5 Teori Konspirasi Tak Masuk Akal yang Terbukti Benar




Teori konspirasi adalah teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab dari suatu atau serangkaian peristiwa sebenarnya telah direncanakan secara diam-diam oleh sekelompok rahasia atau organisasi yang sangat berpengaruh. Ada banyak teori konspirasi yang beredar yang mengklaim bahwa berbagai peristiwa besar dalam sejarah merupakan campur tangan konspirator yang berada di belakang layar yang sengaja melakukannya demi mencapai tujuan kelompoknya.

Namun karena banyak teori konspirasi yang beredar sangat samar dan tidak jelas, kebanyakan masyarakat akan menganggapnya sebagai hoax dan tidak masuk akal. Tetapi rupanya ada sejumlah teori konspirasi yang dahulunya dianggap tidak masuk akal dan mengada-ada ternyata terbukti benar adanya.

Berikut ini adalah 5 teori konspirasi yang terdengar aneh dan tidak masuk akal, namun seiring berjalannya waktu terbukti menjadi kenyataan. Maka lain kali ketika kalian mendengar teori konspirasi yang tampaknya tak masuk akal, coba luangkan waktu untuk menyelidiki sebelum memutuskan kalau itu mungkin saja benar.


1. Proyek MK Ultra



Untuk waktu yang lama, pemerintah Amerika Serikat menyangkal bahwa Badan Intelijen Pusat (CIA) telah melakukan eksperimen terhadap warga sejak tahun 1950-an. Namun pengajuan Undang-Undang Kebebasan Informasi pada tahun 1977 membawa 20.000 dokumen rahasia sebelumnya yang mengarah ke serangkaian sidang Senat pada program pengendalian pikiran yang disebut MK Ultra.

Ketika diselidiki ternyata bukti dengan jelas menunjukkan bahwa pemerintah Amerika telah mengatur sejumlah pengujian terhadap warga negara mereka dengan berbagai obat-obatan, hipnosis, terapi kejut listrik, pelecehan verbal dan seksual, dan bahkan penyiksaan. Tujuan dari semua metode tersebut adalah untuk bereksperimen dengan memodifikasi perilaku dengan tujuan pengembangan program untuk agen pemerintah.

Namun ironisnya ketika semuanya terbongkar, direktur CIA Richard Helms kemungkinan besar menghancurkan file dan data-data yang paling memberatkan mereka dalam proyek MK Ultra ini pada tahun 1973. Selain itu pemerintah mengontrakkan proyek-proyek tersebut ke lebih dari 80 perusahaan farmasi, penjara, rumah sakit, hingga universitas. Akibatnya banyak program operasi menjadi kabur dan tidak jelas. Sampai hari ini, tidak ada yang diadili untuk program MK Ultra ini dan juga tidak dibongkar dampak negatifnya terhadap orang-orang yang dilibatkan.

Baca selengkapnya: Proyek Rahasia Pengendalian Pikiran MK Ultra


2. Operasi Northwoods



Dulu para ahli teori konspirasi mengatakan bahwa militer Amerika Serika telah mengembangkan rencana untuk memprovokasi perang dengan Kuba. Banyak yang mengatakan bahwa teori konspirasi ini jelas mengada-ada. Namun ternyata, jenderal Angkatan Darat Lyman Lemnitzer memimpin kepala staf gabungan militer dalam menyusun dan menyetujui rencana provokasi perang terhadap Kuba. Bahkan pada awal 1960an, mereka mengembangkan panduan terperinci untuk gelombang aksi teroris yang akan membangun dukungan perang melawan Kuba.

Rencana-rencana itu meliputi: warga akan dibom dan ditembak di jalan; sebuah pesawat Kuba akan menembak jatuh sebuah pesawat mahasiswa sehingga terjadi chaos; dan kapal pengungsi akan tenggelam di Teluk Meksiko.

Rencana lainnya juga termasuk ledakan sebuah kapal Amerika Serikat di teluk Guantanami dan pembunuhan yang jelas terhadap astronot John Glenn di tengah penerbangan, di mana nantinya Fidel Castro yang akan disalahkan.

Rencana untuk menggulingkan Castro juga dilakukan dengan membangun dukungan publik dan internasional tidak pernah terjadi. Setelah menyampaikan rencana tersebut kepada Sekretaris Pertahanan Robert McNamara pada Maret 1962, Presiden Kennedy akan memberi tahu Lemnitzer tiga hari kemudian bahwa tidak ada cara yang dapat digunakan untuk merebut Kuba. Tidak lama setelah itu, Lemnitzer dipindahkan ke divisi lain.


3. Eksperimen Sifilis Tuskegee



Pada tahun 1932, Layanan Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat dan Institut Tuskegee memulai Studi Tuskegee tentang Sifilis yang tidak diobati di Negro Male untuk mencatat sejarah alami sifilis dan menganalisa perbedaan antara pria kulit hitam dan pria kulit putih.

Penelitian ini melibatkan 600 pria kulit hitam di Macon County, Alabama, dengan rincian 399 orang di antaranya telah mengidap sifilis dan 201 di antaranya tidak. Seharusnya penelitian ini hanya berlangsung selama 6 bulan, tetapi nyatanya justru berlangsung selama lebih dari 40 tahun, di mana para pria hanya diberi tahu bahwa mereka memiliki "darah jelek".

Para peserta penelitian ini menerima ujian medis gratis, makanan, dan juga asuransi pemakaman, tetapi mereka tidak pernah diberi tahu bahwa mereka telah terinfeksi sifilis dan tidak pernah menjalani perawatan apa pun. Banyak dari para peserta ini baru mengetahui mereka telah terinfeksi saat mendaftar untuk wajib militer Perang Dunia II.

Pada tahun 1972, Associated Press menerbitkan sebuah kisah yang menyebabkan kemarahan publik terhadap penelitian ini yang tidak dapat dibenarkan secara etis. Penelitian berakhir dan diikuti dengan gugatan hukum yang diselesaikan di luar pengadilan dengan membayar 10 juta dolar dan tunjangan medis seumur hidup. Namun semuanya sudah terlambat. Pada tahun 1970-an, hanya 128 dari 399 peserta penelitian yang masih hidup, sementara 49 istri dan 19 anak-anak mereka terjangkit penyakit ini.

Baca juga: 7 Teori Konspirasi Paling Menggemparkan  Dalam Sejarah


4. Operasi Mockingbird



Media massa seringkali menghadapi kritik karena dianggap tidak netral dan kerap berpihak pada pemerintah,. Namun ternyata CIA memang pernah secara aktif mencoba mengendalikan media massa.

Menjelang awal Perang Dingin, direktur proyek khusus Frank Wisner meluncurkan proyek rahasia untuk mengendalikan media-media massa besar. Dia secara khusus mendirikan Operasi Mockingbird yang melakukan sabotase, propaganda, dan subversi negara-negara yang bermusuhan melalui media domestik dan juga asing. 

Baru pada tahun 1970-an Rolling Stone dan The New York Times melaporkan tentang tumpang tindih antara CIA dan organisasi berita terkemuka. Meskipun Operasi Mockingbird saat ini sudah dinyatakan berhenti untuk umum, namun banyak yang percaya bahwa program ini masih berlanjut hingga hari ini.


5. Pemerintah Amerika Secara Ilegal Memata-Matai Warga Negaranya Sendiri



Teori konspirasi lainnya yang terbukti benar adalah bahwa Administrasi Keamanan Nasional (NSA) secara ilegal memata-matai warganya sendiri. Setidaknya setelah peristiwa 9/11 dan adanya dorongan oleh lembaga pemerintah untuk memantau semua komunikasi untuk mencegah tindakan teroris. Dalam dokumen Snowden disebutkan bahwa banyak program, isntitusi, dan perusahaan terus menerus memonitor ponsel, email, dan juga berbagai catatan komunikasi personal.


2 Responses to "5 Teori Konspirasi Tak Masuk Akal yang Terbukti Benar"