Fenomena Misterius Marfa Lights




Seorang penggembala membawa ternaknya ke barat wilayah Alpine, Texas. Pada malam yang kedua, ia memutuskan untuk membangun tenda di Paisano Pass. Saat iu tahun 1883. Di kegelapan malam yang dingin itu, ia tiba-tiba melihat cahaya dari kejauhan. Cahaya-cahaya itu bergerak melayang-layang dan menghilang, lalu kemudian muncul kembali. Fenomena cahaya misterius ini dikenal dengan nama Marfa Lights.

Fenomena cahaya misterius Marfa Lights sudah terdengar sejak ratusan tahun yang lalu di Marfa, Texas. Marfa sendiri adalah sebuah wilayah peternakan yang berada di daratan gurun Chihuahuan, Trans-Pecos, Texas Barat. Jadi cahaya misterius yang muncul di wilayah ini dikenal dengan nama Marfa Lights. Namun banyak juga yang menyebutnya cahaya aneh, cahaya misterius, Chinati Light, hingga Ghost Lights.



Marfa Lights seringkali digambarkan oleh para saksi mata yang melihatnya sebagai bola-bola cahaya pijar yang terbang melayang di udara dengan warna merah, kuning, jingga, dan terkadang hijau dan biru. Bola-bola cahaya ini terkadang melayang tak terlalu tinggi serta muncul sepasang, berkelompok, atau beberapa bola cahaya sekaligus yang kadang-kadang bergabung satu sama lain 

Bola-bola cahaya ini kemudian melayang bergerak secara tak beraturan, terkadang horizontal, terkadang juga vertikal atau bahkan diam. Cahaya misterius ini dilaporkan dapat muncul dengan kecepatan rendah hingga sangat cepat dan bisa hilang secara tiba-tiba. Tak peduli apa pun kondisi cuacanya, musim panas dan dingin, cahaya miserius di Marfa ini dapat muncul dan hilang begitu saja. 

Namun cahaya ini hanya muncul pada malam hari. Maka tak heran, banyak turis yang mencoba peruntungannya untuk dapat menyaksikan cahaya Marfa ini secara langsung. Mereka biasanya sengaja bermalam dan mendirikan tenda di sekitar wilayah Marfa. Menurut laporan lokasi yang paling sering didatangi oleh cahaya-cahaya misterius ini tak lain adalah sebelah selatan Rute 90, yang berjarak 5-15 mil sebelah timur Marfa.

Berbagai penampakan cahaya misterius Marfa (Marfa Lights)

Fenomena Marfa Lights mendapatkan perhatian dunia ketika kabar fenomena miserius di Texas ini dimuat di sebuah majalah Amerika Serikat pada tahun 1957. Majalah itu adalah Coronet Magazine yang memasang headline "Ghost Light of Texas".

Namun sebenarnya penampakan cahaya misterius ini telah dilaporkan pada tahun 1883. Saat itu seorang pria bernama Robert Reed Ellison membawa ternak-ternaknya dari Alpine menuju ke arah barat yang tak lain adalah wilayah Marfa. Di daratan luas itu ia memutuskan untuk menginap dan membangun kemah. Apalagi saat itu hari sudah malam.

Di tengah kegelapan dan dinginnya malam itu, mata Ellison tiba-tiba tertumbuk pada cahaya-cahaya yang melayang di udara tak begitu jauh dari tempat ia mendirikan tenda. Dirinya saat itu mengira bahwa cahaya itu merupakan sebuah sinyal api yang dibuat oleh suku Indian Apache.

Cahaya misterius ini juga sempat dilaporkan terlihat oleh seorang Angkatan Darat bernama Fritz Kahl pada tahun 1943. Saat itu, tentara angkatan darat ini sedang mendirikan tempat latihan militer di Marfa saat ia melihat cahaya Marfa itu melayang-layang di udara dan kemudian sejurus kemudian menghilang.

Lalu apa sebenarnya fenomena cahaya Marfa ini? Apakah itu semacam bola api misterius? Ataukah buatan manusia? Bagaimana terbentuknya?

Baiklah, selama bertahun-tahun rupanya telah banyak orang yang menaruh minat pada cahaya Marfa yang misterius ini. Selama bertahun-tahun pula para peneliti mendatangi daratan luas di Texas untuk mendapatkan foto, video, dan bukti-bukti yang mampu memecahkan misteri cahaya Marfa.

Sebenarnya fenomena yang serupa dengan Marfa Lights di mana bola-bola cahaya melayang di udara juga dapat ditemukan diberbagai belahan dunia. Contohnya saja Hesdalen Lights di Norwegia, Min Min Lights yang terjadi di Australia, Brown Mountain Lights di Carolina Utara, dan Paulding Lights di Michigan, Amerika.

Misteri cahaya-cahaya aneh di berbagai belahan dunia

Sejak pertama kali dilaporkan, banyak dugaan berkembang terkait apa sebenarnya Marfa Lights itu. Berikut ini adalah beberapa teori-teori yang mencoba menjawab fenomena misterius cahaya berpijar melayang tersebut.

Teori pertama mengatakan bahwa Marfa Lights tak lain hanyalah hasil dari fatamorgana. Fatamorgana ini terjadi karena adanya perbedaan tekanan suhu antara lapisan udara panas dengan lapisan udara yang dingin yang sangat besar.

Teori kedua, kita sebut saja sebagai teori yang agak mustahil. Teori tersebut antara lain menyebutkan bahwa Marfa Lights merupakan cahaya yang berasal dari alien atau UFO. Ada pula teori lainnya yang sama-sama mustahilnya (tentunya jika dilihat dari ilmu pengetahuan) yaitu teori hantu orang Indian. Agak mengada-ada, bukan? Tapi ada yang menarik dari teori ini. Teori ini timbul salah satunya dari kisah menghilangnya Ambrose Bierce.

Ambrose Bierce

Ambrose Bierce menghilang di akhir hidupnya pada tahun 1913. Ia diketahui terakhir kali terlihat di wilayah El Paso. Ia sempat dikabarkan bergabung dengan pasukan Pancho Villa di Chihuahua saat perang Tierra Blanca berlangsung. Seorang saksi mata mengaku melihat terakhir kali Bierce di wilayah itu dan kemungkinan besar ia meninggal di sana. Itulah yang membuat beberapa orang percaya bahwa konon salah satu cahaya itu berasal dari ruh Ambrose Bierce. Hmm..

Teori ketiga adalah api santa Elmo (St Elmo Fire). Menurut Wikipedia, Api santa Elmo adalah sebuah fenomena langka di mana sebuah lucutan plasma yang sangat terang terbentuk dari lucutan korona yang berasal dari objek dasar berlistrik. Kasus yang sama seperti letusan gunung berapi menciptakan sebuah badai listrik atau badai petir. Teori ini juga dibuat sebagai acuan penampakan UFO (Foo Fighters).

Teori keempat adalah Piezoelectric Effect yang ditemukan oleh Currie bersaudara, Pierre dan Jacques. Menurut teori ini gejala dapat terjadi akibat dari muatan listrik yang terakumulasi dengan bahan padat tertentu.

Teori terakhir sekaligus teori yang dianggap paling mendekati pemecahan misteri cahaya Marfa ini adalah teori pembalikan temperatur. Menurut teori ini, cahaya Marfa sesungguhnya berasal dari lampu-lampu mobil yang melewati wilayah sekitar Marfa. Jadi menurut teori ini, pembalikan itu terjadi saat udara hangat di Puncak Chinati bertemu dengan iklim Marfa yang dingin. Lampu-lampu mobil akan menciptakan bola cahaya yang melayang di udara.



Teori ini sendiri pernah dibuktikan oleh mahasiswa Fisika Universitas Texas pada tahun 2004. Mereka menemukan bola-bola cahaya tersebut muncul tepat pada saat mobil-mobil mendekati Highway 67. Yang paling meyakinkannya lagi adalah frekuensi mobil yang melewati wilayah itu sama dengan frekuensi munculnya bola cahaya. Cukup meyakinkan bukan?

Namun tunggu dulu, bila memang teori ini benar, lalu bagaimana dengan kasus penampakan cahaya misterius yang dilihat Robert Reed Ellison pada tahun 1883, sedangkan mobil pertama Henry Ford model T baru diciptakan tahun 1908!

Bagaimana menurut kalian?

0 Response to "Fenomena Misterius Marfa Lights"

Posting Komentar