Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kasus Misterius Pimlico




Seorang pria ditemukan tewas mengenaskan dengan perut penuh dengan cairan kloroform. Sang istri yang sebelumnya meminta tolong untuk membelikan cairan itu atas resep dokter kemudian dituduh sebagai dalang pembunuhan. Belum lagi rumor yang menyebutkan ia memiliki hubungan istimewa dengan pria lain tambah membuat posisinya sulit saat pemeriksaan. Namun kemudian ia dinyatakan tak bersalah...

Adelaide Blanche Bartlett adalah seorang wanita muda asal Prancis yang dinikahi oleh seorang pengusaha kaya raya bernama Edwin Thomas Bartlett. Pernikahan mereka dilangsungkan pada tahun 1875, pada ada saat itu Adelaide masih berusia 20 tahun, terpaut 10 tahun lebih muda dari suaminya. Mereka kemudian tinggal di distrik Pimlico, London.

Adelaide Blanche Bartlett

Kabar angin menyebutkan bahwa ayah Adelaide menjadi kaya mendadak setelah pernikahan putrinya. Sementara itu, keluarga Bartlett tampak tak menyukai Adelaide. Tahun 1881, Adelaide mengalami keguguran tetapi Thomas menolak perawat yang akan memanggilkan dokter pria yang akan menangani istrinya. Tampaknya ia tak suka bila ada pria yang mendekati istrinya.

Pada tahun 1885, pasangan suami istri ini bertemu dengan George Dyson, seorang pendeta yang kemudian menjadi tutor Adelaide dan juga konselor bagi Edwin dan Adelaide. George dahulunya adalah seorang menteri Wesleyan. Hubungan persahabatan antara pasangan suami istri ini dengan George kemudian semakin dekat.

Edwin Thomas Bartlett

Beberapa tahun kemudian Edwin menderita sakit. Ia mengalami pembusukan gigi akibat cacing pita yang membuat kondisinya memburuk. Saat dalam kondisi itulah ia kemudian menuliskan surat warisan yang berisikan seluruh real estate miliknya akan diserahkannya pada istrinya, Adelaide. Namun beberapa waktu kemudian dia diketahui merubah isi surat warisan tersebut.

Pada akhir tahun 1885, Adelaide meminta George untuk membelikan kloroform (cairan kimia CHCI3 yang sering digunakan untuk pembiusan) yang diresepkan oleh dokter yang merawat Thomas, Dr. Alfred Leach. Namun belakangan Dr. Leach mengaku ia sebenarnya enggan memberikan resep itu. Ia menuliskan resep tersebut karena desakan Edwin.

Dr. Alfred Leach

Hukum farmasi yang berlaku pada saat itu mengharuskan orang yang membeli obat-obatan keras macam kloroform menyertakan tanda tangan sebagai bukti persetujuan. Namun rupanya George membeli empat botol kecil cairan kloroform di toko-toko obat yang berbeda.



Pada malam tahun baru tanggal 31 Desember 1885, Edwin pulang dari kunjungannya ke dokter gigi. Ia kemudian langsung pergi tidur di flatnya di Pimlico. Di kamar itu juga ada Adelaide yang sedang tertidur.

Sekitar pukul 4 pagi keesokan harinya, Adelaide berteriak meminta tolong pada pembantunya untuk memanggilkan Dr. Leach. Kondisi Edwin saat itu sudah tak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Ketika dilakukan pemeriksaan, perut Edwin ternyata dipenuhi dengan kloroform cair.

Dugaan pun menyeruak bahwa Adelaide merupakan dalang pembunuhan suaminya sendiri dibantu oleh George Dyson. Namun anehnya, meskipun cairan kloroform itu memenuhi perut Edwin, tak ditemukan bekas cairan itu baik di mulut maupun tenggorokannya.

Kloroform atau Triklorometana adalah senyawa berbentuk cairan  yang tidak berwarna dan beraroma manis. Cairan ini cepat sekali melepaskan uap bila terkena udara. Penggunaan kloroform mulai marak digunakan sejak tahun 1847 sebagai anestesi. Namun penggunaannya saat ini sudah banyak mengalami penurunan karena faktor keamanan. Saat ini praktek anestesi lebih banyak menggunakan sevoflurane, halotan, dan isoflurane. Sementara untuk negara-negara miskin, eter lebih banyak dipakai.

Pemeriksaan resmi pun dilakukan dipimpin oleh Mr. A Braxton Hicks yang akhirnya memutuskan untuk menahan Adelaide dan George Dyson.

Suasana persidangan Adelaide Bartlett

Persidangan pun dibuka tanggal 12 April 1886 yang pada saat itu menarik perhatian publik Inggris dan dunia. Pengacara Adelaide, Sir Edward Clarke melakukan pembelaan dengan megatakan bahwa kemungkinan Edwin Bartlett memang bunuh diri pada hari ia ditemukan tewas. Sementara George Dyson sendiri mengakui bahwa apa yang dilakukannya pada saat membeli botol-botol kloroform di beberapa tempat yang berbeda akhirnya justru membuatnya dicurigai.

Namun karena kurangnya bukti yang kuat untuk menjerat Adelaide dan juga George Dyson, selain itu pula tak ditemukan cara bagaimana cairan kloroform itu bisa sampai di perut Edwin tanpa jejak sama sekali, akhirnya kedua orang ini dinyatakan bersalah dan akhirnya bebas.

Tak banyak yang mengetahui nasib keduanya usai persidangan tersebut. Adelaide dan George Dyson menghilang bak ditelan bumi setelah bebas. Ada rumor yang menyebutkan bahwa Adelaide kemudian menikah dengan Dyson, ada pula yang mengatakan bahwa keduanya tak pernah lagi bertemu setelah bebas. Adelaide disebut-sebut pindah ke Amerika Serikat dan tinggal di Connecticut hingga akhir hayatnya. Sementara Dyson dilaporkan pergi ke New York City dan mengganti identitasnya.

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/Pimlico_Mystery
https://sainskimia.com/kloroform/

Eya
Eya Mystery and World History Enthusiast

1 komentar untuk "Kasus Misterius Pimlico"

  1. tidak ditemukan jejaknya di mulut dan tenggorokan, mungkin pakai ditelan pakai kapsul. (belum tahu apakah kapsul sudah ditemukan tahun itu) . menelan kapsul yang banyak adalah lumrah saat sakit giginya tak tertahankan...maaf, cuma teori aja.

    BalasHapus