Menguak Konspirasi Kematian Adolf Hitler




Selama puluhan tahun banyak desas-desus beredar bahwa Hitler berhasil selamat dari kepungan tentara Uni Soviet pada akhir April 1945. Dalam sebuah teori konspirasi yang terkenal disebutkan bahwa pimpinan Nazi itu telah memalsukan kematiannya sendiri dan berhasil melarikan diri ke Argentina. Sang fuhrer kemudian hidup di sana bersama istrinya, Eva Braun. Benarkah?

Tampaknya semua buku sejarah sepakat bahwa Adolf Hitler, telah tewas bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri di sebuah bunker di Reichskanzlei pada 30 April 1945. Sementara itu istrinya yang baru saja dinikahinya, Eva Braun juga tewas dengan cara yang tak kalah dramatis, ia menenggak pil sianida.

Hari itu tanggal 30 April 1945, pasukan tentara merah Uni Soviet mulai merangsek masuk ke Berlin. Para tentara itu terus mengepung Berlin hingga jarak sangat dekat dengan bunker Hitler. Sang fuhrer terkepung dan ia hampir tak dapat berkomunikasi dengan sisa pasukannya. Sadar bahwa situasinya makin genting dan nyawanya berada di ujung tanduk, sore itu Hitler akhirnya melaksanakan rencana terakhirnya.

Adolf Hitler dan Eva Braun

Bersama dengan istrinya ia kemudian masuk ke ruang kerja. Di sanalah sang pimpinan Nazi mengakhiri hidupnya. Sebuah pistol diarahkan ke kepalanya dan ditembakkan. Istrinya berada tak jauh dari sana melakukan aksi yang tak kalah dramatis. Sianida menjadi pengakhir hidupnya.

Sebelumnya rupanya Hitler telah berwasiat pada para bawahannya untuk membakar jasadnya. Tampaknya sang pemimpin Nazi ini tak ingin jenazahnya kelak diperlakukan seperti Benito Mussolini, pemimpin fasis Italia yang jasadnya digantung terbalik di jalanan umum dan menjadi bulan-bulanan rakyat yang marah.

Tak lama setelah keduanya tewas, sesuai wasiat jasad Hitler dan istrinya dibawa menaiki tangga melalui pintu keluar melewati pintu darurat. Jasad itu kemudian disiram bensin dan dibakar di taman Reich Chancellery, lokasinya berada di luar bunker.

Dalam sebuah arsip Uni Soviet menunjukkan bahwa sisa jasad yang dibakar itu dikebumikan. Pada tahun 1970, dilakukan penggalian, kremasi, dan terakhir abunya disebar.

Reruntuhan Fuhrerbunker, tempat di mana Hitler menghabiskan hari-hari terakhirnya

Tampaknya ini merupakan akhir dari kisah hidup sang diktator. Namun orang-orang mulai bertanya-tanya kemungkinan Hitler melarikan diri. Selain itu pula berkembang teori-teori liar yang meyakini bahwa Hitler memang tidak meninggal. Ia telah memalsukan kematiannya dan berhasil melarikan diri dengan kapal selam ke Argentina.

Seorang sejarawan dan juga penulis, Gerrard William menyatakan ada kemungkinan Hitler dan Braun berhasil melarikan diri saat invasi pasukan sekutu datang.

Bagaimana bisa beberapa pihak meragukan kematian Hitler? Rupanya memang ada beberapa kejanggalan dan celah dari catatan sejarah. 


Kronologi Kematian yang Kabur

Faktanya adalah tak ada satu pun juga orang yang melihat sendiri aksi bunuh diri Hitler dan Braun.  Selain itu juga tidak ada foto jasad keduanya sebelum dibakar. Hal ini kemudian menjadi perdebatan panjang.

Beberapa kronologi kematian yang beredar pun sungguh tak konsisten. Ada yang mengatakan sang fuhrer menembak kepalanya, beberapa menyatakan ia menembak tepat di bagian mulutnya. Sementara itu ada yang percaya Hitler sempat menenggak sianida sebelum akhirnya menembak dirinya sendiri.

Kondisi bunker tempat Hitler dan Braun bunuh diri

Seorang mantan operator Hitler, Rochus Misch suatu ketika memberikan kesaksian. Ia mengaku berada di ruangan sebelah tempat Hitler bunuh diri.

"Aku berada di kamar sebelah ketika ia (Hitler) menembak dirinya sendiri. Aku tak mendengar suara tembakan. Tapi begitu kubuka pintu, aku melihat mayat. Kepala Hitler merosot di atas meja dan Braun duduk dia atas sofa dengan lutut ditarik ke dadanya, kepalanya berpaling ke arah Hitler. Dia mengenakan gaun biru tua."


Investigasi yang Aneh

Sebuah dokumen kematian Hitler menunjukkan bahwa FBI telah menginvestigasi kemungkinan pimpinan Nazi itu selamat. Mereka mencatat bahwa ada sebuah kapal misterius yang meninggalkan pantai Argentina segera setelah kematian Hitler pada penghujung April 1945.

Selain itu pula pada akhir tahun 1945, pihak berwenang Argentina mengirimkan konfirmasi pada pihak otoritas Washington DC bahwa Hitler dan Braun mungkin telah mendarat di negara mereka.

Tak hanya itu saja, FBI dalam laporan penyelidikannya mengatakan Hitler melarikan diri ke Argentina menggunkan kapal selam dan sempat menikmatai makan di Melody Lane Restaurant. Tetapi tak pernah disebutkan dari mana sumber laporan ini, tetapi yang jelas laporan ini telah diserahkan kepada J. Edgar, pimpinan FBI.

Laporan investigasi FBI

Bob Baer, mantan agen CIA juga menyebutkan pimpinan Nazi tersebut telah memalsukan kematiannya sendiri, melarikan diri ke Canary Island dengan pesawat, dan akhirnya tiba di Argentina.

Sementara itu hasil investigasi pada fragmen tengkorak yang disimpan di museum Rusia menunjukkan bahwa fragmen itu tak cocok dengan DNA Hitler maupun Braun. Para ahli dari University of Connecticut menyatakan bahwa fragmen tersebut adalah milik seorang wanita berusia kurang dari 40 tahun.


Kesaksian-Kesaksian 

Pemimpin Uni Soviet, Joseph Stalin pada suatu konferensi Postdam di tahun 1946 mengatakan bahwa Hitler tidak meninggal. Jawaban ini keluar saat Presiden Harry S. Truman menanyainya perihal apakah dirinya yakin pimpinan Nazi itu memang sungguh telah meninggal dunia.

Tahukah kalian bahwa dalam rentang puluhan tahun sejak diberitakan tewas bunuh diri, banyak kesaksian orang-orang yang menyakatan telah melihat Hitler. Tak tanggung-tanggung, dalam sebuah dokumenter bahkan terdapat daftar nama orang-orang yang memberikan kesaksiannya ini.

Dalam dokumenter tersebut konon Hitler dan istrinya mendiami sebuah rumah besar di Inalco hingga ia meninggal di sana tahun 1962.

Rumah yang disebut-sebut didiami Hitler

Selain itu pula rupanya orang-orang Nazi lainnya, Adolf Eichmann dan Joseph Mengele diisukan telah lebih dulu melarikan diri ke Argentina dan tinggal di sana. Isu ini kian kuat karena dikaitkan dengan presiden Argentina kala itu, Juan Peron.

Dalam sebuah buku karya Grey Wolf disebutkan bahwa Peron menerima bantuan dana yang sangat besar dari Hitler selama bertahun-tahun. Hal inilah yang membuat dirinya disebut rela menolong Hitler dengan menyembunyikannya di negaranya. Parahnya, Argentina disebut tak pernah secara aktif melakukan pencarian.

Sementara itu, konspirasi lain mengatakan bahwa orang yang meninggal bunuh diri bukan Hitler melainkan kembarannya. Sepanjang Hitler berkuasa, memang ada beberapa orang yang memiliki fisik dan wajah nyaris serupa dengan sang fuhrer. Salah satunya adalah Gustav Weler.



Namun selain Weler, tentu masih banyak yang lainnya. Mungkinkah ia menciptakan sebuah skenario bunuh diri dengan menggunakan salah satu orang yang mirip dengan dirinya?


Konspirasi Kematian Adolf Hitler Akhirnya Terkuak ?

Segala teori konspirasi kematian Hitler akhirnya terjawab karena gigi. Pada awal Mei 1945 pasukan Soviet yang sampai ke dekat bunker Hitler menemukan gigi yang kemudian diberikan kepada asisten dokter gigi Kathe Heusermann. Identifikasi itu tidak mengalami suatu kesulitan berarti, apalagi dokter gigi pribadi Hitler, Hugo Blaschke mengkonfirmasi informasi itu juga pada pihak sekutu.

Kondisi gigi Hitler rupanya sangat buruk. Itulah mengapa ada dokter gigi yang selalu siap sedia di bunkernya. Selama ini rangkaian gigi itu tersimpan di Moskow, Rusia. Namun baru-baru ini pihak Rusia mengizinkan untuk memeriksanya. Tim patolog Perancis yang kemudian melakukan pemeriksaan.



Ini adalah pertama kalinya rangkaian gigi itu diperiksa secara keseluruhan setelah lebih dari 70 tahun peristiwa bunuh diri Hitler terjadi. 

Philippe Charlier, salah seorang ahli patologi yang melakukan pemeriksaan menyatakan bahwa mereka meyakini bahwa gigi-gigi itu memang asli milik Hitler. Hal ini sekaligus mengkonfirmasi kebenaran bahwa Hitler memang meninggal dunia tahun 1945. 

"Set gigi itu tidak menunjukkan adanya jejak daging, yang memperkuat bukti bahwa memang gigi itu milik Hitler (Hitler adalah seorang vegetarian). Hasil penelitian ini kemudian diterbitkan di European Journal of Internal Medicine.

Namun apakah segala teori konspirasi kematian Adolf Hitler akan berhenti sampai di sini? Percayalah itu tidak akan terjadi.

Referensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Kematian_Adolf_Hitler
https://www.liputan6.com/global/read/3627519/10-teori-konspirasi-paling-terkenal-tentang-kematian-adolf-hitler
https://www.historicmysteries.com/did-adolf-hitler-survive/
https://sains.kompas.com/read/2018/05/23/050500123/akhir-dari-teori-konspirasi-gigi-pastikan-kematian-hitler-tahun-1945


0 Response to "Menguak Konspirasi Kematian Adolf Hitler"

Post a Comment