Merinding.com

Merinding.com

Mengungkap Fenomena Patung Menangis Darah




Tahun 2011 yang lalu, warga Tahuna, kabupaten Sangihe, Manado, digegerkan dengan kabar tentang patung Bunda Maria menangis darah. Patung itu berada di rumah seorang penduduk setempat bernama Anace Matahari. Konon, setelah Anace berdoa, patung itu meneteskan darah dari mata kirinya. Fenomena patung menangis darah ini juga terjadi di beberapa tempat lain di dunia...

Fenomena patung menangis darah adalah suatu fenomena misterius di mana patung meneteskan cairan seperti air mata atau darah pada matanya baik sebelah mata ataupun keduanya. Cairan yang keluar itu tidak berbau, jusru beraroma harum dengan tekstur kental.

Berikut ini adalah beberapa fenomena patung menangis darah yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia:

- Fenomena patung Yesus dikabarkan mengeluarkan darah dari kepala hingga ke jubahnya. Fenomena ini terjadi di Kecamatan Barong Tongkok, di rumah seorang warga bernama Hermansyah. Pemerintah kabupaten setempat meminta sampel darah untuk diperiksa di laboratorium agar diketahui kebenarannya. Pastur Paroki Gereja Kristus Raja Barong Tongkok, Stanislaus Maratmo mengatakan bahwa adanya berita ini harus dicek langsung dan dipelajari terlebih dahulu, diperlukan sikap yang cermat dan hati-hati dari pihak gereja.

- Fenomena patung menangis darah juga terjadi di Kota Tarshiha, Israel Utara. Butiran minyak jatuh dari mata patung Bunda Maria yang berada di rumah Osama. Walaupun telah dibersihkan berkali-kali, butiran minyak terus berjatuhan dari mata patung itu.

Patung Bunda Maria menangis darah di Amerika Selatan (mirror.co.uk/2016)

- Tahun 2011, patung Bunda Maria menangis diberitakan terjadi di rumah seorang pendeta di kota Taal, Batangas, Filipina. Fenomena ini dipercaya oleh orang-orang sekitar dapat menyembuhkan berbagai penyakit sehingga banyak orang yang datang ke rumah pemilik patung untuk menampung air mata tersebut, lalu meminumnya.

- Peristiwa patung menangis yang terbaru terjadi di Gereja Aprokambos, Corinth, Yunani pada 25 Januari 2015 yang lalu. Pemimpin gereja Uskup Dionysios mengatakan bahwa cairan yang keluar seperti minyak, lengket, dan tidak berbau. Pihak gereja meminta jemaat agar tidak membuat kesimpulan sendiri hingga ilmuwan meneliti cairan tersebut, serta tidak lagi menghubungkannya dengan peristiwa politik yang menimpa negeri itu. Seperti dikutip Dailymail (22/2/2015), saat itu Yunani dipimpin oleh perdana menteri baru, Alexis Tsipras yang dikenal ateis. Alexis menjadi perdana menteri pertama yang melanggar tradisi Yunani dengan tidak dilantik oleh kepala gereja ortodoks Yunani, Uskup Agung Ieronymos II.

Seorang ahli ilmu jiwa dan saraf bernama Prof. Ricardo Castanon melakukan penelitian terhadap patung Yesus di kota Cochabamba, Bolivia. Profesor Ricardo mengambil sampel darah yang mengalir dari patung tersebut, lalu dibawa ke laboratorium genetika di Amerika Serikat. Hasil tes biologi membuktikan bahwa komposisi molekul dalam darah sama dengan DNA manusia.

Profesor Ricardo Castanon

Profesor Ricardo melakukan proses scanning terhadap seluruh bagian patung di laboratorium nasional Australia. Hasilnya memperihatkan bahwa patung tertutup rapat, tidak ada udara atau cairan apa pun di dalamnya.

Hasil ini juga sama pada penelitian yang dilakukan terhadap patung Bunda Maria di Jepang yang dikabarkan meneteskan air mata. Komposisi cairan sama dengan air mata manusia. Para ilmuwan tidak dapat menjelaskan bagaimana air mata atau darah ini dapat berada dalam sebuah patung.

Pada 29 Juli 2004, pihak gereja Katolik mengeluarkan pernyataan bahwa patung menangis darah yang dikabarkan terjadi di Gereja Community Vietnam, Brisbane, Ausralia, adalah berita bohong. Sejak rumor itu muncul, ribuan jemaat gereja datang ke gereja dan menganggap zat rembesan dari patung itu adalah tanda-tanda keajaiban.

Namun menurut Uskup Agung Katolik Brisbane, John Bathersby, material berwarna merah yang mengalir dari dalam patung adalah sintetis dan seperti sengaja disimpan di dalam patung oleh seseorang. Dr. Adrian Farrelly, seorang pendeta yang juga profesor ahli kimia yang membantu proses investigasi, memerintahkan agar patung tidak disimpan ditempat umum dan menyatakan tidak ada keajaiban apa pun pada patung tersebut.

Dr.Adrian Farrelly

Sementara itu, Pastur Nguyen Cong Danh, ketua Komite Serikat Katolik Kota Ho Chi Minh, dan para pendeta telah membuat pernyataan resmi di hadapan para jurnalis. Mereka menjelaskan agar bersikap hati-hati dalam menyikapi rumor tentang patung Bunda Maria menangis. Penampakan patung di sore hari tanpa pencahayaan yang cukup dapat menimbulkan interpretasi yang salah. Rumor tentang patung Bunda Maria menangis banyak disebarkan oleh orang non-Katolik untuk mendapatkan keuntungan.

Pernyataan-pernyataan seperti ini merupakan hal yang sangat baik karena pihak gereja ternyata tidak serta merta membenarkan adanya keajaiban dalam patung Bunda Maria. 

Fenomena patung yang mengeluarkan air mata dan menangis darah hendaknya disikapi dengan hati-hati. Mudah sekali untuk setan membuat teknik dan trik seperti itu, bahkan setan yang berbentuk manusia pun dapat dengan mudah melakukannya. Sepanjang sejarah, patung-patung yang diciptakan manusia merupakan sarana yang paling efektif bagi setan untuk mengelabui manusia.

Referensi : 50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran (Adrie Mesapati, Arnie Sanib, Mutia Sari)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengungkap Fenomena Patung Menangis Darah"

Posting Komentar