Legenda-Legenda Duyung di Seluruh Dunia




Tahun 1493, penjelajah Italia Christopher Columbus melakukan pelayaran menyeberangi Samudera Atlantik bersama kapal Nina, Pinta, dan Santa Maria. Saat berada di dekat Republik Dominika, ia melaporkan telah melihat tiga sosok misterius yang menampakkan diri di tengah lautan. Makhluk itu diyakini sebagai manusia setengah ikan atau yang dikenal dengan duyung.

Duyung atau putri duyung atau mermaid adalah sebutan untuk makhluk mitologi yang hidup di air. Makhluk ini digambarkan memiliki tubuh setengah manusia setengah ikan, di mana bagian tubuh atas hingga pinggang menyerupai manusia sedangkan bagian tubuh pinggang ke bawah mirip ikan.



Dalam berbagai kisah legenda biasanya makhluk ini digambarkan sebagai wanita cantik yang baik hati. Namun berdasarkan beberapa legenda, makhluk ini juga dikisahkan sebagai sosok jahat dan seringkali menculik dan membunuh manusia dengan didahului oleh bujukan dan rayuan. Pria dikatakan adalah korban paling banyak dari duyung-duyung ini. Sementara itu, dalam beberapa cerita rakyat di Eropa, duyung dikisahkan mampu mengabulkan permohonan.

Legenda makhluk mitologi ini seringkali pula dikaitkan dengan berbagai peristiwa atau insiden di lautan seperti banjir, badai, kapal tenggelam, hingga hilangnya pria-pria yang diduga telah termakan bujuk rayu duyung dan dengan sukarela terjun ke dalam lautan.

Kisah duyung sebenarnya pertama kali muncul pada masa Asiria kuno. Dikisahkan ada seorang dewi bernama Atargatis yang mengubah wujud menjadi duyung setelah dirinya membunuh kekasihnya.



Kisah duyung yang legendaris ini rupanya bukan hanya berasal dari satu atau dua negara. Makhluk ini diceritakan di cerita rakyat dari berbagai budaya di dunia mulai dari Asia, Eropa, hingga Afrika, tentunya dengan berbagai versinya masing-masing.

Jepang

Duyung di Jepang disebut juga dengan Ningyo dan memiliki versi yang sama sekali berbeda dengan versi Barat di mana duyung dikatakan sebagai perwujudan seorang wanita cantik. Di Jepang, duyung merupakan ikan raksasa dengan wajah manusia dan bermulut kera, dalam beberapa versi bahkan disebutkan memiliki tanduk dan taring.



Menurut cerita rakyat Jepang, barang siapa yang berhasil memakan daging duyung ini maka ia akan menjadi awet muda dan panjang umur. Tetapi disebutkan pula bahwa bila duyung ini ditangkap maka akan menimbulkan bencana besar seperti badai yang akan memporak-porandakan seluruh desa.


Skotlandia dan Pulau Orkney




Di Skotlandia, duyung disebut Selkie dan digambarkan sebagai makhluk cantik. Namun saat ia berada di dalam air ia akan hidup sebagai hewan laut. Barulah ketika ia naik ke daratan ia akan melepaskan atau mengganti kulitnya dan berubah menjadi manusia.

Namun legenda Selkie ini seringkali berakhir dengan tragis. Selkie yang hidup di darat dan menikah dengan manusia normal akan memiliki anak. Suaminya itu rupanya telah mencuri kulit Selkie. Begitu ia mendapatkan kulitnya kembali, kemudian ia akan pergi dan kembali ke lautan. Mirip dengan salah satu cerita rakyat Indonesia yaa..


Afrika

Lain Asia, lain Eropa, lain pula kisah duyung dari Afrika. Di Afrika duyung disebut dengan Mami Wata atau roh air. Cerita mengenai Mami Wata banyak dikenal selama masa perdagangan budak Atlantik. Meskipun ia mampu merubah wujudnya seperti manusia, seperti kisah-kisah legenda lainnya, namun sebenarnya ia tak pernah bisa berubah menjadi manusia seutuhnya.


Brasil

Kisah duyung di Brasil datang dari kisah sosok bernama Iara. Iara atau gadis air dideskripsikan memiliki kulit coklat, bermata hijau, dan menjalani hidup abadi. Dengan kecantikannya, ia mampu memikat para pelaut yang tanpa sengaja berjumpa dengannya. Para pelaut yang terpesona akan kecantikan Iara ini kemudian menuruti apa pun permintaannya, termasuk melemparkan dirinya masuk ke dalam lautan.

Inilah mengapa ketika terjadi kecelakaan kapal atau perahu kecil di sana atau kasus hilangnya para pelaut maka legenda ini akan menyeruak dan Iara akan dijadikan sebagai salah sau sebab terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut.




Selandia Baru

Marakihau
adalah sebutan untuk putri duyung di Selandia Baru. Berdasarkan cerita rakyat suku Maori, Marakihau memiliki ciri berkepala manusia namun dengan tubuh ikan. Makhluk ini memiliki lidah serupa tabung yang mampu menelan ikan-ikan kecil dalam jumlah yang sangat banyak. Makhluk ini disebut-sebut pula menjadi penyebab berbagai kecelakaan perahu yang terjadi. Namun Marakihau sendiri disebut dengan pelindung lautan atau taniwha.


Perancis

Duyung versi Prancis bernama Melusine dengan ciri khas memiliki ekor berbelit menyerupai ular. Dalam berbagai cerita rakyat Prancis, Jerman, Albania, dan Luxemburg, makhluk ini secara umum digambarkan sama yaitu wanita cantik yang menghuni lautan. Melusine ini secara khusus seringkali dikaitkan dengan Royal French house of Lusignan yang dikatakan sebagai keturunannya. Apakah kalian pernah memperhatikan logo Starbucks? Nah, logo tersebut terinspirasi dari sosok Melusine.



Irlandia

Di Irlandia duyung versi cerita rakyatnya bernama Merrow. Merrow digambarkan sebagai wanita atau peri laut yang cantik dengan rambu hijau panjang dan memiliki tubuh setengan manusia setengah ikan. Duyung wanita biasanya dikisahkan menjalin hubungan dengan laki-laki dari bangsa manusia. Mereka dikisahkan bahkan dapat memiliki anak dan sang duyung suatu ketika akan pergi kembali ke lautan.


Rusia

Rusalka
adalah sebuan untuk duyung dalam cerita rakyat Rusia. Dalam legenda Slavia makhluk ini diartikan sebagai peri air dan selalu menampakkan wujudnya setiap musim semi. Namun rupanya kisah mitologi makhluk ini memiliki sisi yang kelam.



Rusalka disebut-sebut sebagai arwah atau roh dari gadis-gadis yang dibunuh secara kejam. Roh wanita-wanita yang sudah meninggal tadi kemudian berubah menjadi Rusalka. Digambarkan bahwa makhluk ini memiliki kulit putih pucat bak hantu dengan rambut panjang yang berguna untuk menangkap korban-korbannya. Para pria yang terpikat dan terpesona dengan kecantikannya itu kemudian ikut masuk ke dalam lautan bersama Rusalka.


Norwegia dan Orkney Island

Di Norwegia dan Orkney Island, makhluk air setengah manusia setengah ikan disebut dengan Finfolk. Finfolk dikisahkan merupakan makhluk jahat yang mampu berubah wujud di lautan. Mereka biasanya menculik manusia untuk dijadikan pasangan ataupun pelayan mereka. Makhluk ini dikisahkan takut dengan benda-benda berbahan perak, sehingga konon bila ingin selamat maka para pelaut-pelaut harus melempar koin perak.

Mekipun banyak laporan penampakan yang terjadi pada abad modern ini antara lain di Kanada, Israel, dan Zimbabwe, namun National Service America pada tahun 2012 menyatakan bahwa bukti keberadaan duyung tak pernah ditemukan.

Pada tahun 2013 yang lalu dua orang turis memvideokan penampakan makhluk misterius di Kiryat Yam, Israel yang dipercayai sebagai duyung. Video ini cukup membuat heboh dan penasaran netizen. Dalam video berdurasi cukup singkat itu, makhluk itu terlihat sedang berada di atas batu di tengah lautan. Kemudian ketika menyadari ada yang mendekatinya dan mengawasinya, ia menengok ke belakang dan secepat kilat masuk ke dalam air. Berikut ini adalah videonya.




Hingga saat ini duyung telah menjadi salah satu objek populer dalam bidang seni dan sastra modern. Tak terhitung sudah berapa banyak film-film yang dibuat berdasarkan kisah dari makhluk setengah mausia sentenga ikan ini.


Referensi : Mentalfloss dan Wikipedia

0 Response to "Legenda-Legenda Duyung di Seluruh Dunia "

Posting Komentar