Menguak Fenomena Crop Circle di Bawah Laut




Sebuah pola melingkar dengan struktur geometris menyerupai crop circles ditemukan pada kedalaman 25 meter di dasar laut Pulau Amami Oshima. Pola yang ditemukan pada tahun 1995 ini memiliki pola yang menarik sekaligus rumit. Bagaimana bisa ada pola seperti crop circle dibuat di kedalaman bawah laut? Fenomena ini sempat menjadi misteri selama bertahun-tahun hingga akhirnya fakta di baliknya terungkap.

Pada tahun 1995 seorang fotografer senior bernama Yoji Okata menemukan sebuah pola melingkar geometris yang sangat rapi sekaligus rumit menyerupai crop circle. Seperti diketahui crop circle atau lingkaran tanaman adalah sebuah pola teratur yang membentuk suatu objek tertentu dengan ukuran sangat besar yang biasanya ditemukan di ladang tanaman. Sebuah teori menyebukan bahwa crop circle merupakan hasil pekerjaan alien.

Lalu bagaimana bisa sebuah pola seperti crop circle yang biasanya diemukan di daratan ditemukan pula di bawah laut? Apa ini juga terkait dengan alien?

Yoji Okata, sang penemu crop circle bawah laut ini telah melakukan pekerjaan sebagai penyelam selama lebih dari 18 tahun. Menurut keterangannya crop circle yang ditemukannya itu berada pada kedalaman 25 meter (82 kaki) di dasar laut, tepatnya di perairan Amami Oshima (Kagushima Prefecture). Crop circle itu memiliki diameter 2 meter (6,5 kaki) dengan bentuk bulat sempurna dan pola sistematis namun rumit.



Setelah penemuan itu, Okata kemudian memutuskan untuk meminta bantuan rekan-rekannya yang berada di NHK, sebuah lembaga penyiaran publik di Jepang untuk membantu penyelidikan lebih lanjut. 

Sebuah tim yang terdiri dari beberapa ilmuwan dan juga kru film kemudian diterjunkan. Setelah itu sebuah episode yang menayangkan crop circle bawah laut ini pun kemudian ditayangkan di NHK "The Discovery of a Century : Deep Sea Mystery Circle".



Tim yang terjun untuk mengetahui lebih dalam mengenai fenomena misterius crop circel di bawah laut Pulau Amami Oshima kemudian mendapatkan fakta mengejutkan. Ternyata pembuat lingkaran berpola rumit itu adalah seekor ikan buntal (Pufferfish).

Ikan buntal (Pufferfish) jantan yang menciptakan pola mirip crop circle di bawah laut

Bentuk pola lingkaran sistematis dan rumit serupa crop circle namun berada di bawah lau dibuat secara alami oleh ikan buntal jantan (Torquigenersp) dengan tujuan memikat ikan buntal betina. Pola yang dibuat ikan buntal jantan ini memang sengaja dibuat menarik agar si betina mendekat. Semakin rumit pola lingkaran yang dibuat, maka akan semakin menarik ikan buntal betina.

Para peneliti Jepang yang antara lain terdiri dari Hiroshi Kawase dan Kimiaki Ito bersama dengan Yoji Okato melakukan penelitian mendalam mengenai kehidupan buntal yang unik ini selama April-September 2011. Terakhir pada 2012 para peneliti tersebut kembali lagi melakukan penyelaman ke dasar lautan untuk mengecek keberadaan crop circle pada lokasi yang sudah ditandai.

Uniknya, jenis ikan buntal yang membuat pola seperti crop circle ini hanya ditemukan di wilayah subtropis pantai selatan Pulau Amami Oshima, Jepang, pada sekitar kedalam 30 meter di bawah laut. Dan uniknya lagi, spesies ini jumlahnya sedikit dan berada pada area yang sangat terbatas. Itulah sebabnya di lokasi lain yang memiliki lautan dengan spesies buntal di dalamnya tidak ditemukan pola crop circle seperti ini. Hasil penemuan ini kemudian dipublikasikan dalam sebuah jurnal "Scientific Report" pada 1 Juli 2013 lalu.

Sementara itu,menurut Hiroshi Kawase, ikan buntal membuat pola crop circle ini dengan beberapa tahapan. Tahap pertama, ikan buntal akan membuat lingkaran dasar dengan menggunakan sirip dada, anal, dan ekor. Selanjutnya dibuatlah dekorasi struktur geometri dengan dekorasi yang cukup rumit. Dimulai dengan lingkaran pada bagian luar dan berlanjut bergerak ke dalam lingkaran. Ikan buntal jantan ini membuat struktur ini satu demi satu.


Selanjutnya ikan buntal akan mengulang gerakan tadi sehingga membentuk sebuah struktur radial. Ikan buntal jantan sendiri butuh waktu sekitar 7 hingga 9 hari untuk membuat crop circle bawah laut yang sangat indah ini.

Ikan buntal betina yang tertarik dengan crop circle yang dibuat ikan jantan tadi kemudian akan berenang mendekati crop circle tersebut, dan proses perkawinan pun terjadi. Ikan betina kemudian meletakkan telurnya di tengah crop circle, sementara ikan buntal jantan bertugas mengawasi dan melindungi telur-telur tadi dari arus laut.

Referensi :

50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran (Adrie Mesapati, Arnie Sanib, Mutia Sari)
http://versesofuniverse.blogspot.com/2012/09/misteri-crop-circle-dasar-laut-terungkap.html


0 Response to "Menguak Fenomena Crop Circle di Bawah Laut"

Posting Komentar