Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jurnal-Jurnal Nikola Tesla yang Hilang




Empat buah kotak kardus beserta isinya dilelang pada sebuah acara di New Jersey tahun 1976. Kotak itu kemudian dibeli oleh seorang pria seharga 25 dollar. Pria itu tak mengetahui apa isi di dalamnya, ia hanya iseng saja membelinya. Berpuluh tahun kemudian ia baru menyadari telah membeli kotak berisikan jurnal-jurnal Nikola Tesla yang hilang, salah satunya adalah catatan berisikan pesan yang diterimanya dari planet lain!

Nama Nikola Tesla pasti sudah tidak asing lagi bagi pembaca blog merinding.com ini karena sudah pernah beberapa kali disinggung, salah satunya pada artikel pembahasan Konspirasi Free Energy beberapa waktu yang lalu.

Sebelum kita membahas mengenai jurnal-jurnal Nikola Tesla yang hilang, kita bahas dulu sekilas mengenai tokoh inventor yang satu ini.


Sekilas Tentang Nikola Tesla


Nikola Tesla

Nikola Tesla (10 Juli 1856 - 7 Januari 1943) dilahirkan di Smiljan, Kroasia. Ia adalah putra dari Milutin dan Duka Tesla. Sejak usia muda, Tesla telah memiliki kemampuan yang menakjubkan dibandingkan anak lain seusianya.

Pada tahun 1884 ia hijrah ke Amerika Serika setelah sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan di Prancis. Di Amerika, Tesla bekerja untuk Edison Machine Works milik Thomas Alva Edison yang dikenal luas sebagai penemu lampu. Pekerjaannya mulai dari teknik elektro yang sederhana hingga mendesain ulang generator Edison yang menurutnya tak efektif. Namun karena kerja sama itu tak berjalan baik, Tesla memutuskan untuk berhenti bekerja pada Edison.

Atas dana dari dua orang pengusaha, Tesla kemudian mendirikan perusahaan listrik atas namanya sendiri. Mulai saat itu tahun demi tahun, nama Nikola Tesla mulai dikenal dan ia berhasil mencapai puncak karirnya dalam bidang kelistrikan hingga elekromagnetik. Bahkan pada tahun 1901 atas bantuan dana dari JP Morgan, ia mendirikan Wardenclyffe Tower di New York untuk memenuhi mimpinya yang jauh lebih tinggi.

Proyek-proyek gila seperti idenya tentang konsep free energy mulai banyak dilakukannya di laboratorium Wardenclyffe. Ia juga dikenal akan konribusinya pada penemuan-penemuan bidang robotik, komputer, balistik, remote control, hingga energi nuklir. Tak mengherankan bila ilmuwan gila ini mendapat julukan "The Greatest Inventor of 20th Century".

Namun memasuki masa tuanya dan setelah dicabutnya dana penelitiannya oleh JP Morgan, Tesla mengalami kebangkrutan. Ia dikabarkan keluar masuk hotel dan terkadang mengalami kesulitan membayar sewa. 

Nikola Tesla meninggal dunia seorang diri di kamar hotelnya New Yorker pada tanggal 7 Januari 1943. Di hari kematiannya itulah dikabarkan jurnal serta catatan pribadinya menghilang bak ditelan bumi. Jurnal-jurnal itu kabarnya berisikan tentang penemuannya yang kontroversial yaitu Death Rays dan juga catatannya yang berisikan komunikasi dan sinyal yang berhasil ditangkapnya dari planet lain. Jurnal-jurnal ini tentu saja segera menjadi incaran badan inteligen beberapa negara, apalagi mengingat saat itu tengah berlangsung Perang Dunia II.

Death Ray

Jurnal-Jurnal dan Catatan Nikola Tesla yang Dibeli Dale Alfrey

Tahun 1976, penjual buku Michael P. Bornes di Manhattan melakukan pelelangan di Newark, New Jersey. Salah satu barang yang dilelang itu adalah 4 buah kotak yang berisi kertas-kertas. Kotak yang dilelang seharga US$25 saat itu kemudian dibeli oleh seorang pria bernama Dale Alfrey.

Alfrey sama seperti kebanyakan orang pada umumnya, ia tak tahu apa isi dari kotak itu. Ia hanya iseng membelinya. Saat dibuka, isi kotak-kotak itu adalah catatan dan jurnal bertuliskan tangan. Alfrey awalnya mengira catatan-catatan itu adalah tulisan dari seorang penulis cerita science fiction, karena di dalamnya berisikan gambar-gambar yang memang belum ada di masa itu. Ditambah lagi nama Nikola Tesla pada tahun 1970an memang belum begitu dikenal, maka kotak-kotak itu akhirnya hanya diletakkan di lantai bawah basement rumah Dale Alfrey.



Sekitar 20 tahun kemudian, Alfrey kembali membuka kotak itu dan ia menyadari bahwa catatan-catatan itu berasal dari seorang ilmuwan berpengaruh di dunia. Namun sayangnya, karena telah dimakan waktu, tulisan-tulisan di kertas itu mulai agak memudar. Alfrey pun kemudian memutuskan untuk mulai mencatat beberapa tulisan di dalamnya.

Catatan-catatan Tesla

Menurut Alfrey, salah satu jurnal berisikan catatan penting Nikola Tesla selama berada di Colorado Spring tahun 1899 yaitu sinyal yang diterimanya dari makhluk ekstra terestrial dari planet lain. Alfrey mengatakan bahwa rupanya Tesla telah menghabiskan waktunya selama bertahun-tahun untuk mencoba menterjemahkan isi sinyal misterius yang didengarnya itu.


Jurnal-Jurnal Nikola Tesla yang Hilang

Sesaat setelah Nikola Tesla meninggal dunia tanggal 7 Januari 1943 di usianya yang ke 86 tahun, perwakilan dari The Office of Alien Property (AOP) dibawah instruksi FBI, segera bergegas ke hotel New Yorker. Di sana mereka mengambil barang-barang Tesla yang sebagian besar berupa berkas-berkas di dalam kotak-kotak besar.

Rupanya banyak pihak yang tertarik dengan penelitian Tesla, terbukti dengan terjadinya perebutan barang-barang peninggalan Tesla. Bahkan beberapa waku sebelum AOP datang ke hotel New Yorker, ada pihak lainnya yang telah lebih dahulu datang dan menggeledah isi kamar Tesla. Hal ini diungkapkan oleh keponakan Tesla yang bernama Sava Kosanovic. Kotak-kotak berisikan tulisan dan penelitian Tesla yang belum pernah dipublikasikan sama sekali disita. Pihak itu diyakini adalah U.S Military.

Sementara itu, menurut keterangan dari FBI, badan intelijen Jerman juga berhasil membawa beberapa hasil penelitian Tesla. Hal ini kemudian diperkuat pula dengan ditemukannya Nazi Flying Saucer atau yang populer disebut UFO Nazi pada masa perang dunia II yang disebut-sebut merupakan aplikasi dari penelitian Tesla.



Ternyata, selain dokumen dan jurnal-jurnal yang hilang setelah kematiannya, beberapa catatan Tesla juga sempat tertinggal di beberapa hotel sebelum dirinya meninggal. Seperti telah disebutkan di atas, bahwa karena kesulitan ekonomi, Tesla sempat berpindah-pindah hotel. Ia bahkan diketahui kesulitan membayar sewa.

Nah, selama berpindah-pindah itulah diketahui terkadang Tesla tak membawa catatan-catatannya dan tertinggal di hotel tempat ia tinggal sebelumnya. Hotel-hotel yang pernah ditempati Tesla antara lain Clinton Hotel dan Waldorf Astoria. Oleh pihak hotel, catatan-catatan itu kemudian dilelang untuk membayar sisa uang sewa yang belum dilunasi Tesla.

Sampai saat ini belum diketahui berapa banyak jurnal dan catatan Tesla yang berisikan berbagai penemuan penting dan teknologi masa depan yang hilang selama periode tersebut.

Eya
Eya Mystery and World History Enthusiast

Posting Komentar untuk "Jurnal-Jurnal Nikola Tesla yang Hilang"