Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Time Traveller Benar-Benar Ada?




Pada tahun 2000 forum internet ramai dengan kisah mengenai John Titor yang mengklaim berasal dari tahun 2036 dengan misi mengambil komputer IBM 5100. Kemudian pada tahun 2003, kisah seorang pria bernama Andrew Carlssin yang berasal dari tahun 2256 menyeruak ke publik berkat kemenangannya berturut-turut dalam trading beresiko di Wall Street. Beberapa foto dari masa lalu juga disebut-sebut menangkap sosok para penjelajah waktu. Benarkah para Time Traveller ini sungguh nyata? 

Tema Time Traveller (Penjelajah Waktu) selalu menarik perhatian, khususnya bagi para penggemar kisah science fiction. Penjelajah waktu adalah orang-orang yang dipercaya melakukan perjalanan lintas waktu baik dari masa lalu atau pun masa depan. 

Istilah "Time Traveller" sebenarnya pertama kali dipopulerkan oleh H.G. Wells. Wells adalah seorang penulis novel asal Inggris yang mulai menggunakan istilah ini dalam salah satu novelnya yang berjudul The Time Machine tahun 1895. Dalam novel tersebut dikisahkan ada seorang ilmuwan yang mendapati dirinya berada di tahun 802701 Masehi. Pada saat itu, ternyata hanya ada 2 macam ras manusia di dunia ini yaitu Eloi dan Morlock di mana Eloi menjadi perburuan bagi Morlock karena kaum ini ternyata sumber makanan.

The Time Machine-H.G Wells

Sejak saat itulah istilah ini menjadi populer dan mulai banyak digunakan pada penulis untuk menuliskan kisah serupa mengenai orang yang berhasil melakukan penjelajahan waktu. Salah satu film mengenai time traveller yang terkenal dan familiar adalah kisah kucing masa depan Doraemon.

Doraemon dan Mesin Waktunya

Beberapa orang meyakini bahwa kisah mengenai para penjelajah waktu memang benar adanya. Apalagi banyak beredar kisah mengenai mereka, belum lagi ditambah dengan beberapa foto yang beredar di dunia maya yang diklaim sebagai foto dari para penjelajah waktu tersebut yang sedang memakai atau menggunakan alat yang belum ada di zamannya. Selain itu pula pendapat para pakar fisika meyakini bahwa kemungkinan penjelajahan waktu memang benar adanya.

Namun apakah benar time traveller itu benar-benar ada? Atau hanya sebuah cerita rekaan yang dibesar-besarkan? Adakah bukti konkret yang mendukung dan membuktikan bahwa manusia bisa melakukan penjelajahan lintas waktu?


Fenomena Para Penjelajah Waktu dan Foto-Foto Kontroversial



Beberapa nama seperti Andrew Carlssin, John Titor, serta Rudolph Fentz merupakan orang-orang tersohor di jagad internet sebagai manusia yang diduga telah melintasi waktu. Meskipun demikian, beberapa bukti telah menyatakan bahwa kisah-kisah tersebut hanyalah hoax. Contohnya saja Andrew Carlssin yang ternyata berita mengenai dirinya adalah buatan dari sebuah majalah Weekly World News yang memang terkenal membuat berita hoax.

Sementara itu kisah John Titor yang mengaku sebagai prajurit Amerika dari tahun 2036 juga kisahnya tidak dapat dipertanggung jawabkan. Begitu juga dengan Rudolph Fentz yang ramai diperbincangkan mengalami kecelakaan di Times Square New York ternyata hanyalah seorang tokoh fiksi dari cerita "I'm Scared" dari tahun 1952.

Fantasi para penggemar penjelajahan waktu ternyata juga tidak cukup sampai di situ. Beberapa waktu belakangan muncul pula beberapa foto yang diduga merupakan para penjelajah waktu yang tertangkap kamera.

Seperti misalnya foto dari tahun 1941 di mana terlihat kerumunan orang. Di antara kerumunan itu terlihat seorang pria dengan tampilan yang sangat berbeda dengan yang lainnya. Ia menggunakan pakaian masa kini dengan kaca mata dan juga telepon genggam. Namun setelah dikonfirmasi ternyata pada saat itu penampilan seperti itu memang telah ada. Sementara yang dipegang pria tersebut bukanlah telepon genggam.



Foto yang lainnya yaitu datang dari tahun 1938. Pada foto tersebut terlihat seorang wanita sedang memegang sebuah benda yang mirip telepon genggam dan kemudian menempelkannya pada telinga seolah-olah sedang menelepon. Foto tersebut diambil dari sebuah pabrik di mana suasananya yaitu orang-orang yang baru keluar pabrik. Wanita ini adalah buruh yang bekerja di sana. Namun belakangan diketahui melalui cucu wanita tersebut bahwa sang nenek hanyalah menggunakan alat bantu dengar.




Para Ilmuwan dan Mesin Waktu

Adanya kemungkinan untuk melakukan perjalanan melintas waktu ternyata juga amat menarik minat para ilmuwan dan peneliti untuk meneliti hal ini. Salah satunya yaitu seorang Profesor Fisika asal University of Connecticut bernama Ronald Mallett. Mallett terobsesi untuk menciptakan sebuah mesin waktu karena kerinduannya akan ayahnya yang telah meninggal dunia saat ia masih kecil.

Demi mengobati rasa rindu pada sang ayah itulah, ia bertekad untuk kembali ke masa lalu. Ia kemudian mencoba menciptakan sebuah mesin waktu dengan menggunakan sinar laser yang ternyata menurutnya terinspirasi dari persamaan Einstein.

Professor Ronald Mallett
Percobaan Professor Mallett ini menggunakan putaran gravitasi yang ia ciptakan sendiri. Putaran gravitasi itu kemudian digunakan untuk digunakan untuk membengkokkan ruang dan waktu yang nantinya akan berbentuk sebuah lingkaran yang dapat dimasuki menuju dimensi lain.

Meskipun tampak dapat dicoba, ternyata mesin waktu ini menurutnya memiliki kelemahan fatal yaitu mesin ini tidak akan dapat kembali ke masa sebelum mesin dinyalakan yang artinya kemungkinan orang yang mencobanya tidak akan pernah kembali lagi.

Sementara itu, Albert Einstein sendiri melalui teori relativitasnya. Menurut Einstein, jika kita ingin menjelajah waktu, berarti kita harus bergerak dengan sangat cepat. Misanya saja kita kita pergi dari Bumi dari tahun 2017-2049 dengan kecepatan 95% dari kecepatan cahaya atau sekitar 285.000 km per detik. Maka jika kita kembali lagi ke bumi maka kalender akan menunjukkan tahun 2027. Yang artinya kita akan lebih muda 22 tahun. Inilah yang disebut dengan pelebaran waktu.

Meskipun hal tersebut terdengar memungkinkan, namun tahukah kalian jika hal tersebut masih sangat mustahil mengingat teknologi yang belum sampai ke sana. Meskipun suatu saat ada teknologi yang bisa membawa manusia dengan kecepatan tersebut pun, tubuh manusia dipastikan tidak akan mampu untuk menahan tekanan yang disebabkan oleh kecepatan tersebut.

Jadi bisa dikatakan bahwa sampai saat ini belum ada bukti kuat dan dapat dipertanggung jawabkan mengenai adanya para penjelajah waktu. Rancangan dan pembuatan mesin waktu pun belum mengalami perkembangan yang cukup berarti. Jadi dapat dikatakan bahwa kisah-kisah Time Traveller yang selama ini digembar-gemborkan hanyalah cerita fiksi belaka.

Eya
Eya Mystery and World History Enthusiast

Posting Komentar untuk "Apakah Time Traveller Benar-Benar Ada?"