Kisah Tragis Topsy, Gajah Sirkus yang Dieksekusi Mati




Seekor bayi gajah dari Asia Tenggara dibawa secara diam-diam ke Amerika. Selama berada di sana, gajah yang dijadikan hewan sirkus ini terlibat dalam beberapa insiden yang salah satunya membuat seorang penonton tewas. Gajah tersebut kemudian dieksekusi mati dengan cara yang sangat kejam. Inilah kisah tragis Topsy yang juga menyeret nama dua tokoh penemu besar dunia, Thomas Edison dan Nikola Tesla.

Topsy adalah gajah betina yang lahir pada sekitar tahun 1875 di Asia Tenggara. Ia dibawa secara ilegal ke Amerika Serikat saat masih bayi dan dijadikan hewan pentas di Forepaugh Circus. Forepaugh Circus memberikan keterangan palsu yang menyatakan bahwa Topsy adalah gajah pertama yang lahir di Amerika.

Selama puluhan tahun menjadi gajah pentas, Topsy mendapatkan predikat sebagai gajah yang berbahaya terutama setelah ia menewaskan seorang penonton sirkus pada tahun 1902. Sifatnya yang berbahaya itu tak lain merupakan hasil dari pelatihan dan perlakuan yang sangat kejam yang kerap diterimanya selama bertahun-tahun. 

Pelatih saat itu sangat keras dan kejam untuk mengendalikan hewan-hewan sirkus. Topsy, salah satunya didorong dengan kait tajam di antara mata dan di kepala. Tak jarang ia juga dipukul dan diancam dengan benda-benda berbahaya. Ekor Topsy yang bengkok adalah bukti hasil pemukulan yang parah. Topsy kemudian dikabarkan menyerang beberapa pelatih hingga dilaporkan bertanggung jawab atas kematian tiga orang. Salah satunya adalah pelatihnya yang bernama James Fielding Blount yang merupakan pemabuk.

Ilustrasi Topsy yang dibuat pada 16 Juni 1902 oleh St. Paul Globe

Pada suatu hari Blount pergi ke tenda gajah dan mencoba memberi Topsy minum wiski. Namun gajah itu menolaknya yang kemudian membuat Blount berang luar biasa. Topsy yang disiksa kemudian melawan yang berakhir dengan terbunuhnya Blount. Kejadian ini dipublikasikan besar-besaran. Topsy kemudian dijual kepada seorang pengusaha hiburan bernama Paul Boynton, pemilik Sea Lion Park di Coney Island. 

Pada akhir tahun 1902, Sea Lion rupanya dilelang dan dirombak menjadi Luna Park. Di sana Topsy terlibat dalam beberapa insiden terkenal yang juga dikaitkan dengan pemilik baru taman tersebut yaitu Frederick Thompson dan Elmer Dundy. 

Karena biaya perawatan yang tinggi dan juga tidak ada yang dapat menangani Topsy, Thompson dan Dundy kemudian berusaha untuk menyingkirkannya. Namun karena Topsy memiliki reputasi buruk sebagai gajah yang berbahaya, tak ada kebun binatang atau pun pertunjukan yang mau membelinya. Mereka kemudian juga mencoba untuk memberikannya gratis, tapi tak ada seorang pun yang mau memilikinya.

Topsy yang dikatakan telah terlibat dalam insiden yang membunuh penonton itu kemudian diputuskan akan dieksekusi mati. Gajah setinggi 10 kaki itu rencananya mereka akan menggantung Topsy di taman, tetapi sebuah lembaga masyarakat Pencegahan Kekejaman Terhadap Hewan merasa keberatan dan mengatakan bahwa cara eksekusi itu sangat kejam.



Pemilik Luna Park kemudian beralih ke penemuan arus listrik terbaru kala itu. Mereka mendapatkan informasi mengenai sengatan listrik bolak-balik dan memutuskan eksekusi dengan sengatan listrik akan menjadi metode yang lebih manusiawi untuk membunuh Topsy. 

Selama Perang Arus, pendukung Edison yang putus asa menunjukkan bahwa arus bolak-balik jauh lebih berbahaya dari pada arus searah. Sebelumnya mereka telah menyetrum anak sapi, kucing, anjing, hingga kuda.

Metode arus searah (DC) milik Edison telah digunakan secara luas pada awalnya. Tetapi rupanya metode arus bolak-balik (AC) yang ditemukan oleh Nikola Tesla lebih efisien. Penemuan ini juga didukung oleh raksasa industri kala iu, George Westinghouse yang kemudian langsung digunakan secara luas. Metode DC milik Edison kalah telak.

Topsy dengan tubuh terikat tengah berdiri di antara pers dan para penonton,
 menolak menyeberangi sebuah jembatan ke lokasi di mana ia akan dihukum mati. 

Berusaha menjaga nama baik dan juga standarnya, Edison kemudian terlibat dalam perang propaganda. Ia mengecilkan penggunaan AC, melobi kongres, dan menyebarkan desas-desus palsu seputar temuan Tesla. Tak puas dengan itu semua, ia juga menggelar demonstrasi publik tentang bahayanya penggunaan arus AC.

Pengalaman Edison akan hal ini kemudian mendorong Thompson dan Dundy untuk menghubunginya. Karena tidak ada yang pernah menyetrum gajah sebelumnya, mereka memutuskan untuk melakukannya, dengan kombinasi eksekusi berupa diracun, dicekik, dan terakhir sengatan listrik. 

Tanggal eksekusi pun ditetapkan, 4 Januari 1903. Ribuan orang berkumpul di halaman Luna Park yang masih setengah jadi untuk menyaksikan eksekusi Topsy. Pelatih tua Topsy, Whitey Ault ditawari uang sejumlah $25 untuk melakukan itu. Tapi ia menolaknya. Ia mengatakan tak akan pernah melakukannya berapa pun tawaran uangnya.

Di depan kerumunan wartawan dan tamu undangan, Topsy kemudian diberi makan wortel yang telah dicampuri dengan potasium sianida. Seolah tahu apa yang dihadapinya, Topsy sempat menolak makanan itu. 

Kaki Topsy kemudian ditempatkan di sebuah sandal tembaga konduktif sehingga ia bisa dengan mudah disetrum. Arus listrik sebesar 6.000 volt kemudian aliri ke tubuhnya. Sekitar 10 menit kemudian, Topsy terjatuh ke tanah dan tewas. Meskipun ia sudah dinyatakan meninggal, para pekerja masih mengencangkan tali di lehernya sampai 10 menit untuk memastikan.

Tubuh Topsy tergeletak di tanah setelah eksekusi

Di antara para pers yang datang saat itu, salah satunya adalah kru dari perusahaan film Edison Manufacturing yang memfilmkan eksekusi mati tersebut. Film penyetruman dan eksekusi mati Topsy itu lalu dirilis dan ditonton di kinetoscope dengan judul "Electrocuting an Elephant". Film dokumenter hitam putih tanpa suara itu sekaligus menjadi kematian hewan pertama yang difilmkan dalam sejarah. 

Beberapa orang meyakini bahwa eksekusi Topsy dengan cara penyetruman itu dilakukan dalam rangka membuktikan kehebatan persaingan antara teori dua inventor besar, Thomas Edison dan Nikola Tesla. Keduanya memang bersaing antara sistem DC (direct current) dengan AC (alternating current) yang diperkenalkan oleh Nikola Tesla.

Baca juga: Nikola Tesla dan Konspirasi Free Energy

Rupanya Edison menyadari bahwa generator AC telah menyebar luas ke seluruh negara tersebut dibandingkan dengan DC. Edison kemudian mulai melakukan propaganda yang mendiskreditkan temuan Tesla.

Thomas Edison

Edison kemudian mulai mempertanyakan mengenai keselamatan menggunakan sistem AC. Ia mengatakan bahwa Westinghouse akan membunuh konsumen mereka dalam 6 bulan setelah sistem itu dipasang di rumah-rumah mereka.

Untuk membuktikan hal ini, Edison kemudian mulai melakukan serangkaian uji coba dan demonstrasi AC currents dengan menggunakan berbagai hewan mulai dari anjing hingga kuda sebagai objek percobaan di laboratoriumnya di West Orange.

Meskipun difilmkan oleh perusahaan milik Edison, namun beberapa menyatakan bahwa tidak mungkin Thomas Edison menjadi bagian langsung dari eksekusi tersebut. Kehadirannya bahkan tidak disebutkan dalam laporan surat kabar .

Banyak yang percaya Topsy adalah korban dari Perang Arus yaitu arus arus searah dan arus bolak-balik antara Thomas Edison dan Nikola Tesla. Namun sesungguhnya Perang Arus sendiri sudah berakhir pada tahun 1890an.

Referensi:

https://en.wikipedia.org/wiki/Topsy_(elephant)
https://www.smithsonianmag.com/smart-news/topsy-elephant-was-victim-her-captors-not-really-thomas-edison-180961611/
https://www.thevintagenews.com/2018/08/18/topsy-the-circus-elephant/

12 Responses to "Kisah Tragis Topsy, Gajah Sirkus yang Dieksekusi Mati"

  1. Love mimin..
    Jadi kaya Enigma dong min
    Pake review dan panjang2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enigma memang blog terbaik, inspirasi mimin :))

      Delete
  2. Admin boleh request gak tentang kasus pembunuhan berantai cleveland,Ohio,AS yang dikenal dengan sebutan "Cleveland Torso Murders" atau " The Mad Butcher of the Kingsbury Run". Cerita menarik utk dibahas. Kalo Admin bersedia tolong dibahas ya min. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  3. Admin boleh request gak tentang kasus Pembunuhan Berantai di Cleveland,Ohio,AS yg dikenal dengan sebutan "Cleveland Torso Murders" atau The Mad Butcher Of the Kingsbury Run" cerita menarik utk dibahas. Mohon kesediaan Admin ya. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  4. Admin Boleh request tentang Pembunuhan Berantai di Cleveland,Ohio, As. Dikenal dgn Sebutan " Cleveland Torso Murders". Kasusnya menarik utk dibahas. Mohon. Kesediaan Admin ya. terima Kasih.

    ReplyDelete
  5. Admin bahas tentang kasus pembunuhan berantai di Cleveland Ohio,AS yg terjadi tahun 1930an. Dikenal dengan Sebutan " Cleveland Torso Murders " atau " The Mad Butcher of the Kingsbury Run". Menurut saya menarik utk dibahas.Terima Kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sarannya. Tungguin aja ya.. ^_^

      Delete
    2. Sama min. Terus menulis saya suka artikel2nya..

      Delete