Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Misteri Pembunuhan di Kabin 28 Keddie




Sheila Sharp kembali ke rumahnya di Kabin 28, Keddie setelah semalam menginap di rumah seorang teman. Pagi itu adalah hari minggu di mana ia bergegas ingin mengambil pakaiannya untuk pergi ke gereja. Saat memasuki rumahnya yang tak begitu besar, ia dikejutkan dengan pemandangan di depan matanya. Ibu, kakak, dan juga teman kakaknya bergelimpangan di lantai ruang tengah dalam kondisi terikat, berlumuran darah, dan tak lagi bernyawa!

Glenna Sharp atau yang akrab disapa Sue adalah seorang ibu dari 5 orang anak. Pada tahun 1979, ia diusir pergi oleh suaminya, James Sharp, seorang angkatan laut yang terkenal tempramental dan kasar. Sue kemudian membawa serta kelima anaknya, Johnny, Sheila, Tina, Rick, dan Greg mencari tempat tinggal. Sue sempat tinggal di sebuah trailer di Quincy, California, sebelum akhirnya menyewa sebuah kabin di Keddie pada November 1980.

Glenna "Sue" Sharp bersama dengan kelima anaknya

Kabin nomor 28 yang mereka tempati itu terletak di Resort Keddie, Plumas County, California. Kabin yang terletak di area dekat hutan itu memang memiliki lingkungan dengan pohon-pohon besar di sekitarnya. Tinggal di kabin yang memiliki 3 kamar tidur itu tentu saja jauh lebih nyaman dibanding hidup di trailer.

Kabin 28, Keddie, Plumas County, California

Malam itu tanggal 11 April 1981, anak tertua Sue, John menghabiskan harinya di Quincy bersama dengan seorang teman bernama Dana Wingate. Menurut keterangan beberapa orang keduanya terakhir kali terlihat berjalan sepanjang State Route 70 sebelum akhirnya kembali ke rumah John di Kabin 28. Tampaknya temannya, Dana berencana untuk menginap.

Di rumah itu ada Sue dan putrinya Tina. Sedangkan anak-anaknya yang lain sedang menginap di Kabin 27 milik keluarga Seabolts. Tidak ada yang menyangka bahwa malam itu terjadi peristiwa mengerikan yang akan mengguncang wilayah Keddie hingga tempat itu terkenal sebagai tempat pembunuhan bahkan setelah puluhan tahun berlalu.

Sekitar pukul 7.45 keesokan paginya, Sheila, putri Sue yang berusia 14 tahun kembali ke rumah setelah semalam menginap di rumah temannya. Ia pulang ke rumah untuk mengambil pakaian karena dirinya akan segera berangkat ke gereja. Tidak ada hal ganjil di luar rumah sampai akhirnya ia menginjakkan kakinya di ruang tengah rumah itu.

Sheila seperti tak percaya dengan apa yang disaksikannya. Ibunya, kakaknya John, dan teman kakaknya Dana ditemukan tak lagi bernyawa dan dalam kondisi mengenaskan. Semua korban ditemukan dalam kondisi terikat, penuh luka tusukan, dan juga pukulan di kepala. Darah berceceran di mana-mana.



Situasi di TKP, Kabin 28 Keddie


Pembunuhan itu sangat brutal, di mana di TKP penuh dengan perabotan yang sudah diacak-acak dan dirusak, ditemukan pula beberapa barang bukti pisau dengan noda darah dan juga palu yang diduga merupakan alat untuk menghabisi para korban. Salah satu pisau bahkan ditemukan bengkok hingga 25 derajat. 

Seorang komandan sheriff bernama Rod De Crona yang datang ke TKP menjelaskan situasi di dalam kabin tersebut. Ia mengatakan bahwa darah berceceran di mana-mana, semua korban ampak dipukuli bertubi-tubi dengan palu cakar dan juga ditikam berulang kali dengan menggunakan pisau steak.

Barang bukti yang ditemukan di TKP

Namun di rumah itu mereka tak menemukan Tina Sharp, anak perempuan Sue. Tina menghilang tanpa jejak. Sementara itu, beberapa orang segera dicurigai sebagai dalang di balik peristiwa pembantaian mengerikan ini. Orang-orang itu adalah Martin Smartt, tetangga keluarga Sharp yang juga memiliki kedekatan dengan polisi lokal dan Bo Boubede, seorang penembak dari Chicago dan beberapa orang yang diduga pernah menjalin asmara dengan Sue juga diselidiki. Namun meskipun demikian, tidak ada seorang pun yang ditahan atas peristiwa ini. Kasus ini menemui jalan buntu.

April 1984, tiga tahun setelah peristiwa naas itu, ditemukan tulang belulang manusia di Feather Fall 29 mil dekat Camp Eighteen, Butte County. Tak lama setelah penemuan tersebut diumukan dan polisi tengah menyelidiki identitas dari tulang-tulang itu, sebuah panggilan telepon misterius datang.



Sebuah panggilan datang di jalur 911. Penelepon tanpa identitas itu mengatakan bahwa pemilik tulang belulang itu tak lain adalah Tina Sharp, putri Sue Sharp yang menghilang tiga tahun yang lalu. Bagaimana penelepon misterius itu dapat tahu hal tersebut bahkan polisi belum selesai melakukan identifikasi.

Namun ironisnya setelah penemuan tulang belulang Tina Sharp tersebut, kasus ini justru tak lagi terdengar. Tak ada lagi informasi kelanjutan kasus atau penangkapan seseorang yang dilakukan oleh pihak berwajib. Tidak diketahui siapa pelaku pembantaian sadis ini, apa motifnya, dan mengapa jasad Tina Sharp sampai dibawa sejauh itu, apa tujuannya? Dan mengapa polisi tak dapat mengungkap kasus yang bahkan meninggalkan bukti fisik sebanyak itu di TKP?



Kasus ini segera menjadi salah satu kasus tak terpecahkan. Pada tahun 2004, Kabin 28 tempat pembunuhan itu terjadi dihancurkan bersama dengan beberapa bangunan di dekatnya.

Pada November 2016 yang lalu, People Magazine Investigates merilis sebuah episode khusus yang membahas misteri kasus pembunuhan di Kabin Keddie. Beberapa bukti dan informasi terkait peristiwa itu kemudian dibongkar kembali.

Pertama adalah dugaan bahwa tersangka pembunuh tak lain adalah Martin Smarrt. Menurut People Magazine salah satu motif Martin menghabisi Sue tak lain adalah karena dirinya marah lantaran Sue ikut campur terkait pernikahannya.

Martin "Marty" Smartt

Setelah peristiwa pembunuhan itu rupanya Marty menulis sebuah surat yang ditujukan kepada Marilyn, istrinya yang diungkap ketika kasus ini kembali dibuka tahun 2013 lalu.

"I've paid the price of your love and now that I've bought it with four people lives, you tell me we are through.. Great! What else do you want?"

Surat bertulisan tangan Marty Smartt yang ditujukan pada Marilyn, istrinya

Meskipun Marilyn mengklaim dirinya tak pernah menerima surat itu dan tak tahu menahu mengenai keberadaan surat tersebut, namun ia juga tak membantah bahwa tulisan di atas kertas itu adalah benar tulisan tangan milik Martin Smartt. Namun anehnya pengakuan ini tak pernah digunakan oleh penyidik untuk menjerat Smartt.

Sementara itu, terdapat pula sebuah palu yang ditemukan berada di dalam sebuah kolam yang berlokasi di dekat area kabin. Seorang pria menemukannya dengan menggunakan metal detector. Palu itu memiliki deskripsi yang sama dengan yang pernah diklaim oleh Martin Smartt.

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/Keddie_murders
https://the-line-up.com/keddie-murders-cabin-28

Eya
Eya Mystery and World History Enthusiast

3 komentar untuk "Misteri Pembunuhan di Kabin 28 Keddie"