Legenda di Balik Congelier Mansion




Sebuah rumah yang  dibangun di kawasan Pittsburgh pada abad 19 menyisakan sebuah kisah misterius. Rumah itu disebut-sebut dahulunya pernah terjadi pembunuhan sadis. Tak cukup sampai di situ setelah berpuluh-puluh tahun berlalu dan berganti-ganti kepemilikan, para penghuninya melaporkan banyak keanehan di dalamnya. Inilah salah satu kisah di balik Rumah Congelier yang melegenda.

Kisah rumah Congelier (Congelier Mansion) berawal dari seorang pria bernama Charles Congelier. Saat pecah perang saudara di Amerika Serikat (Civil War), Congelier pindah ke wilayah Pittsburgh yang terkenal sebagai kawasan industri maju saat itu. Di sana ia membangun sebuah rumah besar atau mansion di 1129 Ridge Avenue yang terletak di selatan Pittsburgh pada tahun 1860an. Ia juga membawa serta istrinya, Lyda dan seorang gadis pembantu rumah bernama Essie.

Kisah mengerikan dimulai ketika pada suatu hari Lyda, istri Charles Congelier mendapati suaminya berselingkuh dengan pembantu mereka, Essie. Dengan kemarahan yang memuncak, ia mengambil pisau dapur dan membunuh suami dan juga pembantunya tersebut. 

Tetangga yang tinggal berdekatan dengan keluarga ini kemudian mulai menyadari rumah seperti tak ada aktivitas. Kecurigaan para tetangga tersebut membuat mereka memutuskan untuk melihat apa yang terjadi di dalam rumah. Setelah masuk, mereka kaget bukan kepalang mendapati Lyda tengah duduk dengan tatapan kosong sambil memangku kepala Essie, sang pembantu.

Congelier Mansion kemudian tidak berpenghuni selama berpuluh-puluh tahun hingga akhirnya pada tahun 1892, sebuah perusahaan kereta tertarik untuk membeli rumah tersebut. Rencananya rumah tersebut akan dijadikan tempat tinggal bagi para pekerja perusahaan.

Namun setelah rencana tersebut benar-benar terwujud, para pekerja yang tinggal di sana melaporkan adanya suara-suara aneh dan beberapa kejadian tak masuk akal yang kerap terjadi di dalam rumah. Akhirnya karena mendapat begitu banyak keluhan dari para karyawannya, perusahaan ini memutuskan untuk menjual rumah tersebut.

Cukup lama perusahaan tersebut menjual rumah Congelier karena tidak ada yang tertarik, sampai akhirnya tahun 1900 seorang pria bernama Adolph C. Brunrichter, seorang dokter Jerman, membelinya. 

Setelah dibeli oleh Brunrichter, tampaknya rumah tersebut dipakainya secara pribadi. Para tetangga sekitar rumah menyatakan bahwa Brunrichter adalah tipe orang yang tidak pernah bergaul dengan tetangga sekitar. Sehari-harinya ia hanya menghabiskan waktu sendirian di dalam rumah tersebut. Para tetangga sekitar tak tahu apa yang dilakukan dokter tersebut di rumah itu sampai pada tanggal 12 Agustus 1901, dini hari tetangga sekitar mengaku mendengar jeritan perempuan dan juga ada cahaya-cahaya aneh dari dalam rumah. Para tetangga yang curiga kemudian menghubungi polisi.



Polisi yang datang ke rumah itu segera melakukan penggeledahan. Namun tak mendapati apa pun di dalam sana, termasuk sosok Dr. Brunrichter. Namun saat mereka masuk ke ruangan bawah tanah, mereka menemukan sebuah laboratorium. Di sana mereka mendapati mayat-mayat wanita yang sudah tak lengkap lagi. Tubuh-tubuh itu telah dimutilasi dan tampaknya sedang dalam proses eksperimen aneh yang dijalankan sang dokter.

Dokter Adolph C. Brunrichter menghilang secara misterius. Hingga 30 tahun kemudian di New York ada seorang pria mabuk yang kemudian mengklaim dirinya sebagai Dokter Brunrichter yang melakukan eksperimen aneh di Pittsburgh. Polisi kemudian menahan pria ini. Namun karena tidak adanya bukti yang cukup, pria ini kemudian dilepaskan.

Menurut beberapa sumber, Thomas Alva Edison pernah mengunjungi rumah ini bersama dengan seorang cenayang bernama Julia Murray untuk melakukan investigasi pada Congelier Mansion. Mereka mengklaim telah bertemu dengan arwah yang tinggal di rumah tersebut. 

Beberapa tahun kemudian setelah peristiwa penggerebekan polisi di Congelier Mansion dan mendapati beberapa mayat perempuan yang tengah menjalani eksperimen aneh, rumah besar ini kemudian cukup lama tak berpenghuni dan dibiarkan kosong.

Sebuah perusahaan bernama Equitable Gas Company kemudian membeli rumah ini dan mengubahnya menjadi apartemen. Sama seperti perusahaan kereta sebelumnya, rumah ini ditujukan untuk tempat tinggal bagi para pekerja.

Dan lagi-lagi sama seperti kisah pekerja kereta yang pernah tinggal di Congelier Mansion, para karyawan perusahaan gas tersebut juga melaporkan beberapa kali terdengar suara-suara aneh. Hal ini kemudian diperparah dengan ditemukannya 2 orang pekerja yang meninggal dunia secara misterius di basement rumah tersebut. Tak menunggu waktu lama, satu per satu pekerja meninggalkan rumah tersebut.

Pada November 1927, terjadi sebuah ledakan gas dahsyat di sekitar rumah Congelier yang memakan korban jiwa 14 orang dan 500 orang lainnya luka-luka. Akibat dari peristiwa ledakan tersebut, rumah Congelier hancur dan rata dengan tanah. Namun rupanya kehancuran rumah tersebut tak menghentikan kisah misteriusnya. Beberapa penduduk lokal melaporkan sering terjadi peristiwa aneh di sekitar bekas rumah tersebut sehingga membuat para penduduk percaya bahwa tempat tersebut telah dikutuk.


Congelier Mansion Fakta atau Fiksi?

Kisah rumah misterius Congelier sama terkenalnya dengan rumah Amityville di Amerika. Rumor dan juga legenda turun temurun telah diceritakan dan menyebar luas khususnya bagi penduduk lokal sekitar Pittsburgh. Namun apakah kisah rumah Congelier benar-benar nyata? 

Setelah ditelusuri, memang ada catatan keluarga dengan nama Congelier yang beralamatkan di 1129 Ridge Avenue, namun tidak ada nama Charles Congelier atau Lyda Congelier. Tercatat seorang wanita bernama Marie Congelier meninggal dunia tahun 1927 akibat dari peristiwa ledakan gas. Ia terkena pecahan kaca jendela tepat di arterinya yang membuatnya meninggal dunia. Berarti dapat disimpulkan bahwa peristiwa ledakan tahun 1927 itu memang ada.

Berita ledakan yang terjadi di Pittsburgh tahun 1927

Kemudian mengenai seorang dokter Jerman bernama Adolph C. Brunrichter tak pernah ditemukan. Tidak ada catatan mengenai dokter tersebut. Besar kemungkinan dokter ini hanyalah tokoh fiktif.

Menurut seorang sejarawan lokal bernama Troy Taylor, legenda Congelier Mansion memang sangat terkenal di Pittsburgh dan diceritakan penduduk lokal secara turun temurun.

Referensi : Occult Museum



0 Response to "Legenda di Balik Congelier Mansion"

Post a Comment