Zulfikar, Pedang Legendaris dalam Sejarah Islam




Perang Uhud yang pecah di dekat Bukit Uhud pada 625 Masehi dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW melawan kafir Quraisy yang dipimpin oleh Abu Sufyan. Pada saat perang tersebutlah, Rasulullah memberikan salah satu pedang kebanggannya kepada menantunya Ali bin Abi Thalib. Pedang paling legendaris dalam sejarah Islam itu bernama Pedang Zulfikar.

Dalam sejarah dunia, ada berbagai senjata yang digunakan oleh tokoh terkenal dalam setiap pertempuran atau peperangan yang dilaluinya. Salah satu senjata itu adalah pedang. Pedang adalah senjata berbentuk panjang dengan ujung runcing yang memiliki satu sisi atau kedua sisinya yang tajam.

Ada beberapa nama pedang yang sangat terkenal di dunia dan digunakan oleh para tokoh terkenal. Sebut saja pedang legendaris Excalibur St.Galgano milik Raja Arthur dan Pedang Marengo Napoleon milik Napoleon Bonaparte. Dalam sejarah Islam juga disebutkan sebuah pedang yang legendaris dan sangat terkenal yang dimiliki oleh Rasulullah SAW yaitu Pedang Zulfikar.


Pedang Zulfikar memiliki nama lain Dhul faghar, Zol faaghar, Dhu al-Fiqar, Thulfegar, Dhul fiqar, Zoulfika, Zulfiqa, dan Zulfiqar. 

Sebenarnya Nabi Muhammad SAW memiliki beberapa pedang lainnya yang memiliki nama serta sejarahnya masing-masing, misalnya Al-Ma'thur, Al-Battar, Dhu Al-Faqar, Hatf, Al-Rasub, Al-Mikham, Al-'Adb, Al-Qadib, serta Qal'i yang saat ini tersimpan rapi di Museum Topkapi,Turki.

Pedang Zulfikar adalah sebuah pedang yang berbentuk unik, melengkung dengan hiasan kaligrafi di bilahnya, bagian pangkal terbuat dari perak, pedang ini memiliki ujung terbelah bermata dua. Namun selain terkenal karena kekhasannya tersebut, Zulfikar dikenal karena keberadaannya yang misterius. Tak seperti pedang Rasulullah SAW yang lain yang dapat ditemukan di Museum Topkapi, Pedang Zulfikar dikabarkan hilang tanpa jejak.

Pedang-pedang Nabi Muhammad SAW yang tersimpan di Museum Topkapi, Turki

Asal usul Pedang Zulfikar sendiri memiliki versi yang berbeda-beda. Sebuah teori mengatakan bahwa pada saat perang Badar, Nabi Muhammad SAW mematahkan cabang pohon yang kemudian dengan keajaiban cabang pohon tersebut berubah menjadi sebilah pedang. 

Teori lainnya percaya bahwa pedang ini muncul pertama kali saat pertempuran Khandaq di mana pada saat itu kaum muslim hanya berjumlah 3.000 orang melawan kaum Quraisy yang berjumlah 10.000 orang di bawah komando Abu Sufyan. Nabi Muhammad kemudian berdoa memohon pertolongan Allah. Melalui malaikat Jibril, lalu dikirimlah Pedang Zulfikar.

Perang Uhud (Ilustrasi)

Dalam sejarahnya, pedang tersebut diberikan Rasulullah SAW kepada menantunya yang tak lain adalah Ali bin Abi Thalib pada masa Perang Uhud. Zulfikar kemudian berpindah tangan ke anak laki-laki tertua Ali sekaligus cucu pertama Nabi Muhammad yaitu Hasan. Setelah Hasan bin Ali meninggal dunia pada 624 Masehi, pedang tersebut berpindah tangan ke Husein bin Ali, adik Hasan. 

Setelah peristiwa di Karbala yang menyebabkan meninggalnya Husein, pedang tersebut dikabarkan menghilang. Beberapa meyakini pedang tersebut dibawa oleh Imam Mahdi dan akan muncul kembali pada perang akhir zaman kelak.

Wallahu'Alam


0 Response to "Zulfikar, Pedang Legendaris dalam Sejarah Islam"

Posting Komentar