Mary Surratt Adalah Konspirator Pembunuhan Abraham Lincoln?




Mary Surratt dibawa ke tiang gantungan bersama dengan tiga orang lainnya yang terlibat dalam konspirasi pembunuhan terhadap Presiden Amerika, Abraham Lincoln. Wanita pemilik rumah kos di wilayah Washington DC itu disebut sebagai konspirator pembunuhan sang presiden, meskipun sampai hari terakhirnya ia tak pernah mengakui keterlibatannya. Mary Surratt sekaligus wanita pertama dalam sejarah Amerika yang dihukum gantung oleh pemerintah federal.

Mary Elizabeth Jenkins Surratt adalah istri dari John Harrison Surratt. John sendiri adalah seorang pengusaha yang memiliki kedai minuman, penginapan, dan juga hotel. Keluarga Surratt merupakan pendukung Negara-negara Konfederasi Amerika dan sering kali menjadikan tempat mereka sebagai rumah bagi para simpatisan Konfederasi.

Suratt telah lama dikenal sebagai simpatisan Konfederasi. Kedainya biasa digunakan sebagai rumah aman terutama bagi mata-mata Konfederasi. Pengintai Konfederasi bernama Thomas Nelson Conrad mengunjungi tempat Surratt sebelum dan selama Perang Sipil berlangsung.

Konspirasi pembunuhan Abraham Lincoln sebenarnya tak lepas dari Perang Saudara (Civil War) yang terjadi pada periode 1861-1865 antara pihak Konfederasi yang mendukung adanya perbudakan dengan pihak Federal/Union/Uni yang ingin menghapus perbudakan.

Perang Sipil (Civil War) Amerika

Salah satu tokoh utama pihak Federal adalah Abraham Lincoln. Agar lebih jelas, kalian sebaiknya membaca lebih dulu sejarah Perang Sipil di Amerika tersebut pada artikel merinding.com beberapa waktu yang lalu.

Baca selengkapnya: Sejarah Perang Saudara di Amerika (1861-1865)

Putra Mary, John Surratt Jr. menjadi kurir untuk Secret Service Konfederasi segera setelah keluar dari studinya di St. Charles College. Tugasnya adalah mengantarkan pesan, uang, dan juga barang selundupan di sekitar Surrattville. Kegiatan ini dengan cepat menarik perhatian pemerintah Federal. Tetapi meskipun telah ada peringatan, namun jaringan kurir itu tetap utuh

John Surratt meninggal tahun 1862 dan sejak saat itu semua bisnis dan properti jatuh ke tangan Mary. Namun keluarga ini sebenarnya mengalami krisis keuangan karena John rupanya meninggalkan banyak hutang yang belum dibayar dan juga transaksi bisnis yang buruk.  Anak-anak keluarga Surratt akhirnya berhenti bersekolah dan membantu ibu mereka mengelola lahan pertanian dan bisnis keluarga yang masih tersisa.

Mary Surratt

Mary lelah menjalankan pertanian dan bisnis lainnya. Pada musim gugur tahun 1864, ia mulai memikirkan untuk pindah ke sebuah rumah kota yang terletak di Washington D.C. Banyak yang berpendapat bahwa kepindahan Surratt dan putranya ke Washington D.C tak lain untuk melanjutkan kegiatan mata-matanya.

Akhirnya Mary benar-benar pindah pada tanggal 1 Oktober 1864. Ia mengambil kepemilikan sebuah rumah yang beralamat di 604 H Street NW, Washington D.C. Rumah itu terbuat dari bata abu-abu berlantai 4.

Lantai pertama yang sejajar dengan jalan, memiliki 2 kamar besar dan digunakan sebagai dapur dan ruang makan. Lanai 2 adalah ruang tamu, dengan ruangan di bagian belakang dipakai sebagai kamar tidur Mary. Lantai 3 ada tiga buah kamar, sedangkan lantai paling atas adalah loteng.

Rumah keluarga Surratt di Washington D.C yang juga merupakan tempat berkumpulnya
para konspirator pembunuhan Abraham Lincoln

Anak-anak Mary, Anna dan John Jr. pindah ke sana pada 1 November, sedangkan Mary Surratt menyusul tepat sebulan kemudian tanggal 1 Desember 1964. 

Dimulai pada tanggal 30 November, 8 Desember, dan 27 Desember, Mary Surratt memasang iklan penginapan di surat kabar Daily Evening Star. Padahal awalnya ia mengatakan hanya akan menyewakan tempatnya untuk orang-orang yang dikenalnya secara pribadi. Namun kenyataannya ia memasang iklan di koran tersebut menyebutkan bahwa tempat itu disewakan untuk menampung 4 orang.

Tepat pada hari pindahnya Mary ke rumah tersebut, seorang pria bernama Louis J. Weichmann mulai menyewa di sana. Weichmann adalah orang Konfederasi dan ia berteman baik dengan John Jr. Keduanya dahulu bertemu di St. Charles College.

Kemudian pada 23 Desember 1964, Dr. Samuel Mudd yang juga konspirator pembunuhan Lincoln memperkenalkan John Jr. kepada John Wilkes Booth. Booth kemudian merekrut John Jr. dalam konspirasi untuk menculik Lincoln.

Rumah itu kemudian sering dikunjungi agen-agen konfederasi selama akhir tahun 1864 hingga awal 1865. Booth terlihat beberapa kali mengunjungi rumah kos itu, bahkan ada yang mengatakan kedatangannya ke sana atas permintaan Mary Surratt.

Pada awal tahun 1865, George Atzerodt yang merupakan teman baik Booth dan John Jr. juga terlihat beberapa kali mengunjungi rumah itu. Ia bahkan pernah tinggal di sana pada bulan Februari 1865, namun menurut beberapa sumber, Mary Surratt kemudian mengusirnya saat ia baru beberapa hari menyewa di sana karena Adzerodt peminum berat.

Kemudian ada penyewa lainnya yang bernama Lewis Powell yang datang pada Maret 1865. Di sana ia sempat menyewa selama 3 hari. Powell sempat menyamar sebagai pengkhotbah Baptis. Selain itu juga ada David Herold yang berkunjung ke rumah itu beberapa kali. Orang-orang yang datang menyewa di tempat Surratt itu kemudian semuanya terlibat dan memiliki kaitan satu sama lain dalam persekongkolan pembunuhan terhadap Abraham Lincoln.

Para konspirator pembunuhan Abraham Lincoln

Menurut rencana, akan ada penculikan terhadap Lincoln pada Maret 1865. John, Atzerodt, dan Herold telah menyembunyikan pistol, amunisi, dan perlengkapan lainnya di kedai milik Surratt di Surrattsville

Beberapa hari sebelum insiden penembakan terjadi, Booth berbicara dengan Surratt dan menyerahkan paket terbungkus yang berisi teropong yang ditujukan kepada John Lloyd.

Jadi rencananya, Booth pergi membunuh Lincoln, Atzerodt membunuh wakil presiden Andrew Johnson, dan Powell membunuh sekretaris negara, William H. Seward. Booth memang melakukan penembakan terhadap Lincoln di Teater Ford pada 14 April 1865. Saat itu Lincoln sedang menyaksikan teater bersama istrinya, Mary Todd Lincoln.

John Wilkes Booth menembak Lincoln dari belakang dari jarak yang sangat dekat

Sementara itu Atzerodt gagal membunuh Johnson, alasannya ia terlalu takut untuk melakukan itu. Atzerodt bahkan sempat melarikan diri keluar dari Washington D.C.  Sementara Powell beberapa kali menikam Seward, tapi pria itu berhasil bertahan dan selamat.

Blog merinding.com sudah pernah membahas konspirasi pembunuhan Abraham Lincoln beberapa tahun yang lalu, kalian bisa membaca selengkapnya pada link di bawah ini.

Baca selengkapnya: Konspirasi Pembunuhan Abraham Lincoln

Mereka kemudian meninggalkan kota setelah pembunuhan Lincoln. Booth dan Herold mengambil senapan dan juga teropong di kedai Surratt. Sementara Lloyd memperbaiki pegas rusak di gerobak Surratt sebelum pergi.

Booth sempat terluka dan diobati oleh Dr. Samuel Mudd. Pada tanggal 26 April 1865, Booth berhasil dikepung di sebuah kandang ternak dan ditembak mati oleh Sersan Boston Corbett.

Surratt bersama dengan Lewis Powell, Atzeroldt, dan David Herold ditangkap dan diadili di pengadilan militer sebulan kemudian. Ia dihukum terutama berkat kesaksian Lloyd yang mengatakan kepadanya untuk menyiapkan tembakan. Selain itu pula kesaksian Louis J. Weichmann yang mengatakan bahwa Surratt memiliki hubungan dekat dengan anggota kelompok Konfederasi dan simpatisan. Sementara itu John Jr. kabur ke Kanada.

Suasana persidangan Mary Surratt dan para konspirator lainnya

Selama persidangan, Surratt diberikan pertimbangan khusus karena jenis kelamin, usia, dan juga penyakit yang dideritanya. Di ruang sidang, ia juga duduk terpisah dari para tahanan lainnya. Para tersangka lainnya dikenakan borgol di pergelangan tangan dan kaki, sementara Surratt tidak. Wanita itu juga diizinkan mengenakan topi atau memakai kerudung untuk menyembunyikan wajahnya dari penonton persidangan.

Sementara itu, konspirator lainnya yakni Samuel Arnold, Dr. Samuel Mudd, Michael O'Laughlen, dan Edmund Spangler didakwa hukuman seumur hidup

Surratt didakwa dengan tuduhan bersekongkol, membantu, menyembunyikan rekan terdakwa. Lima dari sembilan hakim di persidangan meminta agar Surratt diberikan grasi oleh Presiden Andrew Johnson mengingat usianya dan juga bahwa ia adalah seorang wanita. Sebelumnya tak pernah ada seorang wanita yang menjalani hukuman gantung. 

Kelima hakim itu juga menandatangani surat yang meminta agar Presiden Johnson mengubah hukumannya menjadi hukuman seumur hidup. Namun Presiden Andrew Johnson menolak memberikan grasi dan menandatangani perintah eksekusi. Meskipun ada pendapat yang berbeda yang menyatakan bahwa Andrew Jahnson tak pernah melihat surat permohonan grasi. Tetapi Holt berkata ia telah mengajukannya tetapi ditolak Johnson.

Siang hari tanggal 6 Juli 1865, Surratt diberitahu bahwa esoknya ia akan menjalani eksekusi gantung. Wanita tengah baya itu menangis sejadi-jadinya. Ia ditemani oleh putrinya Anna dan pastur Jacob Walter dan BF Wiget. 

Surratt berulang kali menyatakan bahwa dirinya tak bersalah. Ia menghabiskan malam terakhirnya itu dengan menangis di kasurnya. Sementara itu putrinya, Anna, pergi ke Gedung Putih keesokan paginya untuk meminta pengampunan untuk yang terakhir kalinya. Permintaannya ditolak.

Surratt menjalani eksekusi gantung bersama dengan 3 konspirator lainnya pada tanggal 7 Juli 1865 atau hanya 3 bulan setelah insiden penembakan terjadi. Eksekusi itu dilakukan pada pukul 1.15 siang di Penjara Old Arsenal Penitentiary yang dipimpin oleh Jenderal Hartranft yang kemudian mengawal keempat tahanan melalui halaman dan naik ke tangga tiang gantungan.

Suasana sesaat sebelum eksekusi gantung dijalankan

Pergelangan kaki dan tangan mereka masing-masing diikat oleh borgol. Keempatnya juga dikenakan pakaian panjang hitam dan penutup wajah hitam. Lebih dari 1000 orang termasuk di dalamnya pejabat pemerintah, wartawan, teman, dan juga tentunya keluarga terdakwa menyaksikan eksekusi tersebut.

Baca juga: 7 Tokoh Dunia yang Diduga Dibunuh oleh Illuminati

Hartranft kemudian membacakan perintah eksekusi. Surratt sempat pingsan yang disebabkan karena penyakitnya dan juga rasa ketakutan yang amat sangat. Ia harus dipapah oleh tentara dan juga pendeta.

Mary Surratt yang harus dipapah dan sempat beberapa kali terduduk lemas sebelum menghadapi hukuman mati

Para tahanan kemudian diminta berdiri dan bergerak maju beberapa langkah ke tiang gantungan. Para tahanan berdiri di atas air selama sekitar 10 detik sebelum tubuh mereka meluncur ke bawah. Tubuh Surratt menghentak kencang di ujung tali gantungan, berayun ke depan dan ke belakang.

Tak berapa lama kemudian ia tak bergerak lagi. Kematiannya tampak yang paling mudah di antara tiga lainnya. Sementara itu, perut Atzerodt naik turun dan kakinya bergetar sebelum tewas. Lain halnya dengan Herold dan Powell berjuang selama lima menit di ujung tali gantungan sebelum benar-benar mati tercekik.

Jasad-jasad yang tergantung (Mary Surratt, Lewis Powell, George Atzerodt, dan David Herold)

Tubuh para tahanan kemudian diperiksa oleh dokter. Mayat-mayat itu dibiarkan tergantung selama sekitar 30 menit sebelum para tentara memotong tali pada pukul 13.53. Mayat-mayat itu kemudian ditempatkan di peti mati. Nama-nama mereka ditempatkan di botol-botol kaca yang diletakkan pada peti mati.

Baca juga: 7 Kebetulan Paling Mencengangkan yang Pernah Terjadi di Dunia

Peti mati kemudian dimakamkan di dinding penjara di kuburan dangkal yang hanya berjarak beberapa meter dari tiang gantungan. Pagar kayu berwarna putih menandai makam keempatnya. Anna Surratt sempat gagal meminta jasad ibunya selama 4 tahun sebelum akhirnya tanggal 8 Februari jenazah Surratt diserahkan kepada keluarganya. Surratt dimakamkan di Pemakaman Mount Olivet di Washington D.C pada 9 Februari 1869.

Batu nisan di makam Mary Surratt di Mount Olivet Cemetery

Sampai saat ini keputusan hukuman gantung yang diterima Mary Surratt masih kontroversial. Apakah ia benar-benar terlibat dalam perencanaan dan mengetahui bahwa orang-orang yang meyewa di tempatnya sedang bersekongkol membunuh presiden? Atau ia hanya kebetulan berada di tempat yang salah dan posisi yang salah. Mengingat sampai detik terakhir hidupnya ia tak pernah mengakui keterlibatannya.

Sementara itu kediaman Surratt di Washington D.C yang dahulu digunakan sebagai tempat berkumpulnya konspirator untuk merencanakan pembunuhan terhadap Lincoln masih berdiri.



Kawasan itu saat ini telah mejadi kawasan China Town. Rumah Mary Surratt itu kini berubah menjadi sebuah restoran Cina. Sementara itu bentuk bangunannya tak banyak mengalami perubahan.

Referensi:

https://en.wikipedia.org/wiki/Mary_Surratt
https://time.com/3935911/mary-surratt/
https://www.history.com/news/who-was-mary-surratt

0 Response to "Mary Surratt Adalah Konspirator Pembunuhan Abraham Lincoln?"

Post a Comment