Misteri Keberadaan Alien dalam Al-Quran




Mulai dari kisah insiden pendaratan UFO di Roswell hingga rumor Area 51 yang menyimpan jasad alien, bukti-bukti mengenai keberadaan makhluk ini terus menjadi misteri dunia yang tak terpecahkan. Benarkah makhluk yang digambarkan bermata besar ini memang benar-benar ada atau hanya hoax belaka? Al-Quran ternyata menyiratkannya dalam sebuah ayat...

Apakah kalian pernah mendengar tentang Paradox Fermi? Paradox yang dikemukakan oleh Enrico Fermi pada tahun 1950an ini mempertanyakan kemungkinan adanya peradaban lain di luar bumi, mengingat ada jutaan hingga miliyaran planet yang ada di galaksi. Namun mengapa tak ada satu pun bukti nyata kedatangan makhluk di luar manusia ke planet bumi?

Salah satu makhluk asing di luar planet bumi dikenal dengan sebutan alien. Istilah alien sebagai makhluk luar angkasa mulai banyak dikenal sekitar tahun 1940an dan menghubungkannya dengan fenomena penampakan UFO yang beberapa kali terlihat.

Pada umumnya alien digambarkan sebagai makhluk setinggi kira-kira 4 kaki, memiliki kulit berwarna abu-abu (terkadang digambarkan kehijauan). Tubuh alien seringkali digambarkan panjang dan tidak berotot. Mereka memiliki kaki yang pendek dengan persendian berbeda dengan manusia sehingga cara berjalannya agak bungkuk. Lengan mereka panjang hingga mencapai lutut. 

Selain itu, alien juga dideskripsikan memiliki mata yang cukup besar, kepala botak seperti bola lampu, hidung dan mulut kecil, dan tanpa telinga.

Dalam beberapa laporan penampakannya, alien bisa berbeda-beda. Selain seperti gambaran di atas, ada alien yang memiliki fisik seperti manusia, namun ternyata ada pula jenis alien reptil yang memiliki tubuh bersisik yang penampakannya pernah dilaporkan oleh seorang pria Italia. Kisah Zanfretta yang diculik beberapa kali oleh alien ini sempat membuat heboh pada era tahun 1970an.

Jenis-jenis Alien

Al-Quran sebagai kitab suci yang telah diturunkan pada 14 abad yang lalu ternyata telah menyebutkan adanya keberadaan makhluk lain di luar planet bumi selain manusia meskipun secara eksplisit. 

"Dan di antara ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan)-Nya adalah penciptaan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata (dabbah) yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila Dia kehendaki." 
(Q.S Al-Syura:29)

Dalam ayat tersebut dapat dilihat bahwa Allah SWT menciptakan makhluk-makhluk melata (dabbah) yang terletak di antara langit dan bumi.

Kata al-dabbah atau al-dawab dalam bahasa Arab diambil dari kata "dabb" yang memiliki arti makhluk yang merangkak, melata, dan binatang. Makhluk melata dalam bahasa Arab memiliki arti tidak sebatas makhluk dari jenis hewan, tetapi dapat pula berarti makhluk seperti halnya manusia. Lalu seperti apakah ciri-ciri serta karakteristik al-dabbah yang disebutkan dalam Al-Quran itu? Berikut ini ciri-ciri wujud dari al-dabbah:

  • Makhluk yang berjalan di atas perutnya, ada yang berjalan dengan 2 atau 4 kaki
  • Makhluk yang berpijak, maksudnya makhluk yang memerlukan tempat berpijak
  • Dapat berkembang biak
  • Al-dabbah tidak selalu binatang ternak karena disebutkan secara terpisah dengan binatang ternak (Al-Quran Surat Fathir ayat 28)
  • Secara eksplisit mengarah pada rayap
  • Memiliki beragam jenis dan warna
  • Tidak berada di atmosfer bumi
  • Untuk spesies tertentu dapat berbicara
  • Wujudnya adalah makhluk melata yang bertebaran di muka bumi (ada yang bertebaran di antara bumi dan langit)

Jadi dapat disimpulkan bahwa al-dabbah memiliki banyak karakteristik dan jenis, bisa jadi adalah binatang ternak, makhluk serupa rayap, bahkan menyerupai manusia.

Lalu pertanyaannya, apakah alien itu sungguh-sungguh ada? Bila penggambaran alien adalah makhluk luar angkasa dengan penggambaran berkulit hijau atau abu-abu, bermata besar, dan sebagainya sampai saat ini sayangnya belum ada bukti yang benar-benar nyata dan akurat. Para ilmuwan masih berkesimpulan bahwa fenomena alien maupun UFO adalah pseudoscience, yang artinya belum dapat dikembangkan menjadi teori ilmiah lebih lanjut.

Namun bila alien di sini yang dimaksudkan adalah makhluk-makhluk melata yang berada di luar angkasa, maka dapat disimpulkan bahwa makhluk ini memang sungguh-sungguh ada.

Pertanyaannya sekarang adalah jika memang keberadaan makhluk ini ada dalam Al-Quran lalu mengapa belum ada bukti mengenai keberadaannya? Apakah itu artinya bahwa Al-Quran telah memberikan informasi yang tidak benar? Untuk menjawab pertanyaan ini, maka kita sepertinya harus kembali pada esensi waktu eksistensi Al-Quran itu sendiri. Salah satu ijaz Al-Quran adalah adanya beberapa ayat terkait dunia sains dalam Al-Quran tidak selalu terjawab pada suatu zaman tertentu. Demikian pula makhluk dabbah ini. Boleh jadi hal ini akan terjawab pada masa sekarang, atau mungkin pula akan terbukti di masa depan.

Wallahu 'Alam...

Referensi : 50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran (Adrie Mesapati, Luki Andriansyah, Gemma A.)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Misteri Keberadaan Alien dalam Al-Quran"

Posting Komentar