Fakta-Fakta Keajaiban Matematis dalam Al-Quran




Katakanlah : "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain". 
(Q.S Al-Israa : 88)


Al-Quran adalah kitab suci umat Islam sekaligus juga mukjizat terbesar Nabi Muhammad . Al-Quran merupakan firman Allah yang diturunkan langsung kepada Rasulullah ﷺ melalui perantara malaikat Jibril. Al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur mulai dari 17 Ramadhan saat nabi berusia 40 tahun hingga nabi wafat pada usia 63 tahun. Al-Quran diturunkan selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari.

Dalam perkembangan sejarahnya, ada saja orang-orang atau kelompok yang menyatakan bahwa Al-Quran adalah buatan manusia, Muhammad. Padahal jika kita baca beberapa ayat di dalam Al-Quran terdapat tantangan kepada orang-orang kafir yang tidak mempercayai bahwa Al-Quran adalah kalam Allah.

Seperti misalnya dalam surah Al-Israa ayat 88. Di sana tertera jelas, bahkan jika seluruh manusia di bumi dan juga jin bersatu padu untuk membuat kitab yang serupa dengan Al-Quran, maka niscaya mereka tidak akan pernah mampu.

Al-Quran tersusun dengan kalimat-kalimat indah, bahasa, dan nilai sastra yang tertinggi. Bahkan jika diperhatikan dengan cermat, ada banyak sekali ayat surah-surah di dalam Al-Quran yang ujungnya memiliki suku kata berirama. Contohnya pada Surah Al-Ikhlas.

Qul huwallahu ahaD
AllahushamaD
Lam yalid walam yuulaD
Wa lam yakullahu kufuwan ahaD

Ada banyak orang dalam sejarah yang mencoba untuk mengubah Al-Quran. Nmaun jangankan mengubah satu ayatnya saja, mencoba mengubah satu huruf pun mereka tak mampu. Sesuai dengan janji Allah, satu huruf Al-Quran pun akan dijaga selama-lamanya. Kitab inilah yang kemudian dihafalkan oleh jutaan orang di seluruh dunia. 

Selain keajaiban tersebut, Al-Quran juga memiliki keajaiban dan mukjizat matematis yang mengagumkan. Jika kita menghitung beberapa kata tertentu di dalam Al-Quran, maka kita akan menemukan hasil yang benar-benar sarat makna.



Seorang ahli biokimia Amerika keturunan Mesir dan juga seorang ilmuan muslim bernama Dr. Rashad Khalifa adalah orang yang pertama kali menemukan sistem matematika di dalam Al-Quran. Pada tahun 1968, ia mulai melakukan penelitian terhadap komposisi matematik Al-Quran. 

Dr. Rashad Khalifa kemudian memasukkan Al-Quran ke dalam sistem komputer setahun kemudian. Hasilnya mengejutkan karena terdapat banyak kata-kata sinonim dan antonim yang memiliki jumlah sama persis serta perhitungan matematika tentang alam dalam ayat-ayat Al-Quran. Ia kemudian mempublikasikan temuannya ini pada Oktober 1973 yang bertepatan dengan Ramadhan 1393 Hijriyah ke dalam sebuah buku berjudul "Miracle of The Quran : Significance of the Mysterious Alphabets". 

Fakta keajaiban matematis dalam Al-Quran yaitu keseimbangan antara jumlah bilangan kata beserta antonimnya:

Al Hayah (hidup) dengan al Mawt (mati) masing-masing berulang 145 kali
Dunia dengan Akhirat masing-masing berulang 115 kali
An Naf (manfaat) dengan Al Mudharath (mudarat) masing-masing berulang 50 kali
Malaikat dan Setan masing-masing berulang 88 kali
Al Har (panas) dengan Al Bard (dingin) masing-masing berulang 4 kali
Surga dengan Neraka masing-masing berulang 77 kali
Al Shalihat (kebajikan) dengan Al Sayyi'at (keburukan) masing-masing 167 kali
Al Thuma'ninah (ketenangan) dengan Al Raghbah (kesempitan) masing-masing 13 kali
Ar Rahbah (cemas) dengan Al Ragbah (ingin) masing-masing 8 kali
Al Kufr (kufur) dengan Al Iman (iman) masing-masing 17 kali
Al Shayfus (musim panas) dengan Al Syita' (musim dingin) masing-masing 1 kali

Sementara itu terdapat pula fakta keajaiban Al-Quran lainnya yaitu keseimbangan antara jumlah kata dengan sinonimnya:

Al Harf (membajak) dengan Al Zira'ah (bertani) masing-masing 14 kali
Zakat dan Berkah masing-masing berulang 32 kali
Al 'Ushb (membanggakan diri) dengan Al Dhurur (angkuh) masing-masing 27 kali
Al Dhallun (orang sesat) dengan Al Mawta (mati jiwanya) masing-masing 17 kali
Al Islam (Islam) dengan Al Wahyu (wahyu) masing-masing 70 kali
Al 'Aql (akal) dengan An Nur (cahaya) masing-masing 49 kali
Al Jahr (nyata) dengan Al 'Alamiyah (alami) masing-masing 16 kali

Salah satu fakta yang menarik adalah bahwa kata "kekayaan" berulang 26 kali, sedangkan kata "kemiskinan" berulang persis setengahnya, yaitu 13 kali.

Sementara itu kata-kata yang menujukkan perhitungan waktu di dalam surah-surah Al-Quran juga menunjukkan perhitungan dan keajaiban matematis yang sangat mengagumkan. Penjabarannya di bawah ini:

Kata "yaum" yang berarti hari (dalam bentuk tunggal) disebutkan sebanyak 365 kali. Jumlah ini sama dengan jumlah hari dalam kalender tahun Syamsiyah. Sementara itu kata "yaum" yang berarti hari (dalam bentuk jamak) disebutkan sebanyak 30 hari. Jumlah yang sama dengan jumlah banyaknya hari dalam satu bulan.

Selain itu juga yang tak kalah mengagumkan adalah kata "syahr" yang berarti bulan disebutkan sebanyak 12 kali, jumlah yang sama dengan jumlah bulan dalam setahun. Kata "sab'u" yang berarti minggu disebutkan sebanyak 7 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu minggu.

Kata "saah" yang berati jam yang didahului dengan "harf" disebutkan sebanyak 24 kali, sama dengan jumlah jam dalam satu hari. Kata "sujud" juga secara menakjubkan disebutkan sebanyak 34 kali dalam Al-Quran yang sesuai dengan jumlah sujud dalam salat lima waktu.

Selain perhitungan waktu di atas, keajaiban matematika Al-Quran juga terdapat di dalam kata "wanita" dan kata "pria" yang masing-masing disebutkan sebanyak 23 kali. Apa maknanya? Rupanya angka ini berkaitan dengan sebuah teori yang menyatakan bahwa jumlah kromosom manusia 46, yaitu 23 kromosom berasal dari ibu, dan 23 kromosom lainnya lagi berasal dari ayah. Mungkin itulah makna dari kesamaan jumlah kata "wanita" dan "pria" di dalam Al-Quran.



Selain keajaiban-keajaiban matematis Al-Quran di atas, masih terdapat keajaiban lainnya yang bersinggungan dengan kondisi bumi. Bahkan perhitungan matematisnya amat tepat, sehingga tak mungkin manusia yang membuatnya. Apalagi Al-Quran diturunkan lebih dari 14 abad yang lalu.

Keajaiban itu adalah mengenai jumlah kata "tanah" dan "laut". Kata "tanah" disebutkan sebanyak 13 kali, sementara kata "laut" disebutkan sebanyak 32 kali. Jika kata "tanah" dan "laut" dijumlahkan maka 13+32=45. Tanah : 13/45=28,888%  dan Laut 32/45=71,111%.

Perbandingan luas darat dan lautan di bumi

Kenyataannya adalah besarnya daratan di muka bumi ini memang 28,888% dan lautan dengan luas yang jauh lebih besar yaitu 71,111%.

Mathematics is the language in which God wrote the universe. (Galileo)


Referensi :

http://www.kabarmuslimah.com/keajaiban-angka-angka-dalam-al-quran/

0 Response to "Fakta-Fakta Keajaiban Matematis dalam Al-Quran"

Posting Komentar