7 Fakta dan Sejarah Gelap Keluarga Rockefeller




Selama berabad-abad keluarga Rockefeller, secara turun temurun telah dikenal sebagai keluarga super kaya raya dan paling berpengaruh dalam sejarah. Para anggota keluarga mereka bukan hanya duduk di jajaran tertinggi perusahaan-perusahaan elit yang bercokol di daftar Fortune, tetapi juga menggenggam dunia perpolitikan hingga pendidikan.

Bahkan seorang wartawan investigasi bernama Gary Allen pernah mengungkapkan bahwa keluarg ini mampu menciptakan krisis moneter dalam skala global hanya dalam waktu semalam saja.

Tidak ada yang bisa membayangkan bahwa di Amerika hidup keluarga yang memiliki pengaruh sangat besar dan bagaimana kehidupan luar biasa mewah dengan fasilitas bergengsi yang dapat dengan mudah mereka dapatkan. Meskipun demikian, seperti halnya keluarga Rothschild, kekayaan keluarga ini meliputi aset, investasi, dan lainnya yang dimiliki seluruh anggota keluarga misterius dan tidak dapat diketahui dengan pasti. 


Namun di balik itu semua, terdapat berbagai fakta, kisah, rahasia, hingga sejarah gelap dari keluarga yang memulai bisnisnya dari sebuah tempat sederhana di Cleveland, Ohio ini. Berikut ini adalah 7 fakta dan sejarah gelap yang menyelimuti keluarga Rockefeler yang mungkin belum kalian ketahui. Semoga bermanfaat ya.


1. Fakta Mengejutkan William Rockefeller Sr.



Dinasti Rockefeller diawali oleh seorang pria bernama William Avery "Bill" Rockefeller Sr. (1810-1906). Ia adalah ayah dari John D. Rockefeller dan William Rockefeller Jr. yang kelak akan menjadi perintis perusahaan kilang minyak terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Di awal hidupnya, William Rockefeller bekerja sebagai tukang kayu dan juga salesman yang kerap menjajakkan dagangannya berkeliling.

Hal yang mengejutkan adalah ia biasanya menjual berbagai "ramuan ajaib" yang sebenarnya adalah ramuan biasa dan berpura-pura tuli dan bisu. Ia juga kerap menyebut dirinya sebagai ahli botani. Di lain waktu, ia mengaku sebagai seorang ahli mata dan telinga bernama Dr. William Levingston.


2. John D. Rockefeller


Kebangkitan keluarga Rockefeller dimulai ketika kakak beradik putra William Rockefeller Sr. yang bernama John D. Rockefeller dan William Rockefeller Jr. Keduanya mendirikan sebuah perusahaan kilang minyak di Cleveland, Ohio pada tahun 1870 yang bernama Standard Oil Company.

Perusahaan Standard Oil Company ketika pertama kali berdiri (1870)

Lahir pada tahun 183, karir John Rockefeller dimulai ketika usianya baru 16 tahun. Saat itu ia bekerja di sebuah toko buku di Cleveland, Ohio dengan upah yang tak seberapa. Lalu John belajar sedikit demi sedikit tentang industri perminyakan. Nama John D. Rockefeller seketika mencuat sebagai bilioner Amerika. Di bawah bendera Sandard Oil, dirinya dan juga keluarganya mampu memonopoli industri perminyakan di Amerika Serikat bahkan pengaruhnya hingga ke seluruh dunia.

Di masa Perang Sipil Amerika berlangsung, John D. Rockefeller tidak berpartisipasi. Ia justru membayar orang yang menggantikan posisinya dalam perang yang dimulai tahun 1861 tersebut. Namun bisnisnya sendiri mengalami perkembangan sangat tajam setelah masa Perang Sipil itu, yang membawanya mendirikan Standard Oil di Cleveland lima tahun setelah perang usai.



3. Monopoli Standard Oil Company



Sudah menjadi rahasia umum bahwa John D. Rockefeller adalah sosok yang sangat ambisius. Di bawah kepemimpinan pria bertangan dingin ini, perusahaannya Standard Oil Company bukan hanya meraup keuntungan yang besar, namun juga menjadikannya perusahaan monopoli dengan laba luar biasa tinggi.

Standard Oil mampu mendominasi pasar minyak di sektor pengilangan, menguasai jalur produksi dan logistik, melakukan pemangkasan harga besar-besaran yang menyebabkan matinya kompetitor. Pada saat Standard Oil mencapai puncak kejayaannya, banyak perusahaan minyak kecil yang terpaksa bangkrut dan ironisnya menjual asetnya pada Standard Oil.

Pada tahun 1911, Standard Oil Company dibubarkan oleh Mahkamah Agung Amerika karena dianggap telah melakukan praktik monopoli ilegal. Meskipun Standard Oil telah dibubarkan, namun perusahaan ini kemudian dipecah menjadi 33 perusahaan minyak terkemuka di dunia. Beberapa di antaranya adalah Exxon Mobil dan Chevron.


4. Pembantaian Ludlow (Ludlow Massacre)




Pada September 1913, sekitar 11.000 buruh tambang batu bara berunjuk rasa menentang perusahaan Colorado Fuel & Iron. Para buruh itu memprotes upah minim, kondisi pekerjaan yang berbahaya, serta perlakuan yang buruk terhadap para pekerja.

Colorado Fuel & Iron Company dimiliki oleh keluarga Rockefeller dan Standard Oil. Namun bukannya menyelesaikan masalah dengan baik-baik, justru pada 20 April 1914, Colorado National Guard dan pihak keamanan dari Colorado Fuel & Iron Company menyerang tenda-tenda para pengunjuk rasa yang berada di Ludlow.

Orang-orang itu dengan beringas menembak ke arah tenda. Sekitar 24 orang meninggal dunia termasuk di dalamnya wanita dan anak-anak, serta tak sedikit pula korban luka dalam insiden itu. John D. Rockefeller selaku pemilik perusahaan pun mendapatkan kritikan keras dan dinilai bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.


5. Kematian Aneh Anggota Keluarga Rockefeller




Salah satu tragedi terbesar dalam keluarga Rockefeller terjadi pada tahun 1951. Saat itu keponakan John D. Rockefeller yang bernama Winifred Emeny membunuh dua anaknya sebelum akhirnya bunuh diri. Emery dikeahui menyalakan dua mobil digarasinya dan mengurung dua putrinya, Josephine (6) dan Winifred (12) sementara mesin mobil dinyalakan. Akibatnya dua anak perempuan ini beserta sang ibu tewas keracunan gas.

Michael D. Rockefeller, putra dari Nelson Rockefeller yang saat itu menjabat sebagai gubernur New York menghilang secara misterius saat tengah melakukan ekspedisi antropologi di pantai Papua. Pria yang masih berusia 23 tahun itu mengilang ketika sedang berenang pada 19 November 1961. Banyak yang meyakini bahwa ia tewas tenggelam, namun karena jasadnya yang tak pernah ditemukan spekulasi berkembang liar. Ada dugaan ia dimakan paus, atau bahkan menjadi korban kanibalisme.

Tahun 1978, putra John Rockefeller, John D. Rockefeller III tewas dalam sebuah kecelakaan mobil. Pada tahun 2014 yang lalu, Richard Rockefeller juga tewas dalam kecelakaan pesawat dekat Harrison, New York.


6. Disegani dalam dunia politik dan pendidikan di Amerika




Keluarga Rockefeller telah dikenal secara turun-temurun menguasai perekonomian Amerika. Bahkan keluarga ini di awal abad ke 20 telah memegang proyek-proyek real estate bergengsi. Sebut saja Rockefeller Center, International House of New York, College of William and Mary, Museum of Modern Art, Riverside Church, Asia Society, hingga gedung kembar yang luluh lantak pada tahun 2001 lalu, World Trade Center.

Tak terhitung berapa banyak universitas yang mendapatkan gelontoran dana dari Rockefeller, termasuk di dalamnya hampir semua universitas bergengsi dunia seperti Harvard University, Yale University, Stanford University, Comubia University, dan masih banyak lagi daftarnya yang bisa kalian lihat daftarnya di sini.

Di bidang politik, keluarga Rockefeller juga turut ambil bagian. Beberapa nama dari keturunan Rockefeller bahkan ada yang pernah menjabat sebagai wakil presiden Amerika Serikat yaitu Nelson Rockefeller (1974-1977), Winthrop Rockefeller menjadi gubernur Arkansas (1967-1971), Jay Rockefeller menjabat sebagai gubernur West Virginia (1977-1985), dan Winthrop Paul Rockefeller di tahun 1996-2006 menjadi gubernur Arkansas.


7. Dikaitkan dengan Berbagai Rumor dan Organisasi Rahasia



Sudah menjadi rahasia umum bahwa nama Rockefeller kerap kali dikaitkan dengan berbagai macam rumor, teori, dan juga organisasi rahasia, seperti Illuminati. Meskipun belum pernah ada bukti adanya kegiatan atau pertemuan aneh seperti yang dilakukan keluarga Rothschild.

Pada saat virus Zika melanda dunia, ada rumor yang beredar bahwa virus itu sengaja diciptakan Rockefeller untuk masyarakat dunia dengan tujuan agar orang-orang membeli antivirus dari mereka. Seperti diketahui bahwa Rockefeller memproduksi anivirus Zika.

Rumor yang mengatakan bahwa Rockefeller terkait dengan Illuminati sama dengan keluarga super kaya dan misterius, Rothschild. Kedua keluarga ini sama-sama memiliki kekayaan berlimpah dengan pengaruh yang besar di dunia, namun Rockefeller lebih kepada monopoli bisnis minyaknya yang sangat terkenal. Sebuah rumor juga mengatakan bahwa tenggelamnya kapal Titanic terkait dengan keluarga ini.

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/Rockefeller_family
https://www.ranker.com/list/dark-rockefeller-family-facts/harrison-tenpas
https://en.wikipedia.org/wiki/Ludlow_Massacre

0 Response to "7 Fakta dan Sejarah Gelap Keluarga Rockefeller"

Posting Komentar