Rahasia Harta Karun Nazi




Pada suatu pagi di tahun 1945, seorang gadis muda membukakan pintu rumahnya setelah terdengar ketukan berkali-kali. Di hadapannya berdiri seorang perwira Nazi yang tergesa-gesa memerintahkannya untuk menyiapkan wagon kereta kuda. Sejurus kemudian peti-peti berat dimasukkan ke dalamnya dan dibawa pergi. Menurut kisah yang beredar kotak peti itu berisikan emas dalam jumlah sangat besar yang kemudian dibawa entah ke mana...

Hjalmar Schacht, Presiden Reichsbank (Bank Sentral Jerman 1876-1945) pada Februari 1945 memerintahkan untuk mengirimkan sebagian besar cadangan emas yang dimiliki Nazi ke sebuah desa berjarak 200 mil dari selatan kota Berlin, Desa Merkers. Di sanalah tersembunyi batangan emas dan harta berharga lainya yang disimpan di bawah tanah di sebuah tambang kalium. Selain bongkahan emas, di sana juga disimpan beberapa karya seni berharga hasil jarahan dari negara-negara Eropa.

Dua bulan kemudian, Merkers ditangkap oleh Angkatan Darat Amerika Serikat dipimpin oleh Letnan Jendral George Patton atas laporan seorang warga sipil Perancis yang curiga pada akivitas aneh di tambang tersebut. Temuan itu segera berpindah tangan ke pemerintah Amerika.

Hjalmar Schacht

Di tambang itu ditemukan sebanyak 8.000 lebih emas dalam bentuk batangan beserta koin emas, perak, dan juga uang kertas. Nilai keseluruhan ditaksir sebesar lebih dari US$520 juta. Nilai yang sangat besar di tahun 1945 tentunya. Ini merupakan salah satu harta terbesar Nazi, tetapi banyak yang menduga masih banyak harta lainnya yang tersembunyi dan masih rahasia.

Pada awal April 1945 usai tewasnya Hitler, sekutu mulai masuk ke ibu kota Jerman. Para pimpinan Nazi kemudian memutuskan untuk memindahkan sisa harta yang ada di Reichsbank ke Oberbayern di Bavaria selatan. Di sana Nazi masih berharap dapat kembali bangkit. Sebanyak 9 ton emas termasuk di dalamnya 730 batang emas kemudian dikirimkan ke Oberbayern dan disembunyikan di sekitar Danau Walchensee dan menghilang.


Apakah Nazi Menyembunyikan Harta di Danau Toplitz?

Ida Weisenbacher (21) adalah seorang gadis muda yang tinggal di Pegunungan Alpen Austria. Pada suatu hari di bulan Mei 1945 ia menerima kunjungan mendadak dari seorang perwira Nazi. Beberapa hari sebelumnya pada 30 April 1945, pimpinan Nazi Adolf Hitler dan istrinya Eva Braun ditemukan tewas bunuh diri di dalam sebuah bunker.

Baca selengkapnya: Menguak Konspirasi Kematian Adolf Hitler

Menurut perwira yang datang itu, ia sedang terburu-buru dan membutuhkan gerobak (wagon) kereta kuda. Kereta kuda itu kemudian ditempatkan di sebelah kendaraan militer.

Beberapa orang tentara kemudian datang dan memasukkan puluhan kotak peti yang tampak sangat berat ke dalam gerobak tersebut. Pada kotak-kotak tadi terdapat tanda berupa huruf dan angka. Namun sang perwira tak memberitahukan perihal apa isi di dalam kotak-kotak tersebut.

Setelah muatan selesai, Weisenbecher diminta untuk membawa kereta kuda itu menuju ke Danau Toplitz. Danau Toplitz sendiri adalah sebuah danau yang dikelilingi oleh tebing dan hutan, lokasinya berada di dalam Pegunungan Alpen, Austria, sekitar 98 km dari Salzburg di barat Austria.

Danau Toplitz

Weisenbecher mengangkut muatan itu sampai 3 kali agar muatan terangkut seluruhnya ke danau. Pada saat bolak-balik itulah dirinya melihat para tentara Nazi membawa peti-peti itu dan menjatuhkannya ke dalam danau. Sejurus kemudian ketika selesai menjatuhkan peti-peti itu, mereka menghilang.

Selama Perang Dunia II, pasukan Jerman melakukan penyerangan ke beberapa negara Eropa. Saat itulah berbagai harta dijarah, salah satu di antaranya yang sangat terkenal adalah Amber Room yang hilang. Kalian bisa membacanya selengkapnya pada link di bawah ini.

Baca selengkapnya: Misteri Hilangnya Amber Room

Harta-harta rampasan perang ini kemudian digunakan untuk membiayai perang, namun dipercaya sebagian besar yang lainnya masih ada pada Nazi bahkan ketika usai Perang Dunia II.


Pencarian Harta Nazi yang Hilang

Sejak dikabarkan Nazi telah menenggelamkan sejumlah kotak peti berisikan emas di danau Toplitz, tidak terhitung lagi banyaknya para pemburu harta karun yang mencoba peruntungannya.

Pada tahun 1947 beberapa orang pemburu harta yang menyelam ke dalam danau yang memiliki ceruk gelap dan dalam ini menemui ajal. Setidaknya 14 orang penyelam tewas termasuk di antaranya seorang tentara Amerika tenggelam saat mencoba menyelam danau.

Pencarian harta di Danau Toplitz pada akhir 1940an

Pada tahun 1959, majalah Jerman Stern mengirim penyelam untuk menyelidiki apa yang ada di danau tersebut. Penyelam itu memang menemukan peti-peti, namun isinya bukanlah bongkahan emas, melainkan dokumen rahasia, mesin cetak, dan beberapa pound Inggris palsu.

Seorang penyelam Jerman disewa untuk melakukan penyelaman pada tahun 1963. Namun naas, sang penyelam tewas. Tak lama setelah itu pemerintah Austria segera menetapkan larangan untuk melakukan penyelaman di danau tersebut. Namun beberapa benda sempat ditemukan antara lain roket, senjata, ranjau, dan proyektil dari dalam danau.

Dua puluh tahun kemudian seorang ahli bologi, Prof. Hans Fricke melakukan penyelaman ke danau Toplitz dan menemukan lebih banyak barang. Mulanya profesor ini sama sekali tak tertarik dengan ide harta karun atau semacamnya, ia melakukan penyelaman setelah memperoleh izin untuk meneliti kehidupan bawah air. Namun ahli biologi ini malah mendapati banyak pounds palsu di dalam danau dan juga peralatan militer.

Penemuan dari danau Toplitz

Namun ini bukanlah akhir dari pencarian harta Nazi. Pada tahun 2003 silam, seorang penyelam amatir menemukan sebuah kuali terbuat dari emas padat kali ini di dasar Danau Chiemsee di Bavaria. Kuali itu tampak diukir dengan tokoh-tokoh Celtic kuno. Kuali seberat 23 pound itu ditaksir nilainya mencapai US$100.000.

Tampaknya sekarang pencarian tidak lagi terfokus di Danau Toplitz. Beberapa teori meyakini harta Nazi berada di danau atau lokasi lainnya di sekitar Jerman dan Austria.

Referensi :

https://coolinterestingstuff.com/lost-treasure-nazi-gold-and-treasure
https://dailyarchives.org/index.php/focus/1894-at-least-fourteen-divers-have-died-trying-to-find-hitler-s-secret-gold-stash-in-lake-toplitz

0 Response to "Rahasia Harta Karun Nazi"

Post a Comment