7 Mumi Paling Fenomenal di Dunia




Manusia yang telah meninggal dunia sejatinya akan mengalami proses pembusukan yang memang akan terjadi secara alami. Dalam beberapa kasus bahkan proses tersebut dapat berlangsung lebih cepat yang artinya hanya membutuhkan waktu beberapa tahun saja sampai akhirnya jasad manusia tersebut benar-benar tak lagi tersisa.

Namun ada beberapa jasad manusia yang mengalami pengawetan secara menakjubkan. Jasad-jasad dari manusia yang telah meninggal dunia ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu masih tetap utuh. Sebagian dari mayat-mayat tersebut memang sengaja diawetkan melalui serangkaian proses pengawetan mayat, namun sebagiannya lagi mengalami pengawetan secara alamiah.

Sekarang kita akan menjelajah mulai dari Capuchin Catacombs di Italia hingga Museum Mumi di Mesir, inilah 7 mumi paling fenomenal dan mengagumkan di dunia.


1. Firaun Ramses II


Firaun Ramses II boleh jadi adalah Firaun paling terkenal dalam sejarah. Firaun ini dikenal juga sebagai Raja Mesir yang berkuasa pada sekitar tahun 1279-1213 atau pada masa Nabi Musa. Kisah mengenai Nabi Musa dan Firaun sangat dikenal khususnya bagi umat Islam dan diabadikan dalam ayat-ayat Al-Quran.

Dikisahkan bahwa Ramses II yang terkenal akan kesombongannya itu akhirnya tenggelam di Laut Merah setelah Nabi Musa membelah lautan dengan tongkatnya. Ribuan tahun kemudian mumi yang diduga tak lain adalah Ramses II ditemukan. Ajaibnya meskipun telah berusia ribuan tahun, jasad dari mumi ini masih utuh, bahkan termasuk rambutnya.

Pada tahun 1975, pemerintah Prancis melakukan penelitian terhadap mumi ini atas persetujuan pemerintah Mesir. Mumi ini kemudian dibawa ke Pusat Purbakala yang ada di Prancis. Penelitian yang dilakukan dipimpin oleh seorang ahli gastraoenterology bernama Maurice Bucaille.


2. Lady Dai Xin Zhui


Xin Zhui atau Lady of Dai atau Marquis of Dai adalah seorang wanita yang hidup pada masa Dinasti Han tahun 163 Sebelum Masehi. Wanita bangsawan ini meninggal dunia di usia 50 tahun karena serangan jantung. Ia juga ternyata menderita tekanan darah tinggi, stroke, dan juga diabetes.

Wanita ini kemudian dimakamkan di Hunan, China. Jasadnya diselimuti oleh 20 lapis kain sutra. Selain itu pula peti matinya dilapisi dengan arang dan tersegel dengan tanah liat dengan tujuan agar tidak ada bakteri yang masuk yang dapat mempercepat pembusukan.

Jasad Lady of Dai ini kemudian ditemukan pada tahun 1972 oleh sekelompok penggali di sebuah bukit bernama Mawangdui di Changsha, Hunan, China. Dan yang paling menakjubkan tentu saja bahwa jasad yang telah berusia lebih dari 2100 tahun itu masih utuh dengan rambut dan juga kulit yang masih menempel sempurna. Bukan hanya itu saja, setelah dilakukan pemeriksaan organ dalam, ditemukan 138 biji melon dari perutnya. Kuat dugaan wanita yang diperkirakan meninggal di usia 50 tahun tersebut mengkonsumsi buah melon 3-4 jam sebelum kematiannya.

Penemuan mumi Lady Dai Xin Zhui dari China ini merupakan salah satu penemuan bidang arkeologi yang paling penting dan berpengaruh di abad 20.


3. The Tollund Man


Bagi kalian yang sebelumnya sudah pernah membaca Misteri Bog Bodies yaitu penemuan mumi di rawa-rawa di Eropa pasti sudah tidak asing lagi dengan mumi yang satu ini. Mumi yang ditemukan di Desa Tollund, Denmark pada tahun 1950 dan dinamai sesuai dengan tempat ditemukannya ini benar-benar sangat mengejutkan.

Mumi ini sama sekali tidak melalui proses mumifikasi seperti pembalseman atau proses buatan lainnya. Mumi ini benar-benar terbentuk secara alami. Mumi-mumi Bog Bodies memang ditemukan di rawa-rawa yang tersebar di wilayah Eropa. Nah, rawa-rawa inilah yang memiliki andil besar bagi pengawetan jasad-jasad bog bodies karena rawa gambut tersebut mengandung senyawa tanin yang dapat mematikan bakteri dan mencegah radikal bebas.

Untuk The Tollund Man sendiri diperkirakan berasal dari tahun 350 sebelum masehi yang diketahui setelah dilakukan uji karbon. Bekas tikaman dan juga tali yang menjerat leher pada mumi ini disinyalir merupakan bukti bahwa ia adalah korban pembunuhan.


4. La Doncella


La Doncella atau The Maiden atau The Children of Llullaillaco adalah mumi anak perempuan yang ditemukan pada tanggal 16 Maret 1999 oleh arkeolog bernama Johan Reinhard dan timnya. Mumi yang ditemukan dalam posisi seperti duduk bersila ini ditemukan di puncak Mount Llullaillaco pada ketinggian 22,000 kaki atau sekitar 6.739 meter. Gunung ini berada di perbatasan antara Chile dan Argentina.

Saat dilakukan penelitian, mumi dari jasad anak perempuan ini diperkirakan berusia 15 tahun saat meninggal dunia. Dan yang mengejutkan adalah kenyataan bahwa dirinya adalah korban persembahan.

Ya, anak ini rupanya berasal dari suku Inca. Jadi pada masa itu sekitar tahun 1530, anak-anak  suku Inca yang terpilih (sebagian besar karena faktor fisik yang baik) akan dibawa ke puncak gunung dan dijadikan perembahan suatu ritual tradisi kepercayaan.

Mumi La Doncella sungguh fenomenal karena jasad mayat benar-benar utuh dengan kulit dan rambut yang masih dalam kondisi baik meski telah berusia sekitar 500 tahun. Bukan hanya itu saja, organ dalam mumi ini sama sekali tidak hancur, bahkan di jantungnya ditemukan darah yang membeku.


5. Rosalia Lombardo


Rosalia Lombardo adalah seorang anak perempuan yang belum genap berusia 2 tahun saat meninggal dunia pada 6 Desember 1920 karena penyakit pneunomia. Ayah Rosalia, Mario Lombardo yang amat terpukul dengan kematian putri kecilnya itu kemudian meminta seorang alkemist di Sisilia untuk mengawetkan mayat Rosalia.

Dr. Alfredo Salafia, nama alkemist itu kemudian melakukan pengawetan mayat menggunakan cara yang ia rahasiakan. Hasilnya, mayat Rosalia yang telah berusia hampir 100 tahun tersebut masih utuh. Ia adalah salah satu mumi dengan pengawetan terbaik yang pernah ada. Saat ini mumi Rosalia Lombardo tersimpan di Capuchin Catacombs, Sisilia, Italia.

Mumi Rosalia Lombardo menarik minat banyak wisatawan untuk melihat secara langsung. Apalagi ada desas-desus yang beredar luas bahwa mumi yang berjuluk "The Sleeping Beauty" ini mampu membuka dan menutup matanya sendiri. Baca selengkapnya di sini.


6. Vladimir Lenin


Vladimir Ilyich Lenin adalah salah satu pemimpin negara yang jasadnya diawetkan selain tentu saja ada nama-nama terkenal lainnya seperti contohnya Stalin, Mao Zedong, Ho Chi Minh, dan Kim Jong-Il.

Lenin meninggal dunia pada tahun 1924, dan aas ide dari para petinggi komunis saat itu, kaum Bolsheviks, akhirnya mereka sepakat untuk "mengabadikan" jasad pemimpin komunis Sovyet pertama tersebut. Ide pengawetan dengan pembalseman sendiri terinspirasi dari penemuan mumi Tutankhamun di Mesir yang ditemukan pada tahun 1922.

Jasad Lenin yang berusia hampir 100 tahun saat ini berada di Mausoleum Lenin. Dahulunya setiap tahun pakaian yang dikenakan pada mumi ini akan diganti setiap tahun, namun sekarang berubah menjadi setiap 5 tahun sekali. Pada masa-masa tertentu bahkan diganti tiap 6 tahun sekali. Pada tahun 2016 yang lalu, Rusia menganggarkan biaya yang luar biasa besar untuk merawat jasad Lenin ini yaitu sebesar US$200.000 atau sekitar 3 Milyar.


7. St. Bernadette Soubirous


Jasad St. Bernadette mungkin adalah jasad yang mengalami mumifikasi yang sangat sempurna dan paling cantik yang pernah ada. Jasad biarawati ini masih utuh dan terlihat sangat segar seperti baru saja meninggal dunia. Padahal, ia telah meninggal dunia pada 16 April 1879. Itu artinya usia jasad ini telah menginjak 139 tahun.

Tubuh mungilnya dibalut dalam jubah biarawati dan menggenggam kalung Rosario. Seorang peneliti yang pernah melakukan penelitian pada jasad St. Bernadette menyatakan bahwa organ tubuh, kuku, hingga gigi masih utuh sempurna. Bahkan bila diperhatikan secara seksama maka akan terlihat gurat darah di tangannya. Saat ini jasad St. Bernadette berada di St. Gildard, kota Nevers, Prancis.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "7 Mumi Paling Fenomenal di Dunia"

Posting Komentar