terlupakan, mulai dari arsitek Candi Borobudur yang legendaris hingga tokoh sufi misterius Syekh Siti Jenar, inilah 10 tokoh atau orang paling misterius dalam sejarah Indonesia


1. Gajah Mada




Nama Gajah Mada sangat familiar di telinga orang Indonesia. Tokoh satu ini dikenal sebagai seorang panglima perang sekaligus tokoh yang sangat berpengaruh di kerajaan Majapahit. Gajah Mada dikenal akan Sumpah Palapa-nya, di mana dirinya menyatakan tidak akan memakan palapa sebelum berhasil menyatukan Nusantara. Ia dianggap sebagai pahlawan dan juga simbol bagi persatuan Nusantara.

Tetapi meskipun dikenal dengan Sumpah Palapa-nya dan menjadi tokoh kerajaan Majapahit, sangat sedikit catatan sejarah yang bisa ditemukan tentang asal usul tokoh satu ini. Gajah Mada disebut sebagai cucu dari istri selir raja Majapahit dan masih punya hubungan dengan Tribhuwana Tunggadewi. 

Pada awal kehidupannya juga tidak banyak diketahui, Gajah Mada dikatakan sebagai orang biasa yang naik menjadi pengawal raja pada masa Prabu Jayabagara. Nama Gajah Mada sendiri agak kurang jelas asalnya ada sumber yang mengatakan bahwa ia lahir dengan nama Mada, dan nama Gajah Mada baru diberikan saat ia menjabat sebagai patih.

Sementara itu penggambaran rupa Gajah Mada yang dikenal sampai sekarang sebenarnya berasal dari imajinasi M. Yamin, sastrawan, sejarawan, dan juga pahlawan Indonesia. M. Yamin membuat gambaran sosok Gajah Mada dalam bukunya yang terbit tahun 1945 "Gajah Mada: Pahlawan Persatuan Nusantara".

Uniknya, penggambaran rupa Gajah Mada diilusrasikan secara berbeda oleh arkeolog Indonesia, Agus Aris Munandar. Tokoh ini ditampilkan berkumis melintang, bertelanjang dada, memakai sarug, dan menggunakan keris sebagai senjatanya. Namun sebenarnya tidak ada sumber sejarah valid yang mendukung gambaran ini.


2. Tan Malaka




Tan Malaka adalah salah satu pahlawan Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Bernama asli Sutan Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka, sosok Tan Malaka tidak misterius berdasarkan asal usulnya seperti layaknya Gajah Mada. Kemisteriusannya tak lain berasal dari kisah-kisah seputar petualangannya saat bergerilya dan juga kematiannya yang misterius.


Tan Malaka yang diketahui tidak pernah menikah ini pernah hidup di Belanda hingga tinggal di Filipina. Pada awal tahun 1949, ia bersama pengikutnya melarikan diri ke hutan belantara di Jawa Timur. Tokoh yang dikenal berseberangan dengan politik diplomasi Soekarno Hatta ini diduga meninggal dunia setelah ditembak saat pelariannya tersebut.

Adalah Harry A. Poeze yang menelusuri jejak hidup Tan Malaka mengungkapkan, bahwa bapak republik yang terlupakan ini sebenarnya dieksekusi mati pada 21 Februari 1949 oleh orang bernama Suradi Tekebek yang ditugasi oleh Sukotjo dari Batalion Sikatan Divisi Brawijaya.


Tidak ada laporan tentang kematian Tan Malaka. Jasadnya dirumorkan dikubur di suatu tempat di dekat markas Soekotjo. Kematian Tan Malaka misterius hingga puluhan tahun lamanya. Hingga Harry Poeze mengklaim berhasil menemukan makam Tan Malaka yang menurutnya berada di Selopanggung, Kediri, Jawa Timur.

Baca selengkapnya: Misteri Kematian Tan Malaka


3. Syekh Siti Jenar




Syekh Siti Jenar memiliki nama asli Raden Abdul Jalil. Ia dianggap sebagai sufi yang menyebarkan ajaran agama Islam di tanah Jawa. Tetapi Syekh Siti Jenar yang mengajarkan Manunggaling Kawula Gusti (penjawaan wahdatul wujud0 ini dianggap sesat dan ajarannya bertentangan dengan ajaran Wali Songo. Sementara di pihak lain, ia juga sering dianggap sebagai intelek yang telah memperoleh esensi dari ajaran Islam yang sesungguhnya.


Ada banyak versi simpang siur mengenai asal usul hingga kematiannya. Tidak hanya itu saja, di mana tokoh ini sebenarnya dimakamkan juga tidak ada yang benar-benar mengetahuinya. Hal inilah yang kemudian membuat sosoknya misterius.

Salah satu sumber tentang kehidupan Syekh Siti Jenar berasal dari Serat Centhini jilid I yang menuliskan tentang kematiannya, tetapi sama sekali tidak disebutkan tentang asal usul sosok ini. Dalam sumber tersebut dikatakan bahwa Syekh Siti Jenar dihukum penggal oleh tiga sahabatnya karena dianggap menyimpang.


Tiga hari kemudian Prabu Satmaka melihat jasad Syekh Siti Jenar masih utuh. Ia kemudian mendengar sosok itu memberi salam padanya, mengucapkan selamat tinggal, lalu menghilang entah ke mana. 


4. Kahar Muzakkar




Abdul Kahar Muzakkar adalah pendiri Tentara Islam Indonesia di Sulawesi. Pria kelahiran Sulawesi Selatan tahun 1921 ini dikenal karena memimpin gerilyawan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara pada tahun 1950an mendirikan Tentara Islam Indonesia. Ia kemudian diketahui bergabung dengan Darul Islam (DI) yang di kemudian hari dikenal dengan DI/TII di Sulawesi Tenggara dan Selatan.


Pada awal tahun 1965, dilakukan Operasi Tumpas yang dipimpin langsung oleh Jenderal M. Jusuf. Pada tanggal 3 Februari 1965 Kahar Muzakkar dinyatakan telah tertembak mati dalam pertempuran antara anggota Kahar Muzakkar di Lasolo dengan pasukan TNI dari Divisi Siliwangi Kujang I 330.

Meskipun diberitakan telah meninggal dunia, namun laporan tentang kematiannya tidak begitu terekspos. Bahkan makamnya tidak pernah diberitakan berada di mana. Entah sosok ini benar-benar tewas dalam pertempuran itu atau tidak, yang jelas akhir hidupnya menyisakan misteri dalam sejarah Indonesia.



5. Gunadarma




Gunadarma atau Gunadharma adalah nama yang dikenal sebagai arsitek yang merancang Candi Borobudur di Jawa Tengah yang telah berdiri pada abad ke-9. Namanya terkenal dalam legenda Jawa. Ia diduga berasal dari India.


Meskipun banyak sekali sumber yang menyatakan bahwa dialah yang merancang salah satu bangunan paling bersejarah di Indonesia ini, namun hanya sedikit sekali yang bisa diketahui dari dirinya. 

Namanya lebih banyak bercampur dengan cerita-cerita legenda dan kisah dongeng Jawa, jadi sama sekali bukan berasal dari prasasti bersejarah yang bisa dipertanggung jawabkan keabsahannya. Legenda yang mengisahkan Gunadarma terkait dengan cerita rakyat tentang perbukitan Menoreh di mana sosok ini dikatakan  berbaring lalu tubuhnya berubah menjadi jajaran perbukitan Menoreh.



6. Supriyadi




Supriyadi atau Soeprijadi dikenal pula dengan nama Sodancoh Soeprijadi karena ia merupakan komandan PETA. Milisi PETA sendiri didirikan dengan tujuan membantu tentara Jepang dalam menghadapi sekutu. Setelah mengikuti pelatihan ia lalu ditugaskan di Blitar, Jawa Timur untuk mengawasi pekerja romusha di sana.


Tetapi seiring berjalannya waktu hatinya terenyuh melihat penderitaan para pekerja di bawah kerja paksa tersebut. Hal ini kemudian mendorongnya melakukan pemberontakan melawan Jepang. 

Pemberontakan itu dilakukan pada Februari 1945. Tetapi pemberontakan ini berhasil digagalkan Jepang. Enam dari delapan orang yang memberontak dihukum mati, tetapi Supriyadi tidak dihukum mati. Ia menjalani hukuman penjara. Tetapi anehnya Supriyadi kemudian menghilang setelah itu. Entah ia berhasil melarikan diri dan bersembunyi dari Jepang atau tewas. Hingga kini nasibnya misterius.


Padahal pada 6 Oktober 1945, pemerintah Indonesia yang baru berdiri menunjuknya sebagai Menteri Keamanan Rakyat, tetapi tokoh ini tidak pernah muncul. Pada 20 Oktober ia kemudian digantikan oleh Imam Muhammad Suliyoadikusumo.


7. Si Pitung




Si Pitung adalah tokoh yang mungkin kemisteriusannya sama dengan Robin Hood. Ia dikenal sebagai bandit protagonis yang berasal dari abad ke-19 yang beraksi di Batavia, yang sekarang Jakarta.


Dalam beberapa sumber, Si Pitung disebut bernama asli Solihoen dan merupakan putra dari pasangan Bang Piung dan Mbak Pinah yang lahir di kampung Pengumben (sekarang dekat stasiun Palmerah). Pitung kecil pada masa kanak-kanaknya berguru di pesantren Haji Naipin di mana di sana ia belajar mengaji dan dilatih pencak silat.

Dalam versi Indonesia, sosoknya disanjung sebagai pahlawan, tetapi dalam versi Belanda ia adalah sosok penjahat. Hikayat Si Pitung telah lama menjadi warisan budaya Betawi. Dalam legenda ia dikisahkan menyamar sebagai pegawai pemerintah Belanda dan membawa lari uang pemerintah Belanda tersebut untuk selanjutnya dibagikan kepada rakyat miskin.

Dengan kesaktiannya ia kerap kali lolos dari kejaran Belanda yang membuat mereka geram denagn ulah Pitung. Dalam beberapa versi, si Pitung akhirnya tewas ditembak dengan peluru emas.



8. Ronggowarsito



Ronggowarsito atau Raden Ngabehi Rangga Warsita atau nama aslinya Bagus Burhan adalah pujangga budaya Jawa yang berasal dari Kasunanan Surakarta. Ia merupakan putra Mas Pajangswara atau cucu Yasadipura II. Ronggowarsito dianggap merupakan pujangga besar terakhir yang dimiliki Jawa.


Saat masih hidup, Ranggawarsita memiliki seorang sahabat Belanda bernama C.F. Winter, namun tetap saja ia diawasi gerak-geriknya oleh pemerintah Belanda. Tulisan-tulisannya dianggap berbahaya  dan dapat membangkitkan semangat juang kaum pribumi untuk merdeka.

Bagian hidup yang misterius dari Ranggawarsita adalah pada penghujung hidupnya. Ia meninggal secara misterius pada tanggal 24 Desember 1873. Anehnya, tanggal kematiannya sama persis dengn tanggal yang disebutkannya dalam karya terakhirnya yaitu Serat Sabdajati yang ditulisnya sendiri. Hal inilah yang menimbulkan dugaan kalau sebenarnya Ronggowarsito sebenarnya telah dihukum mati.


9. Hang Tuah




Hang Tuah adalah tokoh legendaris dan juga pahlawan Melayu pada masa pemerintahan Kesultanan Malaka pada abad ke-15. Ia merupakan laksamana dan petarung hebat baik di laut maupun daratan. Tetapi penggambaran sosok ini sendiri berbeda-beda dalam beberapa versi dan juga asal usulnya masih menjadi misteri yang tidak terjawab.


Pada masa mudanya ia diceritakan bersahabat dengan Hang Jebat, Hang Lekir, Hang Kasturi, dan Hang Lekiu. Bersama dengan sahabat-sahabatnya, Hang Tuah dipanggil untuk bekerja di istana. Pada masa bekerja di istana itulah ia disebut telah membunuh seorang petarung Jawa bernama Taming Sari. Sebenarnya ini hanyalah tipu muslihat Belanda yang ingin mengadu domba.

Dalam sebuah pertarungan, sahabatnya Hang Jebat tewas, sejak itu Hang Tuah menghilang dan tak pernah terlihat lagi. 



10. Syam Kamaruzaman




Tokoh yang terakhir ini disebut merupakan anggota kunci dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Dilahirkan di Tuban, Jawa Timur pada 30 April 1924, Syam dikenal akan sepak terjangnya bersama pimpinan PKI D.N Aidit dan M.H. Lukman. Ia diangkat sebagai kepala biru khusus PKI pada tahun 1964. Ternyata dalam organisasi PKI, hanya Aidit dan dan beberapa anggota senior saja yang mengetahui keberadaan biro khusus. Inilah yang membuat sosok Syam Kamaruzzaman sebagai orang misterius.


Salah satu teori bahkan mengatakan bahwa pria ini sebenarnya adalah agen CIA. Dalam persidangannya pada tahun 1967, ia menyatakan perekrutan tentara dilakukan tanpa paksaan. Kemudian orang-orang itu akan diberikan teori Marxis. Sebagai imbalan, Syam dan rekan-rekannya kemudian memberikan informasi kepada militer tentang pemberontakan yang dilakukan kelompok Islam di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam persidangannya, Syam juga mengaku bertindak di bawah perintah Aidir. Ia lalu dijatuhi hukuman mati pada tahun 1968. Ia akhirnya dieksekusi pada September 1986.


Eya
Eya Mystery and World History Enthusiast

Post a comment for "10 Orang Paling Misterius dalam Sejarah Indonesia"