Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Misteri Hilangnya Dorothy Arnold




Seorang putri keluarga kaya raya tiba-tiba raib di tengah kota. Wanita cantik yang juga terkenal itu menghilang di tengah kerumunan di siang hari bolong. Sama seperti banyak kasus orang hilang yang sudah dibahas di blog ini, sosialita tersebut tidak pernah lagi ditemukan meskipun pencarian besar-besaran sudah dilakukan. Tetapi ada yang aneh...

Kota Manhattan, New York pada tahun 1910 sudah merupakan kota yang sangat sibuk dan ramai. Sangat aneh sebenarnya membayangkan kalau sampai ada seorang wanita cantik yang terkenal bisa sampai menghilang di tengah kerumunan di siang hari bolong. Pada 12 Desember 1910 di musim dingin itulah Dorothy Arnold lenyap.

Dorothy Harriet Camille Arnold lahir 1 Juli 1886 di New York dari pasangan Francis Rose dan Mary Parks Arnold. Ayahnya adalah lulusan Harvard yang menjadi mitra senior FR Arnold and Co, bisnis parfum, dan impor cologne. Keluarga Arnold adalah keluarga yang luar biasa kaya. 

Dorothy Arnold

Dorothy adalah anak perempuan tertua. Ia menyelesaikan studinya di Bryn Mawr College, di mana dia memperoleh gelar dalam bidang sastra dan bahasa. Ketika lulus pada tahun 1905, dia pindah kembali ke rumah orang tuanya di New York di 108 E 79th  Street. Impian terbesar Dorothy adalah menjadi seorang penulis, meskipun orang tuanya sebenarnya kurang mendukung cita-citanya tersebut.

Pada musim semi 1910, Dorothy yang giat menulis cerita mulai mengirimkan hasil karyanya ke McClure's Magazine. Tetapi sayangnya, McClure menolak karyanya. Sebaimana banyak kisah penulis yang belum berhasil, Dorothy mendapat banyak cemoohan dari keluarga dan teman-temannya. Tetapi ia tidak putus asa. Secara diam-diam ia terus berkorespondensi dengan penerbit untuk menghindari ejekan orang-orang di sekitarnya.

Surat penolakan hasil karya Dorothy

Dorothy pernah meminta pada ayahnya untuk mengizinkannya tinggal di apartemen di Greenwich Village sehingga dia dapat berkonsentrasi untuk memperbaiki tulisannya, tetapi ayahnya tidak mengizinkannya.

Pada musim gugur Dorothy mengirimkan lagi karyanya ke McClure, dan dalam waktu singkat kembali ditolak. 


Dorothy Menghilang

Hari itu tanggal 12 Desember 1910, cuaca di luar sedang turun salju. Hari itu dingin membeku. Dorothy yang mengenakan mantel sutra biru, rok lurus dan dilengkapi dengan topi beludru hitam dan juga sarung tangan bulu izin untuk pergi ke luar. Ia memberi tahu ibunya bahwa dia akan memilih gaun untuk pesta keluarga saudara perempuan bernama Marjorie. Ibu Dorothy awalnya ingin menemani putriya itu, tetapi Dorothy menolak. Lagi pula saat itu ibunya sedang sakit.


Dorothy berjalan keluar dari rumahnya menuju ke toko Park and Tilford yang terletak di 5th Avenue dan 27 th Street, di mana disana ia membeli sekotak cokelat. Dia kemudian diketahui pergi ke Toko Buku Brentano. Di sana wanita itu membeli buku berjudul Engaged Girl Sketches. Dorothy meninggalkan Brentano sekitar pukul 2 siang, lalu bertemu dengan seorang teman bernama Gladys King. Gladys berkata kalau Dorothy hari itu tampak riang. Sebelum berpisah dengan Gladys, ia mengatakan bahwa dia akan berjalan-jalan melalui Central Park. 

Penampilan Dorothy terakhir kali terlihat di jalanan kota

Hingga malam tiba wanita 24 tahun itu tidak juga kembali ke rumah. Keluarganya yang khawatir mulai menanyai teman-teman Dorothy, tetapi hanya Gladys saja yang sepertinya terakhir melihatnya. 

Keesokan paginya, Dorothy belum juga muncul. Francis segera menghubungi seorang teman keluarga dan juga pengacara bernama John S. Keith. Keith datang ke rumah keluarga Arnolds dan mulai melakukan pencarian ke kamar Dorothy. Tetapi dia tidak menemukan apa pun yang aneh di sana. Misalnya saja jika Dorothy memang benar-benar ingin pergi menghilang seharusnya dia membawa barang-barang berharga. Tetapi semua barang-barang berharga dan juga pakaiannya masih utuh lengkap di tempatnya.

Kehidupan pribadi Dorothy mulai diselidiki. Diketahui wanita ini mempunyai seorang pacar bernama George Griscom Jr. George adalah seorang insinyur berusia 42 tahun yang berasal dari keluarga kaya. Tetapi usianya jauh lebih tua, orang tua Dorothy tidak pernah menyetujui hubungan keduanya.

George Griscom, mantan kekasih Dorothy yang dicurigai terlibat dalam kasus

George sangat dicurigai karena rupanya setahun sebelumnya Dorothy pernah berbohong pada keluarga. Ia pergi dengan mengatakan akan mengunjungi seorang teman lama di kampus. Tetapi rupanya dia pergi menemui George. Ketika orang tuanya mengetahui hal ini, Dorothy dilarang bertemu lagi dengan George.


Keluarga Dorothy menduga kepergian Dorothy ada hubungannya dengan George. Namun George saat itu sedang berada di Italia ketika Dorothy menghilang. Pada 16 Desember 1910, keluarga mengirim telegraf ke George di Italia menanyakan apakah dia tahu ke mana Dorothy pergi. George bersikeras tidak tahu ke mana wanita itu pergi. Ibu Dorothy bersama adik Dorothy, John akhirnya pergi ke Italia pada awal Januari untuk memastikan. Dan benar Dorothy memang tidak ada bersama George.


Penyelidikan

Pengacara John Keith mulai melakukan pencarian dengan mengecek ke setiap rumah sakit dan tempat-tempat umum tetapi tidak berhasil tidak menemukan petunjuk apa pun. John membutuhkan lebih banyak bantuan, sehingga keluarga akhirnya menghubungi George S Dougherty, kepala Badan Detektif Pinkerston, yang berupaya melakukan penyelidikan secara pribadi. Ayah Dorothy tidak mau memanggil polisi untuk menghindari skandal publik. Maklum, dia adalah tokoh yang cukup terkenal.

Sama seperti Keith, Dougherty juga tidak dapat menemukan jejak Dorothy. Penyelidikan yang dilakukannya selama 6 minggu berakhir sia-sia. Penyelidik swasta kemudian menyarankan untuk memanggil polisi. Akhirnya pada pertengahan Januari 1911, Francis memanggil polisi. Sayangnya polisi tidak dapat menemukan petunjuk baru. Mereka menyarankan keluarga itu untuk melakukan konferensi pers.

Pada 25 Januari 1911 keluarga menggelar konferensi pers. Para wartawan berkerumun mendatangi kantor Francis Arnold. Keluarga menawarkan hadiah sebesar $1.000. Kisah hilangnya Dorothy kemudian menyebar luas ke setiap surat kabar di Amerika. 



Polisi menerima ribuan laporan penampakan Dorothy, tetapi semuanya tidak dapat dibuktikan. Karena meluasnya berita hilangnya Dorothy, putri keluarga Arnold yang lain yaitu Marjorie mendapatkan ancaman. Selain itu juga ada banyak sekali orang yang berusaha menipu keluarga ini.

Pencarian terhadap Dorothy Arnold menjadi semacam ambisi nasional, tetapi wanita itu tetap tidak ditemukan. Keluarga Arnold telah menghabiskan ribuan dolar untuk mencari Dorothy. 

Menjelang Valentine, keluarga mengatakan kalau mereka percaya bahwa Dorothy telah meninggal. Jaksa wilayah Charles S Whitman pernah menawarkan bantuan kepada keluarga untuk menemukan Dorothy, tetapi Francis menolak begitu saja. Francis Arnold meninggal pada Juli 1922 dan istrinya pada September 1928. Dalam surat wasiatnya, Francis sama sekali tidak menyebutkan bagian warisan untuk Dorothy karena yakin bahwa putrinya tersebut memang sudah meninggal. 

Francis Rose, ayah Dorothy

Hal yang aneh adalah mengapa ayah Dorothy dan seluruh keluarga meyakini kalau Dorothy sudah meninggal. Apakah mereka sudah begitu putus asa mencari wanita itu atau sebenarnya ada hal lain yang tidak pernah diungkapkannya pada publik?


Teori-Teori Hilangnya Dorothy Arnold

Banyak dugaan terkait menghilangnya Dorothy, mulai dari penculikan, pembunuhan, sampai dugaan kalau dia meninggal setelah melakukan aborsi dan mayatnya dikuburkan di tempat yang dirahasiakan.

Teori lain mengatakan kalau Dorothy memang sengaja melarikan diri dan menjalani kehidupannya dengan identitas baru. Tetapi apa alasannya? Tidak ada bukti tentang kematiannya, tetapi juga tidak ada bukti bahwa dia masih hidup. Ibu Dorothy sendiri pernah berkata bahwa jika putrinya itu mati atau terluka dan dilarikan ke rumah sakit, karyawan rumah sakit pasti akan mengenalinya. 


Pada Februari 1911 sebuah kartu pos tiba di rumah keluarga Arnold yang bunyinya "Aku aman" dan ditutup dengan tanda tangan Dorothy. Tulisan itu kelihatannya milik Dorothy tetapi ayah Dorothy bersikeras bahwa penulisnya hanya meniru tulisan tangan Dorothy. Keluarga sangat yakin bahwa Dorothy memang sudah tewas, ia bisa jadi diculik lalu dibunuh. 



Pada April 1916, seorang pria bernama Edward Glennoris yang menjalani hukuman di Penjara Negara Bagian Rhode Island karena kasus pemerasan, mengklaim bahwa seorang kenalan pernah memintanya mengangkut seorang wanita yang tidak sadarkan diri di New Rochelle, New York ke sebuah rumah di West Point. 

Pada saat itu ia juga bertemu dengan dua pria lainnya, satu bernama Doc dan seorang lagi seorang pria berpakaian rapi yang dipercaya sebagai George yang tak lain kekasih Dorothy. Dalam perjalanan ke West Point, ia diberitahu bahwa wanita yang tak sadarkan diri itu adalah Dorothy Arnold. Pria kaya itu kemudian membayarnya $250 untuk menguburkan wanita tersebut di ruang bawah tanah sebuah rumah di West Point. 

Polisi yang mendapatkan keterangan ini kemudian segera memeriksa rumah yang dimaksud. Edward mengatakan bahwa dia mengubur Dorothy di bawah semen di ruang bwah tanah. Polisi memang menemukan area semen yang dimaksud, tetapi anehnya tempat itu terlalu kecil untuk mengubur mayat. 

Pemilik baru rumah itu menngatakan bahwa lubang itu sebenarnya hanya akses ke pipa gas. Penggalian akhirnya tetap dilakukan. Tmereka etapi sama sekali tidak menemukan tanda-tanda ada bekas penguburan manusia di sana. Francis, ayah Dorothy yang mendapatkan kabar ini mengatakan bahwa kesaksian Edward benar-benar omong kosong. 

Referensi:

https://www.ninjajournalist.com/social/mysterious-disappearance-dorothy-arnold-fb/
https://en.wikipedia.org/wiki/Disappearance_of_Dorothy_Arnold
https://medium.com/@hlemonroe/the-peculiar-disappearance-of-dorothy-arnold-e5f8fef3c52c

Post a comment for "Misteri Hilangnya Dorothy Arnold"