Siapakah Keturunan Yakjuj dan Makjuj?




Di dalam Al-Quran dan hadist disebutkan bahwa di antara tanda-tanda kiamat besar salah satunya adalah munculnya kaum perusak yang amat dahsyat di akhir zaman kelak. Konon bila kaum ini singgah di sebuah danau, maka air danau itu seketika akan kering kerontang. Menggambarkan begitu banyaknya kaum ini hingga kedatangannya tak akan dapat terbendung dan menghancurkan setiap tempat yang dilewatinya. Kaum ini dikenal dengan Yakjuj dan Makjuj.

Kata Yakjuj dan Makjuj dalam bahasa Arab berasal dari kata 'ajj atau 'ajij yang berarti kekerasan dan nyala api. Dalam inkripsi Yahudi, Yakjuj dan Makjuj dikenal pula dengan sebutan Gog dan Magog. Yakjuj dan Makjuj digambarkan memiliki kecepatan yang luar biasa, Yakjuj dikatakan merupakan makhluk akif, sedangkan Makjuj pasif. Konon akan ada pertandingan antara keduanya yang kemudian Yakjuj akan menang melawan Makjuj.

Gog dan Magog dalam literasi Yahudi

Lalu bagaimana dengan  ciri fisik kaum Yakjuj dan Makjuj ini? Rasulullah SAW bersabda, "Kamu mengatakan tidak ada permusuhan, padahal sesungguhnya kamu senantiasa memerangi musuh sehingga datanglah Yakjuj dan Makjuj, yang lebar jidatnya, sipit matanya, menyala (merah) rambutnya. Mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat tinggi, wajahnya seperti palu (martil)".

Yakjuj dan Makjuj rupanya pernah muncul pada masa Raja Zulkarnain. Kemunculan kaum ini menurut Dr. Abdul Alim telah muncul selama tujuh periode. Di antaranya adalah padamasa pra sejarah, periode awal sejarah, akhir tahun 1000 SM, 500 SM, 300 SM, 4 M, 12 M, dan terakhir pada akhir zaman. Apakah mereka adalah "sea people" yang termasyur sekaligus misterius yang pernah menghancurkan peradaban manusia pada akhir zaman perunggu?

Dikisahkan bahwa ada suau kaum yang meminta perolongan pada Raja Zulkarnain dari kekejaman kaum Yakjuj dan Makjuj. Kemudian Zulkarnain memerintahkan kaum tersebut untuk membuat radman (tembok penutup/penghalang) yang terbuat dari perunggu, campuran besi, dan kuningan/tembaga.

Hal yang menarik adalah, walaupun Raja Zulkarnain memiliki kekuatan militer dan politik yang tangguh, namun dirinya tidak memerangi Yakjuj dan Makjuj seperti kaum zalim lainnya. Hal ini karena Zulkarnain mengetahui bahwa mereka tidak mungkin dan tidak akan bisa memerangi Yakjuj dan Makjuj.

Sementara itu, dinding atau tembok penghalang yang dibuat pada masa Raja Zulkarnain untuk memenjarakan Yakjuj dan Makjuj masih menjadi misteri di mana sebenarnya lokasi keberadaannya. Beberapa info mengatakan bahwa tembok itu berada di pedalaman Siberia, Rusia, ada pula tembok ini sebenarnya adalah tembok raksasa China. Namun belum dapat dipastikan kebenarannya. Sampai saat ini belum ditemukan sisa reruntuhan tembok tersebut. Padahal seharusnya tidaklah sulit untuk mengenali dinding penghalang itu karena setiap hari Yakjuj dan Makjuj mendatangi dinding itu dan menggalinya.

Dinding tembaga yang diduga merupakan tembok Yakjuj dan Makjuj

Lalu pertanyaan utamanya adalah siapakah dan dimanakah keturunan Yakjuj dan Makjuj yang masih hidup sampai hari ini di dunia? Menurut Syeikh Imran Hosein, kaum Yakjuj dan Makjuj berasal dari suku Khazar Eropa Timur. Suku Khazar adalah generasi keturunan suku Cimmeria dan Scythia. Sebagian dari mereka menjadi kaum Yahudi Eropa dan sebagian lain menjadi kaum Kristen Eropa dan penyatuan aliansi misterius Kristen-Yahudi Eropa. Kaum Yahudi dari Eropa Timur inilah yang menciptakan generasi zionis.

Suku Khazar yang tinggal di wilayah sebelah utara pegunungan Kaukasus tidak hanya beralih ke agama Yahudi tetapi juga menciptakan sejarah pada masa awal Islam ketika mereka berhasil menahan laju pasukan Muslim yang hendak menaklukkan Eropa padahal saat itu pasukan Muslim selalu berhasil menaklukkan wilayah lainnya.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kekuatan militer yang amat dahsyat. Seorang peneliti bernama Kevin Allan Brook, berpendapat bahwa kekuatan militer Khazar memiliki seni militer unik sehingga pasukan tentaranya terkenal dengan sebutan Rab Kisir Gimirai.

Saat ini kaum Yahudi Khazar terus meninggalkan pegunungan Kaukasus, termasuk kaum Yahudi di Rusia dan berpindah ke Israel dan menyebar ke seluruh dunia.

Wallahu 'Alam.


Referensi : 50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran (Adrie Mesapati, Arnie Sanib, Mutia Sari)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Siapakah Keturunan Yakjuj dan Makjuj?"

Posting Komentar