Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tragedi Bunuh Diri Massal Sekte Heaven's Gate

 


Atas sebuah laporan anonim, polisi melakukan pemeriksaan pada sebuah rumah mewah di kawasan Santa Fe, California, pada akhir Maret 1997. Saat petugas masuk ke dalam rumah besar itu, mereka menemukan puluhan orang dalam kondisi sudah tak bernyawa. Mengenakan pakaian warna gelap dan memakai sepatu kets Nike, tubuh-tubuh kaku itu terbaring rapi di ranjang kematian mereka...

Penemuan Mayat

Kepolisian California mendatangi sebuah rumah besar di Rancho Santa Fe, pinggiran eksklusif San Diego, California pada akhir Maret 1997. Di sana mereka menemukan 39 korban bunuh diri massal yang terdiri dari 21 wanita dan 18 pria dari berbagai usia.

Kediaman kelompok Heaven's Gate

Mereka ditemukan berbaring dengan damai di tempat tidur mereka. Masing-masing memakai pakaian gelap dan semua mengenakan sepatu kets Nike Decades hitam-putih baru. Bagian wajah dan dada mereka juga ditutupi kain persegi ungu untuk semacam privasi. Pada jenazah tidak ditemukan tanda-tanda adanya luka atau pun bekas penganiayaan.

Para korban ditemukan telah mengonsumsi campuran barbiturat, saus apel dan mencampurnya dengan vodka. Tampaknya mereka telah melakukan bunuh diri per kelompok. Pada lengan mereka terikat ban bertuliskan "Heaven's Gate Away Team".

Belakangan terungkap bahwa pria dan wanita ini adalah anggota dari sekte agama Heaven's Gate atau "Gerbang Surga", yang para pemimpinnya berkhotbah bahwa bunuh diri akan memungkinkan mereka untuk meninggalkan tubuh mereka dan memasuki pesawat ruang angkasa asing yang dipercaya tersembunyi di balik komet Hale-Bopp yang melintasi bumi pada Maret 1997.

Jasad para anggota Haven's Gate yang telah terbujur kaku
 
Sekte Heaven’s Gate
Barangkali ini adalah salah satu tragedi bunuh diri massal dengan korban paling banyak dalam sejarah modern (selain bunuh diri sekte People’s Temple pimpinan Jim Jones). Korbannya adalah para anggota sebuah kelompok kepercayaan yang menamakan diri mereka Heaven’s Gate.

Heaven’s Gate adalah kelompok agama UFO Amerika yang berbasis di San Diego, California, dan mulai muncul pada tahun 1970an. Pimpinannya bernama Marshall Applewhite dan Bonnie Nettles. Anggota kultus Heaven’s Gate ini rupanya percaya bahwa mereka ditakdirkan pergi ke dunia lain di mana mereka akan melampaui tingkat berikutnya dalam evolusi manusia dengan cara memisahkan ruh dengan fisik mereka alias kematian.



Sebelum membahas bagaimana dan mengapa para anggota Heaven’s Gate melakukan aksi nekat ini secara massal, saya akan membahas pimpinan dari sekte ini.

Namanya Marshall Applewhite. Lahir tahun 1931, Applewhite tumbuh menjadi anak yang cukup religius. Di masa mudanya ia mengejar karir di bidang musik dan sempat menjadi penyanyi sebelum akhirnya bertugas di Angkatan Darat Amerika Serikat sebagai taruna. Begitu keluar dari militer, ia masuk ke Universitas Colorado tahun 1956 di mana ia mendapatkan gelar master musiknya.

Applewhite sempat mengajar di Universitas Alabama, namun kemudian dikeluarkan karena ia tertangkap memiliki hubungan dengan seorang siswa pria. Kehidupan pribadinya juga memburuk setelah itu karena ia bercerai dengan istrinya tiga tahun kemudian.

Kehilangan sosok ayah di tahun 1971 dan juga hutang yang menumpuk segera membuatnya hidup dalam depresi berat. Setahun kemudian, Applewhite bertemu dengan seorang perawat bernama Bonnie Nettles.

Marshall Applewhite dan Bonnie Nettles

Keduanya rupanya memiliki minat yang sama dan segera menjadi teman akrab. Applewhite merasa bahwa sepertinya ia telah mengenal Nettles sejak lama. Ia mengatakan bahwa mereka telah bertemu di kehidupan sebelumnya. Ia juga percaya bahwa pertemuan mereka telah diramalkan kepadanya oleh makhluk luar angkasa, dan bahwa keduanya memiliki tugas ilahi. 

Applewhite dan Bonnie mempercayai hipotesis astronaut kuno yang mengklaim bahwa makhluk luar angkasa telah mengunjungi manusia di masa lalu dan menempatkan manusia-manusia di muka bumi serta akan kembali untuk mengambil orang-orang yang terpilih. 

Berdua mereka sering mendiskusikan makhluk luar angkasa menggunakan frasa dari film Star Trek. Tak tanggung-tanggung, Applewhite bahkan menyatakan bahwa alien-alien berkomunikasi dengannya dalam berbagai kesempatan.

Dua karakter dalam Star Trek yang sering dibicarakan Applewhite

Pasangan yang tidak pernah terikat pernikahan itu diketahui pernah mencoba untuk membuka sebuah toko buku dan pusat pengajaran, namun bangkrut. Keduanya kemudian mulai melakukan perjalanan ke seluruh AS pada tahun 1973 untuk menyebarkan ajaran mereka. Namun, mereka hanya mendapatkan satu pengikut.

Pada tahun 1975, Applewhite ditangkap karena tidak mengembalikan mobil sewaan dan dipenjara selama enam bulan. Saat berada di penjara, ia mengembangkan teologinya lebih lanjut.

Begitu keluar dari penjara di tahun yang sama, Applewhite dan Nettles membujuk 20 orang dari Oregon untuk meninggalkan keluarga dan harta benda mereka, lalu pindah ke Colorado timur . Mereka berjanji bahwa pesawat luar angkasa akan membawa mereka ke "kerajaan surga". 

Nettles, yang menyebut dirinya "Ti," dan Applewhite, yang menamakan dirinya "Do", menjelaskan bahwa tubuh manusia sebenarnya hanyalah wadah yang jika ditinggalkan akan membuat manusia naik ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca juga: Sekte Keluarga Manson dan Pembunuhan Sharon Tate

Namun rupanya pesawat luar angkasa yang mereka nantikan tak kunjung datang. Bahkan Bonnie Nettles meninggal dunia tahun 1985. Sempat meredup, sekte Heaven's Gate ini muncul kembali pada awal tahun 1990an. Applewhite mulai merekrut anggota baru.

Rupanya pada tahun 1995, komet Hale-Bopp ditemukan. Sejak saat itu anggota Heaven’s Gate dan tentunya sang pimpinan bertambah semangat dan yakin bahwa pesawat luar angkasa asing sedang menuju ke bumi, bersembunyi di belakang komet dan hendak menjemput mereka. Marshall Applewhite mengklaim bahwa pesawat luar angkasa yang mengikuti komet Hale-Bopp akan membawa mereka ke planet utopia.  

Marshall Applewhite

Pada bulan Oktober 1996, Applewhite menyewa sebuah rumah besar di Rancho Santa Fe. Applewhite juga diketahui menganjurkan pantangan seksual. Ia dan 7 orang anggota pria bahkan memutuskan melakukan pengebirian melalui operasi.

Pada tahun 1996, kelompok ini mempelajari kedatangan Komet Hale–Bopp dan rumor-rumor pesawat ruang angkasa yang mengikutinya. Mereka menyimpulkan bahwa pesawat ruang angkasa ini akan mengangkut jiwa-jiwa mereka untuk diantarkan ke planet lainnya. Karena percaya bahwa jiwa-jiwa mereka akan naik ke pesawat luar angkasa tersebut dan mendapatkan tubuh baru begitu mereka meninggal.


Hari yang Menentukan

Komet Hale-Bopp yang ditunggu-tunggu akhirnya benar-benar akan mendekati bumi. Pada tahun 1997, sebagai bagian dari orbit matahari selama 4.000 tahun, komet Hale-Bopp akan melintas di dekat Bumi dalam salah satu peristiwa astronomi paling menakjubkan di abad ke-20.

Komet Hale-Bopp yang melintasi bumi akhir Maret 1997

Pada akhir Maret 1997, kelompok tersebut akhirnya mengisolasi diri mereka sebagai bagian akhir dari hidup mereka di dunia. Mereka juga merekam pesan perpisahan. Applewhite merekam sebuah video pendek sebelum kematiannya, ia menyebut bunuh diri sebagai "Jalan Keluar Final" kelompok tersebut dan mengatakan, "Kami dalam seluruh kejujuran benci dunia ini".

Pada hari naas itu, 26 Maret 1997, 39 anggota melakukan bunuh diri termasuk di dalamnya Marshall Applewhite. Tampak sebelumnya mereka mempersiapkan diri dengan memakai pakaian rapi berupa setelan berwarna gelap, ban tangan, dan juga sepatu kets Nike.

Mereka melakukan bunuh diri secara bergiliran. Mereka memasang kantung plastik di sekitar kepala setelah menelan campuran tersebut dengan tujuan untuk membuat sesak nafas. Setelah anggota meninggal, maka anggota yang masih hidup akan mengatur jenazah dengan mengeluarkan kepalanya dari kantung plastik. Mereka kemudian memposisikan jasad itu agar terbaring rapi di tempat tidurnya dan terakhir menutup wajah dan dadanya dengan kain persegi ungu.

Para anggota Heaven's Gate meregang nyawa di ranjang kematian mereka


Lalu anggota berikutnya melakukan hal serupa, meminum campuran fenobarbital dan vodka yang mematikan, lalu memasukkan kepala mereka ke dalam kantung plastik, kemudian berbaring sambil menunggu datangnya kematian.

Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Heaven's_Gate_(kelompok_sekte)
https://id.wikipedia.org/wiki/Marshall_Applewhite#cite_noteFOOTNOTEChryssides2005359%E2%80%9362Lifton2000321-61
https://www.history.com/this-day-in-history/heavens-gate-cult-members-found-dead
https://allthatsinteresting.com/heavens-gate-cult


Kasih komentar yaa.. Tanpa kalian apalah arti aku menulis. Kalian adalah penyemangat setiap kalimat demi kalimat yang kutulis, setiap artikel yang kuposting.. ;)

Perhatian: Mohon hargai penulis dengan tidak mengambil atau copy paste artikel di blog ini untuk dijadikan postingan blog/website ataupun konten Youtube. Terima kasih.. ^^

Eya
Eya Mystery and World History Enthusiast

14 comments for "Tragedi Bunuh Diri Massal Sekte Heaven's Gate"

  1. Aku beneran merinding baca beginian. Tapi artikelnya bagus. Makasih banyak, Thor

    ReplyDelete
  2. Nice,Min :)
    BTW,boleh request gk?
    Klo boleh,ane request misteri kota Saranjana ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau itu sepertinya lebih banyak mengarah ke gaib ya..

      Delete
    2. Oh,bukan kearah misteri lah yak.
      Okelah,makasih Min :)

      Delete
    3. Iya sama-sama Tsubasaki :)

      Delete
  3. Saya penasaran dengan 39 korban, apa latar belakang mereka semua ya?
    lalu apa makna sepatu Nike ya, kalau kejadiannya sekarang endorse masih mungkin terjadi๐Ÿ˜

    ReplyDelete
    Replies
    1. 39 korban itu termasuk pimpinan mereka Applewhite. Kalau sekte seperti ini tampaknya tergantung dari bagaimana pimpinannya mencuci otak para pengikutnya. Jadi mereka tampaknya mengikut saja. Agak berbeda dengan kejadian di Guyana sekte Peoples Temple pimpinannya Jim Jones. Kalau itu pengikutnya yang menolak bunuh diri banyak yang mati dibunuh entah ditembak atau dipaksa menenggak sianida. Nah, kalau masalah sepatu sih katanya itu karena mereka "dapat harga yang bagus". Maknanya? Mungkin bisa dilihat dari slogan Nike: Just do it!

      Delete
    2. Ok ditunggu kasus People Temple nya min :), agak lucu tentang sepatunya udah diujung kematian tetap aja cari promo wkwkwk, slogan Nike kalo gak salah mereka ambil dari seorang tahanan yg mau dihukum mati lalu dia bilang Lets do it! lalu Nike ubah jadi Just do it!, kalau berminat ceritakan kisahnya ya min ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

      Delete
    3. Iya ya cari yang promo hehe.. Wah, baru tahu tentang asal mula slogannya. Siip.. terima kasih Harllie masukannya :)

      Delete
  4. Menariknya ternyata situs mereka masih aktif https://www.heavensgate.com/ dan bisa bertanya soal kultus mereka lewat email yg tertera, dari info yg saya dapat ada sisa 4 orng yg menangani situs tsb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya situsnya masih aktif. Berarti kelompok mereka juga masih eksis. Heran padahal sudah terjadi peristiwa bunuh diri massal begitu, tapi anggota yang masih tersisa masih muncul dan menarik pengikut baru..

      Delete